Mas Ismail, selain para profesional dari Migas, masih
ada beberapa profesional dari dunia lain (maksudnya
bukan acara dunia lain di salah satu televisi
Indonesia) yang bisa juga go international. 

Sebagai contoh konkret adalah Bambang Pamungkas dan
Ponaryo Astaman, pesepakbola nasional kita. Mereka
tidak sekedar "bekerja" dan "biasa-biasa saja" tapi
Bambang Pamungkas malah menjadi dedengkotnya Selangor.
Hampir tiap pertandingan dia menciptakan gol. Mungkin
di KL sudah hampir setenar Siti Nurhaliza kali...

Saya tidak tahu apakah semalam pas ketemu presiden
PSSI-KL ada wakilnya... Mestinya dia duduk dekat Mas
Vicky.

Wass
ALS



--- ismail <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Bagi para profesional di Industri Migas mungkin
> lebih beruntung , meskipun 
> saat ini masih di DN masih mendapatkan imbalan yang
> relatif bagus dan 
> fasilitas lain yang lumayan ( paling tidak main Golf
> ada yang 
> mbayari..... ).
> Coba bandingkan dg para profesional di lingkungan
> Industri Strategis ( IPTN, 
> dll ) , meskipun dg kalifikasi S -3 dari MIT ,
> nasibnya terkatung katung, 
> makanya pada pindah ke LN , ini jumlahnya ratusan
> bahkan mencapai ribuan. 
> Belum lagi yang di institusi institusi penelitian
> itu , mungkin meskipun dg 
> kualifikasi S-3 dg masa kerja 20 tahun , gajinya
> tidak akan lebih dari 5 
> juta.( ini mungkin sama  dg seperlimanya  gaji
> profesional di industri Migas 
> dg pengalaman 5-10 thn dg kualifikasi pendidikan
> cukup S-1.)  Lha Kalau mau 
> "kaya" ada banyak jalan ke Roma nya , bisa dg cara
> yg Halal , setengah halal 
> , setengah haram sampai haram " dan celakanya batas
> batasnya itu kadang 
> samar samar, selanjutnya pilihan ada di masing
> masing, karena begitulah 
> sistemnya.( karena kalau hanya gaji saja tidak bisa
> beli mobil )
> Mungkin profesi yang tidak pingin pindah ke LN hanya
> DPR kali ya, kan 
> gajinga sudah naik terus ( 50 jutaan ? ) namun
> pekerjaannya kan ringan 
> ringan , pekerjaan anggota DPR kan bertanya saja,
> tidak perlu ngejawab, yang 
> jawab kan eksekutifnya. selain itu melihat lihat.
> 
> Ism
> 
> 
> Subject: [iagi-net-l] Hilir-mudik para profesional
> dari dan ke luar negeri
> 
> 
> 
> Saya pikir kondisi dalam negeri memang harus
> diperbaiki dalam banyak hal, 
> misalnya dalam hal struktur penggajian. Tapi ini
> akan memerlukan waktu yang 
> sangat lama, karena secara natural prosesnya
> "evolusi", bukan "revolusi". 
> Kita tidak perlu harus prihatin segala, tapi cukup
> bijaksana saja. Di lain 
> pihak, bagaimanapun bagusnya di dalam negeri, arus
> hilir-mudik para 
> profesional dari dan ke luar negeri tidak akan bisa
> dibendung. Ini natural. 
> Saya pikir akan lebih cepat lagi frekuensinya karena
> adanya era komunikasi 
> yang sudah sedemikian "menerjang" batas antar
> negara. Biarkan berjalan 
> seperti apa adanya. Makin banyak sebaran orang kita
> di luar negeri akan 
> makin baik. Kita hanya perlu mencetak orang-orang
> baru lagi (selama 
> statistik masih valid) dan diusahakan yang lebih
> baik lagi kualitasnya. 
> Keuntungannya tidak hanya terbatas pada adanya
> tambahan devisa, tapi masih 
> sederet lagi items. Apa ada yang tidak setuju ?
> 
> Just a comment.
> 
> Thanks. Iman
> 
> -----Original Message-----
> From: Putrohari, Rovicky
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, December 15, 2005 12:10 PM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Dinner dengan Pak Presiden
> SBY
> 
> 
> >
>
______________________________________________________________
> > Vick
> >
> > Satement SBY ini menarik jadi saya ingin tanya :
> Apakah
> > menurut Anda  (dari body languange SBY) , SBY itu
> merasa
> > senang / bangga / dengan keberadaan profesional
> Indonesia di KL ?
> >
>
______________________________________________________________
> 
> Prihatin .... !
> Beliau sangat sadar kenapa "hengkang"nya
> profesional2 ini, sepertinya
> kondisi dalam negeri memang harus diperbaiki.
> Profesi ini tidak hanya
> perminyakan namun juga profesi lain, termasuk dosen,
> dokter,
> industrialis dll. Dan juga tidak hanya di KL, bu Ani
> bercerita juga dari
> banyak negara lain. Bu Ani yg dengan jelas saya
> dengar bertanya, "nanti
> mau kembali lagi, kan ?"
> Saya menangkap sebagai sebuah ajakan dan tawaran.
> Namun jelas bukan
> paksaan. Bahkan dalam pidato didepan masyarakat
> Indonesia beliau sempat
> mengucapkan terimakasih kepada "pahlawan" devisa
> ini. Tentunya saya tahu
> beliau sdikit "berbeda" ketika berhadapan dengan
> saya dan TKI, bukan sok
> atau gimana, tentunya ngga bisa serta-merta
> disamaratakan.
> 
> (Note : trus terang saya bingung ditanya Bu Ani,
> Dalam hati sih ... Kalau hanya masuk industri yg
> sama buatku kurang
> menantang, Kalau ditawarin kerja sebagai penasehat
> presiden yg sesuai
> bidang saya sih kenapa tidak ? ... Duh ngimpi
> maneeeh kiyi ...:)
> 
> Beliau menegaskan soal IPTN, bahwa sedang
> mempersiapkan membangun
> kembali Industri pesawat terbang di Indonesia. CN235
> dan dan CN250 masih
> layak diteruskan. Sehingga dia juga mengajak kawan
> semeja (bekas pekerja
> IPTN) untuk bersedia kembali ke Indonesia utk
> bersama mengembangkan
> industri kedirgantaraan.
> 
> >
>
______________________________________________________________
> >
> 
> -----
> This message has been certified virus free by
> Medcoenergi Antivirus
> 
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
>
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy
> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang
> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M.
> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan
> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau 
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 
> 
>
---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
>
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
> Komisi SDM/Pendidikan : Edy
> Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
> Komisi Karst : Hanang
> Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
> Komisi Sertifikasi : M.
> Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
> Komisi OTODA : Ridwan
> Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
> [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
> Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
> Komisi Database Geologi : Aria A.
> Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
>
---------------------------------------------------------------------
> 
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke