Pak Awang yth. Saya tidak ada pengalaman Sr absolute dating untuk batugamping. Kalau untuk K/Ar saya tahu betul karena desertasi saya banyak memanfaatkan teknologi ini, bahkan saya mulai dari sampling lapangan sampai preparasi sample serta interpretasi datanya. Pertanyaan saya, bila batugampingnya telah metamorfosis menjadi marble dan sudah gak ada fossil sama sekali, lalu bagaimana mengevaluasi hasil yang diperoleh dari laboratorium itu? Makasih. Salam, Yatno
> Ada tiga kemungkinan potensial penyebab akurasi dating umur absolut > menggunakan Sr menjadi terganggu : (1) kesalahan akibat random sampling, > (2) kesalahan akibat pengukuran, dan (3) kesalahan akibat gejala > geologi. > > Kesalahan random sampling yang berhubungan dengan pengumpulan dan > pengolahan sampel mungkin tidak dapat seluruhnya dihilangkan. Tetapi, > untuk mengatasi kemungkinan kesalahan ini, telah dikembangkan beberapa > prosedur laboratorium untuk meminimilisasinya. > > Kesalahan pengukuran, berhubungan dengan presisi dan akurasi penentuan > rasio isotop pada mass spectrometer, dapat dievaluasi dengan baik di > laboratorium, sehingga kesalahan akibat pengukuran bisa dieliminasi. > > Kesalahan akibat gejala geologi sering berhubungan dengan alterasi > diagenetik pada karbonat setelah selesainya proses pengendapan. > Termasuk ke dalam kesalahan ini adalah masalah re-working. Untuk > mengatasi hal ini, ada beberapa prosedur laboratorium yang terutama > didasarkan pada pengujian petrografi detail. > > Contoh sampling error pada well samples bisa terjadi akibat : caving > of samples, kontaminasi lumpur pemboran, kontaminasi LCM - lost > circulation material, dan ketidaktepatan penentuan kedalaman. LCM yang > menggunakan mika akan menyebabkan pembacaan 87Sr/86Sr ratios >1.0, > tinggi, dan ini akan berdampak ke korelasi kurva umur pada > kronostratigrafi Sr. Maka, harus hati-hati dalam menyerahkan sampel ke > service company, harus diceritakan riwayat pengambilan sampel ini. > > Kesalahan pengukuran bisa diatasi dengan menerapkan prosedur internal > precision dan external precision. Internal precision mengukur presisi > dari internal statistics analisis mass spectrometer, diukur pada 95 % > confidence limits, dengan uncertainty yang sangat kecil > (0.000007-0.000014). External precision dapat dihitung pada analisis > berulang sampel yang sama. > > Kesalahan akibat gejala geologi dapat sangat diminimalisasi dengan > picking sampel yang benar berdasarkan petrografi detail dan dukungan > kontrol geologi serta paleontologi semua sampel yang dianalisis. > Biostratigraphic zoning akan menjadi kontrol yang penting untuk > isotope stratigraphy. Beberapa prosedur yang sudah dikembangkan untuk > mengatasi kesalahan ini : replicate whole-rock analyses, specific > component studies, dan geological consistency of results. > > Pengalaman saya mengamati pemakaian teknologi dan melihat hasil > analisis strontium dating karbonat Eosen Akhir - Pliosen Awal di Jawa > Timur yang banyak dipakai operator2 di wilayah ini sejak tahun 2000, > rasanya membuat saya berkesimpulan bahwa Sr dating ampuh untuk dating > absolut karbonat. Hasilnya memperkuat tatanan kronostratigrafi > cekungan ini. Ada beberapa koreksi yang dihasilkannya atas stratigrafi > yang selama ini kita gunakan. > > salam, > awang > > Iman Argakoesoemah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Apakah ada yang bisa memberikan pencerahan tentang akurasi penentuan > umur absolut dengan cara isotop Strontium untuk batu gamping ? > > Thanks. Iman --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

