Sepemahaman saya iya, ini adalah salahsatu kekurangannya (maklum bagian
imajiner itu kan secara matematis adalah mencari angka dari akar-pangkat-dua
negatif 1), dan kemudian harus di-"tie-in" ke dalam bentuk fisik sehingga
memiliki arti secara geo-logic. Belum lagi asumsi yg mengatakan bahwa
gelombang-datang dianggap selalu tegak lurus bidang yg didatanginya, padahal
kan tidak seperti itu. Belum lagi kalau media yg didatanginya tidak datar.
Ini menjadi tantangan tersendiri untuk para pakar matematika terapan. CMIIW.
Yosef KA
On 12/30/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
> Apa yang dimaksud kekurangan ini adalah bagian imaginernya?
Yosef Khairil
> Amin To: [email protected]
> <[EMAIL PROTECTED] cc:
> .com> Subject: Re: [iagi-net-l]
> Formula Yogi Permudah
> Pencarian Minyak
> 12/30/2005
> 09:59 AM
> Please respond
> to iagi-net
>
> Abah,
> Sepengetahuan saya relasi kekuatan energi akustik gelombang dengan medium
> yang dilaluinya selalu (harus) bisa dihitung, dan ini sudah menjadi
> salahsatu paket basic untuk aplikasi seismik yg ada di pasaran sekarang
> ini
> (biasanya dimasukkan ke dalam atribut seismik "kuat energi"/energy
> strength), karena karakter ini selalu membuat geophysicist penasaran
> tentang
> jenis litology-nya (berdasarkan response nya terhadap gelombang akustik).
> Padahal sekarang yg lebih penting lagi adalah mengetahui isi dari litologi
> yg dilewati tadi, apakah hydrocarbon-bearing atau kosong saja.
>
> Gelombang akustik secara matematik mempunyai 2 konten: bagian real dan
> bagian imajiner. Umumnya hanya bagian real yg diambil untuk
> mengkarakterkan
> gelombang tadi, itu pun tidak sepenuhnya mendekati karakter aslinya
> (karena
> keterbatasan kemampuan komputasi), sekalipun sudah memakai aneka
> Transformasi Fourier (FT): fast FT, discret FT, dll.
>
> Nah "kekurangan" inilah yang kelihatannya - untuk saat ini - bisa diisi
> oleh
> pemecahan "Helmholtz equation".
>
> Demikian. CMIIW.
> Yosef KA
>
> On 12/30/05, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > >
> > Yosef
> >
> > Apakag "Helhmholtz Eq" itu juga mencoba mencari hubungan kekuatan
> > getaran asal dalam ray pathnya dan pada saat berbenturan dengan
> lapisan
> > lapisan batuan yang dilaluinya ?
> >
> > Wah , sorry ini pertanyaan yang sangat elementer dari yang awam
> > mengenai prosesing.
> >
> > Si Abah