Yah, inilah suatu akibat jangka panjang kita kurang "berdaulat" di negeri sendiri untuk urusan2 ilmiah. Publikasi ilmiah karya orang-orang Indonesia tentang Indonesia di jurnal2 internasional sedikit sekali.
Padahal, orang Indonesia tak kurang pintar dari rekannya yang ex-pat, Ph. D atau master kita sudah banyak. Mungkin, agresivitas untuk menulis dan mempublikasikannya yang kurang. Benar Pak Rovicky, biasanya kalau ada suatu institusi yang akan melakukan penelitian di Indonesia, mereka mengajak orang2 Indonesia lebih kepada berharap agar formalitas penelitian mereka di Indonesia lebih mudah diurus. Tentang porsi peranan ilmiah ? Hm, mungkin no. 2, atau no. 3. Maka, sebaiknya kita tolak saja proposal penelitian mereka di Indonesia kalau porsi ilmiah orang Indonesia akan dinomorduakan. Emangnya kita ini tukang cap saja ? Makin banyak buku2 bagus tentang apa pun di Indonesia yang ditulis orang2 ex-pat. Misalnya, "Java Man" tentang fosil hominid Homo erectus, ditulis Swischer dkk.-nya dari Amerika. Mereka beberapa kali datang ke sini, pergi ke Kedung Brubus dll., bertemu paleontologists Indonesia, dll. di Indonesia. Nah, buku best seller ini tentu bagus, tapi bukan karya ahli2 kita. Lalu, di mana hasil karya kita ? Salam, awang -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, December 30, 2005 7:15 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Sumatra E.Q. research On 12/30/05, Ukat Sukanta <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Harusnya orang-orang dari Geologi Kelautan diikutkan juga. > > us Saya memang menyayangkan kalau tidak ada org Indonesia yg ikut dalam sebuah survey seperti ini. Tetapi, mestinya ada porsi2 yg harus dilakukan Indonesia supaya dapat mengikutkan warga Indonesia. Usaha-usaha untuk mengikut sertakan ahli2 Indonesia ini dapat saja datang dari dari lembaga, instansi, organisasi profesi, bahkan sikap proaktif dari individu ahlinya. Tentunya tidak dapat menunggu utk diundang atau diajak. Memang banyak juga beberapa survey yg mengikut sertakan warga Indonesia, namun lebih banyak yg "dimanfaatkan" utk mempermudah/memperlancar mengurus perijinan ini itu, sehingga terlewatkan misi scientificnya. Bahkan ada jugaahli Indonesia ini yg apes dan hanya kebagian untuk mengurus perbekalan (logistik). Namun nantinya ditulis sbg Co-Author dalam publikasi. Secara teritorial daerah yg disurvey/diteliti adalah milik Indonesia, tetapi bahan kajian science ini milik semua umat manusia. Jadi kita juga harus tahu dimana porsi2 yg pas utk keikut sertaan warga Indonesia. Saya terus terang tidak tahu bagaimana seluk beluk perijinan dsb. Kasus manusia kerdil Floresiensis, mungkin merupakan contoh yg pas utk memberikan alasan mengapa sebaiknya mengikut sertakan warga Indonesia. Kasus ini bukan hanya keikut sertaan dalam survey, namun juga hak publikasi dan "penyiaran". Walopun harus disadari bahwa science itu tidak mengenal negara. Science sendiri awalnya netral seolah tidak memiliki nilai poleksosbud namun dalam jangka panjang tentusaja akan muncul nilai2 itu. Ada juga kekurangan dari Indonesia sendiri yg "kekurangan" ahli yg tekun meneliti daerahnya sendiri. Bahkan delta Mahakam saja seolah lebih dikenal sebagai deltanya G Allen, ketimbang delta Kang Andang yg desertasinya ttg Mahakam (Kutei). RDP --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- -- No virus found in this incoming message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.371 / Virus Database: 267.14.9/216 - Release Date: 12/29/2005 -- No virus found in this outgoing message. Checked by AVG Free Edition. Version: 7.1.371 / Virus Database: 267.14.9/216 - Release Date: 12/29/2005 --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

