Suatu informasi ilmiah yang patut ditonton, oleh kita, keluarga kita dan juga masyarakat kita. Selain itu artikel ilmiah ini pernah ditampilkan di majalah GATRA edisi tahun lalu. Beberapa website ilmiah juga bisa sebagai referensi kita.
Namun yang penting adalah : "Jangan beli yang versi bajakan, karena siapa lagi yang bisa menghargai karya ilmiah, selain kita sebagai bagian dari masyarakat ilmiah tsb. Marilah kita berikan contoh yang baik, minimal buat keluarga kita dulu sebelum masyarakat luas" Catatan itu juga ada VCD Discovery Channel tentang "Momens in time ULTIMATE BLAST: ERUPTION IN KRAKATAU (Saya punya yang asli, selain VCD Tsunami dan Earthquake baik versi Discovery Channel ataupun National Geographic). Salam TAM --- [EMAIL PROTECTED] wrote: > > > Supervolcano > > > Satu lagi sebuah film faktual yang mengangkat > kedahsyatan dan kekuatan > sebuah bencana alam, khususnya gunung api/volcano. > > Diproduksi oleh BBC London, kombinasi fakta > saintifik dan drama yang > dikemas dalam film ini terasa berbeda dari genre > film sejenis produksi > Hollywood macam Dante's Peak, The Core, Volcano, > Twister, dll. Fakta-fakta > saintifik di film ini terasa lebih kental disuguhkan > dibanding film-film > Hollywood yang biasanya sarat dengan muatan > artistik. Walaupun begitu, > dengan didukung sinematografi dan efek visual yang > apik plus pengalaman BBC > dalam membuat banyak film dokumenter membuat film > ini tetap memikat untuk > dinikmati. > > Supervolcano bercerita tentang hasil penelitian USGS > di dekade terakhir > yang menunjukkan bahwa dibalik keindahan dan > kesejukan rimbunnya hutan > pinus di Yellowstone National Park, ternyata di > bawah permukaannya > menyimpan sejuta potensi bencana. Hampir seluruh > areal Yellowstone National > Park - kira2 seluas Jabotabek- dengan berbagai > geyser dan hot spring-nya, > ternyata adalah sebuah kaldera gunung api raksasa, > atau cukup disebut > Supervolcano. Studi seismik dan lapangan menunjukkan > bahwa Supervolcano > Yellowstone memiliki siklus erupsi setiap 600.000 > tahun. Sedangkan letusan > terakhir Supervolcano ini tercatat 620.000 tahun > yang lalu, artinya saat > ini siklusnya sudah tercapai dan ia dapat meletus > kapan saja. > > Hal menarik lainnya dalam film ini adalah seringnya > disebut nama > Supervolcano Toba di Sumatera Utara sebagai contoh > letusan terakhir gunung > api yang masuk kelas Supervolcano pada 74.000 tahun > yang lalu. Sehingga > dalam pemodelan2 yang dilakukan pada film ini selalu > merujuk pada kasus > Toba. Erupsi sebuah supervolcano diyakini setara > dengan kekuatan berantai > 1000 x bom atom Hiroshima yang meledak setiap detik. > Letusannya akan > beratus kali lebih kuat dari Krakatau, Tambora, > Pinatubo atau St. Helens. > Jumlah korban seketika diperkirakan mencapai jutaan > orang, sedangkan jutaan > lainnya akan menyusul kemudian seiring dengan > peredaran debu piroklastik > yang mendunia. Seluruh penerbangan diperkirakan > akan tutup. Temperatur > bumi akan menurun rata-rata 10 derajat C akibat > sinar matahari yang > terhalang untuk sekian lama. > > Semua gambaran tersebut dengan dikombinasikan dengan > efek visual tingkat > tinggi membuat suasana dramatis yang disajikan dalam > Supervolcano. Ending > film yang sudah disiarkan BBC-1 Agustus lalu ini pun > meninggalkan kesan > yang tidak biasa dibandingkan film Hollywood. Pesan > terakhir yang > disampaikan Supervolcano adalah, " bahwa tidak > seperti bom nuklir, > tabrakan asteroid, global warming atau ancaman > terhadap peradaban manusia > lainnya, sangat sedikit yang bisa kita lakukan untuk > mencegah dan > meminimalisasi tragedinya saat ia benar-benar akan > meletus, sang > Supervolcano !" > > Sayangnya, film ini sepertinya bakal sulit untuk > muncul di bioskop-bioskop > 21, jadi kalau anda berminat menontonnya hanya bisa > membeli versi VCD > originalnya di Gramedia atau kalau mau lebih hemat > cari saja DVD-nya di > Ratu Plaza atau Mangga Dua, ....persis seperti saya > :-) > > Selamat menonton ! > > Ferry Hakim > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina > (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id > Komisi SDM/Pendidikan : Edy > Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) > Komisi Karst : Hanang > Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) > Komisi Sertifikasi : M. > Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) > Komisi OTODA : Ridwan > Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau > [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi > Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) > Komisi Database Geologi : Aria A. > Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) > --------------------------------------------------------------------- > > __________________________________________ Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or less. dsl.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) ---------------------------------------------------------------------

