masalahnya susahnya mencari peta bencana dan topographi itu yang jadi
masalah...
coba kalau ada di web....
Apa peta bencana / topographi termasuk peta komersial...?
atau mungkin saya yang belum ketemu...?
Regards
Kartiko-Samodro
Telp : 3852
"Surya, Sudana
(TPC)" To: <[email protected]>
<[EMAIL PROTECTED] cc:
.bp.com> Subject: RE: [iagi-net-l]
Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana Alam
05/01/2006 08:14
AM
Please respond to
iagi-net
Kemaren sore, acara news & talk di Radio Elshinta sangat menarik. Di
Jawa Tengah menurut ahli lingkungan UNDIP - Semarang (Robert ?), "SUDAH
ADA" peta potensi bencana. Di daerah bencana longsor di Banjarnegara
ternyata memang berada di "ZONA MERAH" yg artinya daerah dg potensi
bencana paling besar. Kenapa bisa kecolongan ? Tidak ada koordinasi n
sosialisasi ke masyarakat awam ? Siapa berkompeten ? Siapa ....siapa...
Yg pasti 'bukan si kambing hitam'....semoga......
Suro.
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, January 05, 2006 7:01 AM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana Alam
gini saja...
iagi ngumpulin ahli kebumian lalu bikin guide line , informasi geologi
apa yang harusnya diberikan ke masyarakat mengenai bencana geologi
(longsor ,gunung api,tsunami dsb)....taruh di website biar tiap
geologist anggota iagi bisa juga ngasih info ke masyarakat
sekitarnya....
kalau bencananya banyak masak Mas Andang terus yang kudu keliling.....
Regards
Kartiko-Samodro
Telp : 3852
|---------+------------------------------->
| | "Syaiful Jazan" |
| | <[EMAIL PROTECTED]|
| | energi.com> |
| | |
| | 05/01/2006 07:39 AM |
| | Please respond to |
| | iagi-net |
| | |
|---------+------------------------------->
>-----------------------------------------------------------------------
-------------------------------------|
|
|
| To: <[email protected]>
|
| cc:
|
| Subject: [iagi-net-l] Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana
Alam |
>-----------------------------------------------------------------------
-------------------------------------|
Rasanya adanya bencana Alam yang menimpa beberapa daerah saat ini tidak
terlepas dari "Teguran buat para ahli kebumian (jabarkan deh...disiplin
ilmu mana aja!)",agar saatnya untuk saling memberikan kemampuan2
pengetahuan buat negeri ini,jangan saling menuding ya....!!
Salam
SJN
-----Original Message-----
From: Andang Bachtiar [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 04, 2006 4:55 PM
To: [email protected]
Cc: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [iagi-net-l] Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana Alam
Agak telat ngasih pe-er-nya brur,...
karena pada hari pertama longsor terjadi Tim dari IAGI Jawa Timur sudah
bergerak ke Jember dipimpin oleh Soffian Hadi dari PPIAGI Demisioner dan
dikoordinasikan juga oleh Ikhsyat Syukur di Surabaya. Selain ikut
membantu masyarakat di urusan emergency, kawan-kawan Jatim juga mencoba
mengumpulkan data dalam kaitannya dengan penyebab banjir bandang, lokasi
daerah aman, dan ikut memberikan penerangan kepada masyarakat dan
pejabat-pejabat terkait sehubungan dua hal tersebut diatas. Soffian ikut
mendampingi Gubernur Jatim dan sebagian bahan yg dikumpulkannya
dijadikan referensi dalam wawancara dg wartawan saat Menko juga datang
kesana. Dari monitoring lewat sms dg kawan2 disana, sementara ini info
awalnya adalah:
- hutan lindung di atas / daerah hulu sungai masih bagus
- sebagian hutan produksi di sepanjang daerah aliran sungai rusak
SETELAH bencana (karena dilanda luapan banjir bandang)
- curah hujan di 3 stasiun terdekat 115, 138, 179 mm pada catchment
4130HA lewat sungai "dangkal" sehingga mengakibatkan "destruction"
- pemukiman dibangun di atas endapan aluvial purba bekas banjir-banjir
bandang pada periode-periode sebelumnya
- siaran khusus IAGI JATIM LIFE di radio Suara Surabaya SCFM tadi pagi
jam
7
tentang masalah Banjir Bandang Jember
- besok pagi jam 7:00 Soffian akan membriefing Men LH, Men Hut, dan
MenKes di Juanda sebelum mereka pakai chopper ke Jember.
Selain itu ada informasi juga telah terjadi longsor di Banjarnegara
dengan korban sudah mencapai 6 orang
Note:
Kalaupun Dr Suparto Wijoyo menyalahkan pemerintah karena bencana
lingkungan yang lebih ditekankan pada manajemen lingkungan yang
amburadul (terutama dalam kaitannya dengan penggundulan hutan), mustinya
ini diperluas ke masalah-masalah kebencanaan secara umum yaitu karena
PEMERINTAH KURANG TANGGAP TERHADAP USAHA-USAHA MITIGASI BENCANA
(GEOLOGI) termasuk mitigasi gempa, tsunami, longsor, dan letusan gunung
api. Sesuai dengan hasil rekomendasi side-meeting IAGI di Surabaya 29
November 2005, ygmenyatakan bahwa Pemerintah belum mampu melindungi
rakyat dari bahaya bencana-bencana geologi, maka IAGI perlu terus
menerus menjalankan advokasi terhadap usaha-usaha mitigasi yang
seharusnya dibiayai oleh negara/pemerintah sebagai pelindung pengayom
rakyatnya.
Mari kita bantu usaha kawan-kawan di Jawa Timur. Berikan informasi yang
anda punya sebanyak mungkin ke [EMAIL PROTECTED]
Salam
adb
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, January 04, 2006 4:17 PM
Subject: [iagi-net-l] Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana Alam
Kerjaan IAGI belum selesei, aku kasih PeeR baru ya.
Gimana ?
rdp
------------------------------------------------------------------------
----
-------------
HARIAN ANALISA
Edisi Rabu, 4 Januari 2006
Pakar: Banjir di Jember Bukan Bencana Alam
Surabaya, (Analisa) Pakar hukum lingkungan Dr Suparto Wijoyo menilai
banjir bandang di Jember yang menewaskan 57 orang , 800-an orang
mengungsi, dan 500-an orang terisolir bukanlah bencana alam, melainkan
bencana ekologi.
"Itu bukan bencana alam, karena kalau bencana alam berarti kesalahan
Tuhan, apa mungkin Tuhan di-mejahijau-kan? Menurut saya, banjir bandang
di Jember itu bencana ekologi dan karenanya Bupati Jember harus dimintai
pertanggungjawaban,"
katanya kepada Antara di Surabaya, Selasa pagi.
Menurut dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya
itu, bupati atau walikota yang wilayahnya rawan bencana banjir, longsor,
dan bencana lingkungan lainnya harus dimintai pertanggungjawaban.
"Karena itu, saya minta Kapolwil dan Kapolda Jatim menindak secara hukum
terhadap bupati dan walikota yang tak memiliki kebijakan untuk mencegah
bencana lingkungan. Bagaimana pun, kepala daerah itu harus memiliki
manajemen penataan lingkungan," katanya.
Doktor alumnus Fakultas Pasca Sarjana (FPS) Unair Surabaya itu
menyatakan banjir bandang di Jember bukan problem primer, melainkan
problem ikutan yang diakibatkan buruknya manajemen lingkungan dari
kepala daerah setempat.
"Boleh saja, bupati atau walikota yang ada mengelak dengan menyebut
kebijakan lingkungan yang salah merupakan warisan bupati atau walikota
terdahulu, namun dia tetap dapat dikatakan bersalah, karena dia
seharusnya melakukan koreksi atas kebijakan yang salah," katanya.
Manajemen lingkungan yang buruk, katanya, menyebabkan hutan menjadi
gundul.
"Hutan menjadi gundul akibat dipotong setan gundul. Saya katakan setan
gundul, karena orangnya tak tersentuh hukum. Dia tak tersentuh hukum,
karena aparat-nya tak beres," katanya.
Oleh karena itu, katanya, manajemen lingkungan yang buruk lebih tepat
dikatakan sebagai bencana ekologi atau bencana lingkungan yang menuntut
adanya pertanggungjawaban dari kepala daerah dan sejumlah kepala dinas.
"Kepala dinas yang harus bertanggung jawab antara lain kepala dinas
kehutanan (kadishut), kepala dinas tata ruang, kepala dinas pertamanan
atau lingkungan, dan kepala dinas lainnya yang terkait dengan masalah
ekologi," katanya.
Sama halnya dengan bupati/walikota, katanya, para kepala dinas itu dapat
saja mengelak bahwa mereka bukan pelaku di lapangan, namun polisi tetap
dapat menjerat mereka dengan kesalahan mereka sebagai pemangku hutan
atau pemangku wilayah.
"Jadi, polisi dapat menuntut kadishut secara hukum dengan adanya bencana
banjir bandang dan hutan gundul sebagai bukti yuridis, apalagi
bupati/walikota dalam konteks otonomi daerah juga menjadi pemegang
otoritas kewilayahan,"
katanya.
(Ant)
--
--Writer need 10 steps faster than readeR --
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
-----
This message has been certified virus free by Medcoenergi Antivirus
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above. It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi
Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M.
Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan
Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi
Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau
[EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------
This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above. It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------