saya sendiri melihatnya hanya sebatas hipotesa belum sampai tahap teori.
dimana hipotesa yang ditawarkan disini bersifat sebagai prediktor
(mirip geomodelling). karena bersifat sbg prediktor maka perlu
pengujian lebih lanjut untuk melihat keakuratan prediksinya. sehingga
yang penting disini bukanlah error bar dari data-data sebelumnya tapi
error bar dari data-data yang akan datang (yang akan diprediksi).

jadi kapan nih hipotesanya mau di-uji?


--pta


On 12/01/06, Maryanto (Maryant) <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Ya, ya, ya.
> Betul sekali, absolutely benar Mas Natan ini.
> Teori SALAM adalah dengan statistik.
> Statistik digunakan untuk mengetahui pola.
> Bila tahu pola, maka mungkin akan tahu sebab-akibat.
> Tanpa tahu pola, maka sebab akibat akan tak bisa di ketahui.
> Juga prediksi, dimanapun science bergerak.
> Alat ini amat hebat.
> Apasih sih pengolahan, lalu pencaraian pola tanpa statistik ?
> Rasanya kok ga ada ya ? Atau ada yang mau menunjukkan pengolahan data
> yang bukan ada statistiknya ?
>
> Juga saya setuju sekali filosofinya yang ditulis Mas Natan : "saya
> pribadi tidak yakin kalau semua masalah di jagad raya ini bisa
> dipecahkan oleh statistika".
> Ya, ya, statistik tak akan menyelesaikan semua hal. Tetapi banyak hal
> yang menjadi mudah dengan statistik.
>
> Ya, senang juga filosofi di bawah  yang di tuliskan lagi :" teori SALAM
> bisa disebut sebagai aparat penegak hukum tetapi kejadian-kejadian di
> jagad raya adalah penjahat! aparat akan selalu kecolongan, dan penjahat
> itu akan selalu menang satu langkah dibandingkan aparat. demikian pula
> dengan teori SALAM vs kejadian di jagad raya."
>
> Tak ada penyelesain manusia yang "tak melangkah dengan data yang minim,
> tak menggunakan asumsi-asumsi terbatas, tak ambil sedikit saja data, tak
> pakai waktu sedikit saja".
>
> Ya, teori SALAM itu cuma buatan manusia. Hanya sedikit hal yang bisa di
> ketahui oleh manusia. Tentu ini menanti teori baru, yang memperbaiki.
> Ini cuma buatan si Maryanto saja, orang Sempol itu. Kali saja Mas Natan
> yang bikin  "Advace SALAM"nya ? Sebanyak, banyak yang diketahui
> (manusia), maka siklus-siklus jutaan lainnya akan tak di ketahui. Inilah
> lahirkan simpangan (error). Sementara ini, siklus SALAM itu dengan data
> grafik energi utamanya dengan error kurang dari 10 %. Nah, turunan
> parameter fisinya akan error lebih besar. Saya sendiri, dengan error 30
> % dari suatu data, akan sudah sennag, karena polanya sudah amat bagus,
> yang probabilitas akan kebenarannya menjadi 70 %. Nah kalao error 10 %,
> wah makin mantab saja.

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke