Ada salah satu trick untuk mengatasi masalah seperti ini Mas.
Sering-sering minum bir di pub barengan mereka......
Tentu saja ini cuma bercanda......:))
Min
Hasan Sidi wrote:
Gak sepenuhnya benar. Yang saya lihat di sini, kelompok Benneton lebih susah
mendapatkan kepercayaan ketimbang the white society. Mungkin malah bisa
dibilang double standard karena kita harus menjelaskan logika dan proses dari
setiap keputusan yang kita ambil; sementara untuk kelompok putih waktu yang
diperlukan jauh lebih singkat. Tapi tentunya ini bukan alasan untuk jadi
cengeng.
FHS
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]),
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------