Wah mantab Mas Andang ini. Pakai "payung" apa aja ok. Kini payungnya
Exploration Tink Tank Indonesia ya. 

Ya, banyak referensi Basin Natuna. Salah satunya ya yang ku buat itu.
Termasuk Natuna, stratigrafi "18 selected basins" dari seluruh basin
Indonesia sudah masuk dalam SALAM.Calendar.2005.xls link di bawah
(damelan Sept 2005). Ini mencakup cekungan dari Sumatra Utara, Sumatra
Tengah, dst., hingga Irian.  

http://www.geocities.com/maryanto7/SALAM.Calendar.2005.xls

Pastikan bahwa ada 7-sheet file di situ. Sewaktu JCS Surabaya, Desember
2005, ini di presentasikan pada sesi-poster, yang lebih ku suka
menamainya sebagai SLEMAN "Stratigraphy Lexicon Elevates Mines Available
Nomenclature" itu.

Rangkuman:
1. Umur-umur di analisa dari Geologic Time Scale 1983, 1999, dan 2004,
yang tabelnya juga di sertakan pada tabel itu. 
2. Data stratigrafi dan nama formasi, umumnya dari Pak Koesoema 2002,
dengan tambahan beberapa data IPA, Heidrick & Aulia, dll.
3. Data tentunya termasuk data-data pendukung Teori SALAM. 
4. Di buat tabel Sequence orde 0 (7 Ga), order 2 (Era), order3 (Period),
order3 (Stage), order4, order5, dan sebagian order6.  
5. Setiap satu sekwen, ada 10 parasequence pada "any sequence order".
Deviasi 10 %. 
6. Satu sekwen tektonik compression-extension, di bagi menjadi sepuluh
(10) para siklus, mulai sequence boundary ke arah muda adalah:
compression3, compression4, stabile, extension1, extension2, extension3,
extension4, compress-extension, compression1, dan compression2.
7. Satu siklus sedimentasi synorogenic-synrift, di bagi menjadi :
orogenic3, orogenic4, pre-rift, early synrift, max synrift, late
synrift, sagging, compaction, orogenic1, dan orogenic2. 

(7 point saja rangkumannya).

Ini adalah perkembangan penerapan teori SALAM, yang presentasi di P3G
Sept 2003, lalu pada Workshop stratigraphy Jawa 2003 di P3G BDG juga
pada Nov 2003, dan kejar "tayang" pada Workshop Stratigrafi Sumatra di
Duri Sept 2005, lalu di poster JCS 2005 itu.

Kemiripan NSB, CSB dan SSB termasuk adanya pengendapan yang sejak
extension Mid Eocene umumnya dari UtaraTimur, maka sejak Mid Miocene ada
source sediment dari barat (baratdaya), yang di kenal di CSB sebagai
Wingfoot member. Dan waktu ini, di sinusoidal curve 70 Ma, bersesuaian
adanya perubahan dari extension sejak 50 Ma menjadi gerak compression
mulai 13 Ma hingga kini.   
  
Wassalam,
Maryanto.


-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 

Yang di Yogyakarta 28-29 Agustus 2002 itu sebenarnya lebih kepada
membahas Sandi Stratigrafi Indonesia 1996, bukan ke stratigrafi Jawa
(yang stratigrafi Jawa baru di Bandung 2003 itu).
   
  Workshop di Yogya itu mengawali semua pertemuan2 berantai untuk
membicarakan stratigrafi Indonesia (baru membahas Jawa - Bandung 2003
dan Sumatra - Duri, 2005). Membicarakan stratigrafi Indonesia, lebih
kepada usaha mengumpulkan problem2 stratigrafi yang ada dan usaha
mengatasinya. Penyusunan Lexicon Stratigrafi Indonesia sudah berjalan,
dilakukan oleh P3G, berdasarkan pemetaan geologi bersistem skala 1 :
100.000 (Jawa) dan 1 : 250.000 (luar Jawa). Penyusunan Lexicon
Stratigrafi Indonesia yang sub-surface belum dilakukan sebab aturan
sub-surface stratigraphy di SSI 1996 pun belum cukup terakomodasi, maka
penyusunan lexicon-nya masih belum punya dasar yang "pas". SSI 1996
masih kuat didasarkan kepada geologi permukaan.
   
  Workshop stratigrafi Sumatra tidak membahas Natuna, tetapi secara
regional membahas cekungan2 intra-arc dan fore-arc basins. Detailing ada
di Cekungan Sumatra Tengah dan Sumatra Selatan. Yang Sumatra Utara
sedikit terbahas (karena operator yang bekerja di sana tidak ada yang
aktif). Masukan dari bukan perusahaan minyak juga minimal sekali, saat
itu hanya datang sebagai peninjau, bukan pemakalah.
   
  Bagaimana menertibkan pemakaian tatanama stratigrafi Indonesia yang
mengikuti SSI (1996 misalnya) agar perusahaan2 minyak, mineral,
batubara, dll ekstraksi sumberdaya alam tertib dan taatasas, adalah
masalah pelik. Saya ambil kasus pertama usaha penertiban itu, yang
dilakukan oleh sesama perusahaan2 minyak di Kutei tahun 1981-1982.
Pertamina, Total, Huffco/Vico, Unocal duduk bersama mendiskusikan
pemakaian tatanama formasi yang menjadi target penelitiannya di Cekungan
Kutei. Pekerjaan ini dipublikasikan di Proceedings IPA (Marks et al.,
1982). Bagaimana sekarang setelah 24 tahun ? Tak ada penyeragaman, masih
sama seperti sebelum 1982. Pertamina tetap memakai Formasi Pulubalang,
Balikpapan, Kampungbaru. VICO masih menggunakan lapisan I..., I....,
N.... Total masih menggunakan U5, U4, MF.., MF.... Unocal masih
menggunakan X..., X..., Z... Bila ditanya, apa korelatif lapisan ini ke
nama formasinya ? Tak segera bisa dijawab. 
   
  Penertiban di Jawa (Timur) lebih susah lagi daripada di Kutei.
Sekalipun sudah ada workshop2 stratigrafi jangan segera berpikir bahwa
tatanama stratigrafi sudah beres. Hm, mungkin banyak tantangan dalam
usaha penertiban ini. Apakah BPMIGAS bisa menggunakan otorisasinya untuk
"memaksa" para operator minyak menertibkan nomenklaturnya ? Bisa saja,
sekedar surat untuk dikirim ke para operator gampang saja dibuat, hanya
tak akan sesederhana itu, berakhir di situ. Butuh usaha terus-menerus
dalam penertiban.
   
  salam,
  awang
  (anggota Komisi SSI, pemakalah di workshop Stratigrafi Indonesia Yogya
2002 dan Duri 2005)

Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Mas Vicky, saran sampeyan itu sudah dilakukan sejak diaktifkannya
kembali Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia tahun 2002 yang lalu ( 4
tahun yg lalu);
yaitu:
1. Hasil dari Workshop Stratigrafi Jawa I di Yogja Agustus 2002
dipresentasikan dalam Lunch Meeting di PIT IAGI 31 Surabaya 1 Oktober
2002.
2. Hasil dari Workshop Stratigrafi Jawa II di Bandung 20-21 Oktober 2003
dipresentasikan dalam Lunch Meeting di PIT IAGI 32 (JCJ) Jakarta 16
Desember
2003
3. Hasil dari Workshop Stratigrafi Sumatra I di Riau 12-13 Sept 2005
dipresentasikan dalam Side Meeting di PIT IAGI 34 (JCS) Surabaya 29
November
2005

Semua workshop ada prosidingnya tersedia di sekretariat IAGI dan dalam
setiap PIT selalu dipajang di booth IAGI. Presentasi-presentasi hasil
workshop bukan sekedar presentasi yang masuk dalam technical session
(yang dijatah 20 menit), tapi menjadi event khusus yaitu Luncheon Talk
dan/atau Side Meeting yang bisa sampai 1 jam lamanya (termasuk
diskusinya).

Pada 2004 tidak satupun Workshop Stratigrafi yang terlaksana karena pada
saat itu Pengda yang menyatakan siap (Kalimantan dan Riau) ternyata
masih belum bergeming juga. Akhirnya dengan berkali-kali pendekatan,
lewat email maupun datang secara fisik ke Duri / Pekanbaru, Riau-pun
siap melaksanakan tapi harus mundur ke 2005. Sementara itu di 2005
Pengda Kalimantan mulai cerai-berai (karena para aktifis-nya banyak
hengkang ke luar negeri).

Pada 2005 provokasi ke Pengda Sulawesi untuk menyelenggarakan Workshop
Stratigrafi Sulawesi juga intensif dilakukan oleh PP. Pra-workshop
session dilakukan pada 7 Pebruari 2005 menghadirkan Pak Fauzie Hasibuan
dan Pak Djuhaeni dr Komisi SSI. Pematangan ide itu perlu setahun lamanya
sampai baru pada bulan ini (setahun kemudian) leaflet ttg Workshop
Stratigrafi Sulawesi itu keluar.

Mudah-mudahan program2 Komisi SSI ini terus berjalan di kepengurusan Pak
Luthfi. Pak Djuhaeni sebagai Ketua Komisi SSI masa kerjanya juga masih
berlangsung s/d 2007 (5tahun dr 2002), jadi masih cukup waktu
merampungkan beberapa workshop da lexicon.

Salam

ADB
Exploration Think Tank Indonesia



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke