Yang di Yogyakarta 28-29 Agustus 2002 itu sebenarnya lebih kepada membahas Sandi Stratigrafi Indonesia 1996, bukan ke stratigrafi Jawa (yang stratigrafi Jawa baru di Bandung 2003 itu). Workshop di Yogya itu mengawali semua pertemuan2 berantai untuk membicarakan stratigrafi Indonesia (baru membahas Jawa - Bandung 2003 dan Sumatra - Duri, 2005). Membicarakan stratigrafi Indonesia, lebih kepada usaha mengumpulkan problem2 stratigrafi yang ada dan usaha mengatasinya. Penyusunan Lexicon Stratigrafi Indonesia sudah berjalan, dilakukan oleh P3G, berdasarkan pemetaan geologi bersistem skala 1 : 100.000 (Jawa) dan 1 : 250.000 (luar Jawa). Penyusunan Lexicon Stratigrafi Indonesia yang sub-surface belum dilakukan sebab aturan sub-surface stratigraphy di SSI 1996 pun belum cukup terakomodasi, maka penyusunan lexicon-nya masih belum punya dasar yang "pas". SSI 1996 masih kuat didasarkan kepada geologi permukaan. Workshop stratigrafi Sumatra tidak membahas Natuna, tetapi secara regional membahas cekungan2 intra-arc dan fore-arc basins. Detailing ada di Cekungan Sumatra Tengah dan Sumatra Selatan. Yang Sumatra Utara sedikit terbahas (karena operator yang bekerja di sana tidak ada yang aktif). Masukan dari bukan perusahaan minyak juga minimal sekali, saat itu hanya datang sebagai peninjau, bukan pemakalah. Bagaimana menertibkan pemakaian tatanama stratigrafi Indonesia yang mengikuti SSI (1996 misalnya) agar perusahaan2 minyak, mineral, batubara, dll ekstraksi sumberdaya alam tertib dan taatasas, adalah masalah pelik. Saya ambil kasus pertama usaha penertiban itu, yang dilakukan oleh sesama perusahaan2 minyak di Kutei tahun 1981-1982. Pertamina, Total, Huffco/Vico, Unocal duduk bersama mendiskusikan pemakaian tatanama formasi yang menjadi target penelitiannya di Cekungan Kutei. Pekerjaan ini dipublikasikan di Proceedings IPA (Marks et al., 1982). Bagaimana sekarang setelah 24 tahun ? Tak ada penyeragaman, masih sama seperti sebelum 1982. Pertamina tetap memakai Formasi Pulubalang, Balikpapan, Kampungbaru. VICO masih menggunakan lapisan I..., I...., N.... Total masih menggunakan U5, U4, MF.., MF.... Unocal masih menggunakan X..., X..., Z... Bila ditanya, apa korelatif lapisan ini ke nama formasinya ? Tak segera bisa dijawab. Penertiban di Jawa (Timur) lebih susah lagi daripada di Kutei. Sekalipun sudah ada workshop2 stratigrafi jangan segera berpikir bahwa tatanama stratigrafi sudah beres. Hm, mungkin banyak tantangan dalam usaha penertiban ini. Apakah BPMIGAS bisa menggunakan otorisasinya untuk "memaksa" para operator minyak menertibkan nomenklaturnya ? Bisa saja, sekedar surat untuk dikirim ke para operator gampang saja dibuat, hanya tak akan sesederhana itu, berakhir di situ. Butuh usaha terus-menerus dalam penertiban. salam, awang (anggota Komisi SSI, pemakalah di workshop Stratigrafi Indonesia Yogya 2002 dan Duri 2005)
Andang Bachtiar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mas Vicky, saran sampeyan itu sudah dilakukan sejak diaktifkannya kembali Komisi Sandi Stratigrafi Indonesia tahun 2002 yang lalu ( 4 tahun yg lalu); yaitu: 1. Hasil dari Workshop Stratigrafi Jawa I di Yogja Agustus 2002 dipresentasikan dalam Lunch Meeting di PIT IAGI 31 Surabaya 1 Oktober 2002. 2. Hasil dari Workshop Stratigrafi Jawa II di Bandung 20-21 Oktober 2003 dipresentasikan dalam Lunch Meeting di PIT IAGI 32 (JCJ) Jakarta 16 Desember 2003 3. Hasil dari Workshop Stratigrafi Sumatra I di Riau 12-13 Sept 2005 dipresentasikan dalam Side Meeting di PIT IAGI 34 (JCS) Surabaya 29 November 2005 Semua workshop ada prosidingnya tersedia di sekretariat IAGI dan dalam setiap PIT selalu dipajang di booth IAGI. Presentasi-presentasi hasil workshop bukan sekedar presentasi yang masuk dalam technical session (yang dijatah 20 menit), tapi menjadi event khusus yaitu Luncheon Talk dan/atau Side Meeting yang bisa sampai 1 jam lamanya (termasuk diskusinya). Pada 2004 tidak satupun Workshop Stratigrafi yang terlaksana karena pada saat itu Pengda yang menyatakan siap (Kalimantan dan Riau) ternyata masih belum bergeming juga. Akhirnya dengan berkali-kali pendekatan, lewat email maupun datang secara fisik ke Duri / Pekanbaru, Riau-pun siap melaksanakan tapi harus mundur ke 2005. Sementara itu di 2005 Pengda Kalimantan mulai cerai-berai (karena para aktifis-nya banyak hengkang ke luar negeri). Pada 2005 provokasi ke Pengda Sulawesi untuk menyelenggarakan Workshop Stratigrafi Sulawesi juga intensif dilakukan oleh PP. Pra-workshop session dilakukan pada 7 Pebruari 2005 menghadirkan Pak Fauzie Hasibuan dan Pak Djuhaeni dr Komisi SSI. Pematangan ide itu perlu setahun lamanya sampai baru pada bulan ini (setahun kemudian) leaflet ttg Workshop Stratigrafi Sulawesi itu keluar. Mudah-mudahan program2 Komisi SSI ini terus berjalan di kepengurusan Pak Luthfi. Pak Djuhaeni sebagai Ketua Komisi SSI masa kerjanya juga masih berlangsung s/d 2007 (5tahun dr 2002), jadi masih cukup waktu merampungkan beberapa workshop da lexicon. Salam ADB Exploration Think Tank Indonesia ----- Original Message ----- From: "Rovicky Dwi Putrohari" To: Sent: Monday, February 13, 2006 9:45 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Fw: [geoUH] workshop stratigrafi Sulawesi (SSW 2006) Saya menyarankan saja. Hasil dari workshop-workshop stratigrafi ini dipresentasikan di dalam konvensi tahunan IAGI-HAGI juga IPA dan juga PERHAPI dll, baik oral maupun poster. Sehingga "pengguna" tatanama stratigrafi ini (industri serta researcher) dapat memulai penggunaan nama-nama stratigrafi yg diusulkan. Penggunaan nama ini tentunya akan paling sering disitir dalam penelitian atau eksplorasi (industri ekstraksi). Salam dan gut lak ! RDP On 2/14/06, johnson achmad paju wrote: > saya fwd dari milis geologi unhas > > rgds > JAP > > ----- Original Message ----- > From: Adi Maulana > Sent: Saturday, February 11, 2006 11:39 AM > Subject: [geoUH] workshop stratigrafi Sulawesi (SSW 2006) > > > Assalamualaikum, > > Jurusan T. Geologi bekerjasama dengan IAGI Pengda Sulawesi insya Allah akan melaksanakan kegiatan Workshop Stratigrafi Sulawesi 2006 (Stratigraphy Sulawesi Workshop). > Tujuan dari kegiatan ini antara lain : > 1. Untuk mengumpulkan data data dalam pembuatan Lexicon Stratigrafi Sulawesi, yang direncanakan akan dibuat pada tahun 2006 > 2. Pembuatan konsep usulan tatanama satuan tektonostratigrafi ke dalam Sandi Stratigrafi Indonesia > 3. Untuk memperbaharui kembali nama nama Formasi yang ada di Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan. > > Kegiatan ini rencananya akan berlangsung dari tanggal 16 - 18 Juni 2006, di Hotel Imperial Arya Duta Makassar. > Rangkaian kegiatan antara lain : > 1. Lokakarya > 2. Field Trip to Bantimala Complex > > Pembicara pada lokakarya sekitar 30 orang, yang merupakan para peneliti dari dalam dan luar negeri, khususnya yang pernah melakukan studi di Sulawesi (Sulawesi Selatan). > Selain itu kegiatan ini merupakan salah satu usaha promosi untuk mengadakan IAGI di Sulawesi Selatan (Makassar). > Demikian pemberitahuan ini, mohon bantuan baik berupa saran, usulan maupun konsep untuk kesuksesan acara diatas dari segenap komunitas Geologi UNHAS (Alumni, Mahasiswa, Dosen). > Wassalam > > Panitia SSW 2006 > > > Adi Maulana > Jurusan T. Geologi UNHAS > Kampus UNHAS Tamalanrea > > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina (Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id) Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id) Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com) Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id) Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id) --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Yahoo! Mail Use Photomail to share photos without annoying attachments.

