Downward migration ? Kenapa tidak, selama minyak/gas menemukan the lowest
pressure di bawah daripada di atasnya, maka migrasi ke bawah akan terjadi.
Memang ini sangat kecil porsinya sebab hanya terjadi di fractured reservoirs
yang di atasnya diendapkan source beds. Fractured reservoir akan punya lower
pressure daripada carrier bed di atasnya, maka ia akan jadi sasaran migrasi
pertama kali.
Ada dua yang mengendalikan migrasi : (1) buoyancy, (2) low pressure.
Perbedaan densitas antara minyak/gas dengan air sebagai pendorongnya membuat
migrasi mengalir ke atas. Semakin jauh beda densitas semakin kuat dorongannya.
Tetapi, hidrokarbon pun mengalir menuju tempat2 yang low pressure, yaitu semua
punggungan di subsurface (karena burial sediments di situ lebih tipis). Kalau
ada rongga, celah terbuka, retakan di subsurface, ini adalah wilayah2 lowest
pressure, ke situ juga migrasi akan mengalir walaupun letaknya ada tepat di
bawah source beds.
Contoh di Indonesia ? Agak bias, sebab banyaknya fractured reservoir
(basement) diisi oleh source beds yang onlap terhadapnya, via upward migration
maupun downward migration.
salam,
awang
Syafri Syafar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Biasanya istilah Downward migration digunakan untuk menjelaskan adanya
proses migrasi HC dari source rock yang berumur lebih muda ke reservoir yang
berumur lebih tua karena adanya juxtaposition antara keduanya (sepengetahuan
saya). Tetapi dibeberapa tempat seperti di Africa, terjadi 'direct downward
migration' antara source rock berumur Silurian kedalam reservoir yang
terletak dibawahnya yang berumur Cambro-Ordovician. Adakah yang bisa share,
bagaimanakah ini bisa terjadi, dan faktor apakah yang bisa menyebabkannya?,
dan adakah kasus ini dijumpai di cekungan nusantara?
Salam,
Syafri
---------------------------------
Yahoo! Mail
Use Photomail to share photos without annoying attachments.