lho...iki piye to...????

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852



                                                                                
                                                                    
                      "Joni Erwoko"                                             
                                                                    
                      <[EMAIL PROTECTED]        To:       <[email protected]> 
                                                                     
                      ina.Co.Id>               cc:                              
                                                                    
                                               Subject:  [iagi-net-l] Pertamina 
Pernah Lego Blok Cepu ke Exxon                                      
                      14/03/2006 07:46                                          
                                                                    
                      AM                                                        
                                                                    
                      Please respond to                                         
                                                                    
                      iagi-net                                                  
                                                                    
                                                                                
                                                                    
                                                                                
                                                                    




Lagi ttg Cepu ;-)



Pertamina Pernah Lego Blok Cepu ke Exxon US$ 400 Juta

Maryadi - detikcom

Jakarta - PT Pertamina (Persero) ternyata pernah menjual (farm out)
sebanyak 50 persen kepemilikan sahamnya di BlokCepu ke ExxonMobil Oil
Indonesia (EMOI). Blok Cepu yang memiliki kandunganminyak 600 juta barel
dan gas yang sebanyak 1,7 triliun kaki kubik itu dilego US$400 juta.

"Kita punya bukti otentik dan surat-suratnya lengkap. Saat itu, Widya
Purnama (mantan Dirut Pertamina) yang menandatangani penjualan itu," kata
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam raker dengan Komisi VII DPR di
Gedung DPR/MPR Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (14/3/2005) pukul
00.12 WIB.

Mendapat penjelasan tersebut sejumlah anggota dewan beramai-ramai meminta
klarifikasi kepada Purnomo. Mereka mengaku baru mengetahui informasi
tersebut. Mengingat banyaknya pertanyaan lanjutan tersebut, akhirnya Komisi
VII DPR menyepakati membahas Blok Cepu dalam sesi khusus. Ketua Komisi VII
DPR Agusman Effendi mengatakan, pihaknya akan memanggil Menneg BUMN,
Menteri ESDM, Tim Negosiasi Blok Cepu, Badan Pelaksana Hulu Migas (BP
Migas) dan Pertamina dalam rapat mendatang.

Dengan telah dijualnya sebagian saham di Blok Cepu, praktis kepemilikan
EMOI dan Pertamina di Blok Cepu itu menjadi masing-masing 50 persen.
Penjualan tersebut dilakukan Pertamina sebelum penandatanganan kontrak
kerja sama (KKS) dilakukan pada 17 September 2005. Penjualan itu dilakukan
Pertamina kepada Exxon setelah Pertamina mendapatkan hak 100 persen kembali
terhadap pengelolaan Blok Cepu.

"Ketika itu, Pertamina dan Exxon mengembalikan Blok Cepu kepada pemerintah
setelah kontrak technicall assistance contract (TAC) plus. Lalu pemerintah
menyerahkan ke Pertamina sebagai oil state company," ujar Purnomo.

Blok Cepu itu diberikan pemerintah kembali ke pemerintah sebagai privilege
yang didapatkan oleh Pertamina. Namun ia mengaku tidak mengetahui secara
rinci berapa hasil penjualannya dalam bentuk tunai dan berapa dalam bentuk
lainnya. Akan tetapi Purnomo menambahkan, mekanisme "farm out" maupun "farm
in" adalah hal biasa dan layak dalam bisnis lapangan migas.

Purnomo mengaku tidak bisa menghalangi penjualan itu. "Ketika itu sudah
diserahkan ke Pertamina, menjadi hak penuh Pertamina. Kami sebagai
regulator tidak bisa melarang," urainya.



This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke