Bang fajar,

Kalau sewaktu kuliah dulu kita tau kalau air (meteorik) itu mengikuti siklus
hidrologi dan dalam konsep sistim hidrologi artinya ada aliran air dari
daerah yang menjadi recharge ke daerah yang menjadi discharge.  Di daerah
geothermal khususnya kawasan gunungapi, maka dalam perjalanan di bawah
permukaan air dapat terpanaskan secara alamiah. Manifestasinya dapat berupa
mataair panas, fumarol, dll. Munculnya manifestasi tersebut tidak lagi hanya
sekedar mengikuti gradien hidraulik, karena ada pengaruh tekanan dan
temperatur. Jadi logikanya jika dalam suatu eksploitasi uap panas bumi, akan
terjadi perubahan kondisi sistim hidrologi, khususnya air panas dan uap,
karena ada gangguan pada tekanan dan temperatur. Pertanyaannya apakah
gangguan tersebut akan mempengaruhi sistem tata airtanah khususnya yang
bertemperatur normal (dingin)? Untuk itu rasanya perlu dipelajari lagi
bagaimana situasi geologi di kawasan kaldera tersebut. Apa ada relasi antara
reservoar panas bumi dengan akifer air dingin? Bagaimana dinamika aliran air
di dalamnya? Bagaimana pengaruh gradien hidrolik, tekanan dan temperatur
dalam sirkulasi air di bawah permukaan? Bagaimana kesetimbangan kimia di
dalamnya? etc... mohon pencerahannya jg..

salam

hendri
yglagibelajarairtanahdigunungapi

On 3/13/06, Fajar Lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Daerah Bedugul-Bali secara geologinya merupakan sebuah kaldera.
>
> Di cekungan kaldera ini, terdapat 3 danau dan tidak memiliki sungai
> sebagai sumber imbuhannya, secara hipotetik sumber isian danau ini adalah
> hujan atau airtanah. Dalam konsep hidrologi bisa dikatakan bahwa cekungan
> Bedugul ini adalah suatu sistem hidrologi yang tertutup.
>
> Akan sangat menarik apabila dalam penyusunan konsep eksploitasinya telah
> dilakukan simulasi bagaimana `gangguan` dari sistem pemanfaatan energi uap
> ini terhadap sistem hidrologi yang saat ini ada.
>
> Kebetulan saya pernah diskusi dengan salahsatu peneliti dari Udayana,
> bahwa saat ini di Bedugul sedang mengalami  masalah sedimentasi yang cukup
> intensif  di Danau Bratan, akibat perubahan tata ruang yang sedang
> berlangsung (minus PLTPB).
>
> Mohon pencerahannya....
>
>
> Salam,
> Fajar (8441)
> PS : Orang Bali benar-benar `eco-friendly`, bangunannya-pun tidak boleh
> lebih tinggi dari pohon kelapa tertinggi.
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>

Kirim email ke