--- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > Menanggapi Pak RDP, saya ingin menyampaikan fakta usaha migas sebelumnya > tentang upaya Shell mencari migas dizaman PSC yang dulu.Shell mengambil > beberapa Blok WKP seperti Memberamo, Podena (Irian), Sangkulirang, > Runtu,Mahakam/Muara Kaman,Kalimantan Selatan (Kalimantan) dan ber JOB di > Jawa di Blok Gundih (Jawa Tengah). > Saya kira Shell sebagai salah satu dari seven sisters, tentu tidak > diragukan lagi mengenai kekuatan keuangannnya, teknologinya, > profesionalisme orang2nya. Tapi selama kurang lebih 20 tahun melakukan > eksplorasi Shell tidak mendapatkan setetes minyakpun. > Berjudi atau tidakkah Shell dalam hal ini ? > > Salam....SLS >
Kalau dilihat lebih dekat, sukses rasio 1:10 ini berlaku untuk rata-rata satu cekungan di Indonesia. Artinya dalam satu cekungan akan memilki 1:10, namun kalau dua atau tiga cekungan dikerjakan sekaligus jelas memerlukan sumur lebih banyak lagi. Shell mungkin melakukan pengeboran tetapi dua sumur untuk masing2 cekungan. Sehingga "local geological knowledge"-nya belum optimal untuk masing2 cekungan. Dengan demikian kalau Shell mengambil 5 daerah dengan masing2 daerah di bor 3 kali saja, itu bisa jadi namanya "gambling bin judi", walaupun mengebor 15 sumur. Kalau mengebor 10 sumur namun di daerah yg sama, dimana sumur berikutnya merupakan hasil "belajar dari" kegagaan sumur2 sebelumnya, menurut saya bukanlah judi. Nah Pak Sulis .... saya yakin Exxon akan nge"bid" satu blok dengan jumlah sumur komitment cukup banyak. Dengan demikian Exxon memiliki chance lebih besar utk mempelajari kondisi geologi daerah tersebut. Kalau saja 1:10 itu adalah hasil random, maka dengan mengharapkan knowledge katakanlah akan membantu dengan mengurangi 2 sumur gagal, akhirnya mengebor 8 sumurpun sudah akan sangat mungkin mendapatkan kemungkinan sukses. Nah apakah bisa mengharapkan geologist mengurangi risiko gagal hingga 8 sumur sehingga komitmen 2 sumur supaya menjadi bukan judi ? Jadi menyebar sumur-sumur dibeberapa daerah bisa saja menjadi 'gambling" juga akhirnya. Sedangkan berkonsentrasi bekerja di daerah tertentu dengan kesabaran (persistent) sambil "belajar dari kesalahan" bukanlah judi. just opinion, Wallahualam..... rdp FYI : angka 1:10 ini hanyalah gambaran saja. Ada daerah yg memiliki sejarah sukses lebih bagus dari rasio itu ada juga yag lebih rendah. --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

