Vick,
Mungkin lebih baik Rizal juga dilibatkan dalam diskusi ini

 
 
A R I E F   B U D I M A N
Phone    : (021) 350 2150 ext.1782
Mobile   : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63
Home    : (021) 809 2618
 

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, March 28, 2006 9:25 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Surat terbuka buat mas Rizal Mallarangeng

Pak Koesoema setelah saya membaca ulang tulisan Rizal Malarangeng
tentang perlunya sesegera mungkin memproduksi/mendapat income dari
minyak cepu :
--- quote ---
Jika gagal, kita harus menunggu lagi hingga 2010, yaitu berakhirnya
masa kontrak Exxon, dan baru bisa menikmati hasil dari Blok Cepu
paling cepat pada 2012, itu pun jika kita mampu memenangkan perkara
ini di pengadilan arbitrase internasional.
---- end quote

Sepertinya pengertian Rizal-pun masih sama dengan saya bahwa kontrak
"TAC-plus" itu akan berakhir 2010. Jadi sepertinya bukan kontrak baru
yg dimulai tahun 2004. Kalau mulai 2004 kan berakhir tahun 2024 ?
(asumsi 20 tahun masa produksi).
Atau Rizal juga ndak tahu juga ya ?

RDP
"aku kok ya masih mikiiir terus to ya ..."

On 3/28/06, R.P. Koesoemadinata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Sdr. Rovicky mungkin tidak membaca e-mail saya. Seperti saya katakan pada
> waktu kontrak TAC ditanda-tangani di dalam kontrak dicantumkan peta dan
> koordinat2 daerah kerja. Disitu jelas dicantumkan bahwa lapangan2 tua
> Kawengan, Ledok dan Nglobo itu dikeluarkan (carved out) dari wilayah kerja
> TAC, dan dalam kontrak juga ditegaskan boleh melakukan explorasi. Kalau
> tidak boleh explorasi, ya apa yang akan diproduksikan?karena lapangan tua
> semuanya di-carved-out dan tetap dioperasikan oleh Pertamina.
> Secara teknis yuridis formil daerah TAC itu sudah dikembalikan oleh
> ExxonMobil ke Pertamina (mungkin tahun 2004?), dan kemudian ExxonMobil itu
> sepertinya farm-in di sebagian saja dari daerah ex-TAC, dan terjadi
> agreement dengan yang memfarm-outnya dalam bentuk yang disebut Joint
> Operation Agreement yang sebetulnya hampir sama dengani JOB, hanya saja
> kalau di JOB itu General Manager orang Pertamina, kalau di JOA ini General
> Managernya orang Exxon-Mobil.
> Jadi tidak ada transfer dari TAC ke PSC, TAC-nya dibubarkan dulu,
> dikembalikan ke Pertamina. Daerah ex-TAC itu kemudian diberikan ke PT
> Pertamina Cepu dalam bentuk PSC (split 85-15) kemudian sebagaian daerah di
> relinguish, dan sisanya  yang oleh Pertamina di-farm-outkan ke Mobil dan
> perusahan Daerah dengan pembagian interest dari yg 15% itu 45 Pertamina
> Cepu, 45% ExxonMobil Cepu, dan 10% dicadangkan untuk perusahaan daerah
> Cukup lihay pemerintah itu, walaupun jelimet.
> RPK

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke