hmm...60-80%...mirip-mirip dengan reservoir kalau begitu, Pak Awang.
Saya membayangkan shale yang sudah direkahkan tapi tetap saja di
bagian yang tidak terekahkan (secara keseluruhan) porositasnya akan
rendah sekali (i.e. 1-8 % ?)  sehingga meskipun expulsi gas terjadi,
tentunya gas-gas tersebut akan relatif lebih susah bergerak ke tempat
rekahan tersebut. Dus, rate gas dari sumur akan jauh lebih kecil
dibanding gas dari reservoir. Atau 60-80% RF dengan waktu yang lipatan
kali lebih lama dibanding gas dari reservoir ?
Apakah salah satu syarat lagi untuk gas-shale ini adalah formation
pressure yang tinggi (over-pressure) ?..supaya gas-nya bisa mengatasi
kecilnya porositas di shale tersebut ?

mohon pencerahan,
tony

On 4/6/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tony,
>
> Volumetriknya ibarat menghitung gas tergenerasi di serpih, itu anggap saja 
> OGIP. RF-nya akan sama dengan efisiensi ekspulsi gas dari serpih yang kalau 
> gas bisa mencapai 60-80 %. Tinggal dikurangi faktor penyulit engineering 
> seperti kegagalan saat fracturing.
>
> Salam,
> awang
>
> -----Original Message-----
> From: tony soelistyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, April 06, 2006 1:23 PM
> To: [email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas from 
> Source Rocks
>
> menarik sekali Pak Awang, terutama dalam memperkirakan besarnya cadangan
> (baca : keekonomian) di serpih ini. Di level teknikal, pemetaan volume,
> recovery factor, dll nya bagaimana yah ?
>
> salam,
> tony
>
> On 4/6/06, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Belakangan, konsep eksplorasi dan memproduksi gas dari serpih yang
> > berkualitas sebagai batuan induk ramai dikerjakan perusahaan2 pemain gas di
> > wilayah midcontinent US. Tak perlu lagi mencari reservoir
> > batupasir/karbonat/basement yang berindikasi mengandung gas, cari saja
> > langsung batuan induknya (serpih) bor, retakkan (fract), dan produksikan
> > gasnya.
> >
> > Metode ini sebenarnya sudah terbukti sejak 1998, saat gas diproduksikan
> > dari Barnett shale (berumur Karbon) di cekungan Fort Worth north-central
> > Texas. Pekerjaan2 tujuh tahun terakhir menunjukkan bahwa potensinya terus
> > mengembang, bahkan ada yang memprediksikan bahwa gas produksi gas dari
> > Barnett shale bisa melampaui produksi gas dari lapangan gas terbesar di US,
> > Hugoton Field. Sebanyak 1 TCFG telah diproduksikan dari Barnett shale ini
> > sampai akhir 2005 kemarin ("AAPG Explorer" edisi Februari 2006). Devon
> > Energy, pemain gas terbesar di US midcontinent telah mengebor sebanyak 2000
> > sumur produksi untuk menguras gas di Barnett shale.
> >
> > Apakah hanya di Fort Worth Basin ? Tidak, belakangan ditemukan pula
> > shale-gas play di Fayetteville shale di Arkoma Basin (Arkansas-Oklahoma)
> > yang seumur dengan Barnett shale. Sebanyak 80 sumur telah dibor operator2
> > gas di wilayah ini dan umumnya menemukan gas. Tebal shale bervariasi dari
> > 50-75 ft di Arkansas, 300 ft di bagian timur Arkoma, sampai melebihi 1000 ft
> > di wilayah Mississippi Embayment.
> >
> > Apa syarat-syarat utama play ini ? Shale harus punya kualitas source rock
> > yang baik, gas-generative capacity yang baik,  harus matang, fracturability
> > yang tinggi-bedded (agar mudah di-frac), horizontal drilling. Maka evaluasi
> > geologi-geokimia yang baik, teknik horizontal drilling dengan geo-steering
> > yang baik, dan production dengan frac technology  adalah mutlak diperlukan.
> >
> > Frac technology dalam hal ini sama saja dengan meniru proses alamiah
> > ekspulsi gas dari shale yang memang melalui microfracturing di fissile zones
> > serpih kaya organik tersebut. Maka semakin fissile shale itu semakin baik.
> >
> > Kalau suatu saat ditemukan shale dengan log GR off-scale dan high
> > resistive, jangan dilewatkan, itu berpotensi shale-gas play. Tak perlu
> > reservoir, tak perlu perangkap, hanya perlu shale yang kaya organik, matang,
> > bor horizontal dan frac !
> >
> > salam,
> > awang
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great
> > rates starting at 1ยข/min.
> >
>
> --
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006
>
>
> --
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke