>

  Awang

  Saya jadi ingat pidato Bung Karno al mengatakan (dengan gaya oratornya
  yang sampai sekarang belum ada yang menandingi) (kalau ndak
  salah ):

  "Saudara saudara ada pepatah bahasa kita yang menurut Aku kurang tepat
  yaitu.................sedikti bicara banyak bekerja ............itu
  salah......... yang bener adalah kita harus banyak bicara dan banyak
  bekerja ...........dst "

  Si-Abah

____________________________________________________________________________

  Setuju dengan komentar Abah. "Silence is golden" atau "silence is deep"
> mungkin perlu direnungkan lagi. Pengalaman menunjukkan, kalau terlalu diam
> kita selalu disalahartikan dan didahului, atau sekedar ditafsirkan tidak
> peduli...
>
> Salam,
> awang
>
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, April 07, 2006 9:00 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas
> from Source Rocks
>
>>
>   Awang
>
>   Terima kasih atas jawaban-nya, apapun kesulitan dalam
> mengimplementasikan
> hal diatas (CBM dan SGM /Shale gas metahana bukan Susu gula minyak), juga
> termasuk CTL , yang penting kita sependapat adalah bahwa kita memiliki
> susuatu untuk dikembangkan.
> Ekonomis atau tidak itu perlu pembuktian.
>
> Nah , apakah mau menunggu lagi expert dari luar , dan kita kemudian hanya
> menjadi "counterparts" alias penonton sebagaimana biasa terjadi dalam
> proyek
> "loan"  dari LN, yang ujung ujung-nya komponen terbesar dari loan ,
> merekalah yang lebih menikmati.
>
> Saya hal  memperhatikan satu yang agak menyedihkan , yaitu kurangnya
> berperan rekan rekan di BALITBANG ESDM , apakah saya salah ?
>
> Ataukah mereka memakai pepatah "silent is deep".
>
> Bukankah hal ini merupakan tantangan bagi mereka , ataukah mereka sudah
> menjadi birokrat sejati daripada Peneliti ?
>
> Akh , maaf saya koko jadi menggerutu .
>
> Si-Abah.
>
> __________________________________________________________________________
>
>   Jawaban sangat awal saja Abah :
>>
>> Biaya terutama untuk recovery gasnya baik dari shale-gas dan CBM, akan
>> lebih mahal recovery gas dari CBM (terutama untuk dewatering-nya; fract
>> dengan nitrogen foam atau slick water pada shale-gas kelihatannya lebih
>> murah).
>>
>> Buat Indonesia, karena kandidat shale kaya organik tebal langka, maka
>> kelihatannya CBM lebih prospektif. Kasus yang ada adalah shale yang
>> umurnya karbon, mungkin kita bisa berpaling ke shale2 tebal Aifam Group
>> yang Permo-Karbon di Indonesia Timur yang jelas sudah terbukti kaya
>> organik. Atau shales Kembelangan Group yang Jurassic yang pasti kaya
>> juga
>> ala Kimmeridgan shales. Di Indonesia Barat, minimal kelihatannya dan
>> jauh
>> lebih muda.
>>
>> Salam,
>> awang
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
>> Sent: Thursday, April 06, 2006 1:52 PM
>> To: [email protected]
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas
>> from Source Rocks
>>
>>>
>>   Awang
>>
>>   Bagaimana perbandingan biaya antara Gas from Source Rocks dan
>>   Coal Bed Methane ?
>>   Secara geologi kira kira mana yang lebih prospektif untuk Indonesia ?
>>
>>   Si-Abah
>>
>> __________________________________________________________________________
>>
>>   Belakangan, konsep eksplorasi dan memproduksi gas dari serpih yang
>>> berkualitas sebagai batuan induk ramai dikerjakan perusahaan2 pemain
>>> gas
>>> di wilayah midcontinent US. Tak perlu lagi mencari reservoir
>>> batupasir/karbonat/basement yang berindikasi mengandung gas, cari saja
>>> langsung batuan induknya (serpih) bor, retakkan (fract), dan
>>> produksikan
>>> gasnya.
>>>
>>>   Metode ini sebenarnya sudah terbukti sejak 1998, saat gas
>>> diproduksikan
>>> dari Barnett shale (berumur Karbon) di cekungan Fort Worth
>>> north-central
>>> Texas. Pekerjaan2 tujuh tahun terakhir menunjukkan bahwa potensinya
>>> terus mengembang, bahkan ada yang memprediksikan bahwa gas produksi gas
>>> dari Barnett shale bisa melampaui produksi gas dari lapangan gas
>>> terbesar di US, Hugoton Field. Sebanyak 1 TCFG telah diproduksikan dari
>>> Barnett shale ini sampai akhir 2005 kemarin ("AAPG Explorer" edisi
>>> Februari 2006). Devon Energy, pemain gas terbesar di US midcontinent
>>> telah mengebor sebanyak 2000 sumur produksi untuk menguras gas di
>>> Barnett shale.
>>>
>>>   Apakah hanya di Fort Worth Basin ? Tidak, belakangan ditemukan pula
>>> shale-gas play di Fayetteville shale di Arkoma Basin
>>> (Arkansas-Oklahoma)
>>> yang seumur dengan Barnett shale. Sebanyak 80 sumur telah dibor
>>> operator2 gas di wilayah ini dan umumnya menemukan gas. Tebal shale
>>> bervariasi dari 50-75 ft di Arkansas, 300 ft di bagian timur Arkoma,
>>> sampai melebihi 1000 ft di wilayah Mississippi Embayment.
>>>
>>>   Apa syarat-syarat utama play ini ? Shale harus punya kualitas source
>>> rock yang baik, gas-generative capacity yang baik,  harus matang,
>>> fracturability yang tinggi-bedded (agar mudah di-frac), horizontal
>>> drilling. Maka evaluasi geologi-geokimia yang baik, teknik horizontal
>>> drilling dengan geo-steering yang baik, dan production dengan frac
>>> technology  adalah mutlak diperlukan.
>>>
>>>   Frac technology dalam hal ini sama saja dengan meniru proses alamiah
>>> ekspulsi gas dari shale yang memang melalui microfracturing di fissile
>>> zones serpih kaya organik tersebut. Maka semakin fissile shale itu
>>> semakin baik.
>>>
>>>   Kalau suatu saat ditemukan shale dengan log GR off-scale dan high
>>> resistive, jangan dilewatkan, itu berpotensi shale-gas play. Tak perlu
>>> reservoir, tak perlu perangkap, hanya perlu shale yang kaya organik,
>>> matang, bor horizontal dan frac !
>>>
>>>   salam,
>>>   awang
>>>
>>>
>>> ---------------------------------
>>> Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great
>>> rates starting at 1¢/min.
>>
>>
>>
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>>
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>> --
>> No virus found in this incoming message.
>> Checked by AVG Free Edition.
>> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006
>>
>>
>> --
>> No virus found in this outgoing message.
>> Checked by AVG Free Edition.
>> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006
>>
>>
>> ---------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>>
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>>
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>>
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> --
> No virus found in this incoming message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/303 - Release Date: 4/6/2006
>
>
> --
> No virus found in this outgoing message.
> Checked by AVG Free Edition.
> Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/303 - Release Date: 4/6/2006
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke