Saya pikir, karena K rendah sekali, maka untuk mengukur formation pressure sangat sulit. Bisa jadi pore-throat sudah tersumbat oleh material mud, karena penyumbatan sangat mudah terjadi dengan cepat, sehingga tidak terjadi invasion yang terus menerus. Akibatnya, yang terlihat oleh kita, yaitu tidak terjadi mudcake dan terjadilah supercharge. Apa begini kira-kira penjelasannya ?
Thanks. Iman -----Original Message----- From: Arief Budiman [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, May 04, 2006 12:14 PM To: '[email protected]' Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi Kalau mud invasionnya jauh tapi mud cake sudah terbentuk sempurna, maka antara formation dg borehole sudah disconnected. Pressure yg terbaca akan sama dg formation pressure (bukan supercharge). A R I E F B U D I M A N Pertamina - Eksplorasi Sumatra Phone : (021) 350 2150 ext.1782 Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 -----Original Message----- From: OK Taufik [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, May 04, 2006 11:58 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi Atau bisa di balik karena mud invasinya terlampau jauh, jadinya yg dibaca MF pressure terus (HP). Pengetahuan Clay mineral sebagai matriks batuan juga penting untuk memakai based mud type, clay mineral yg begitu kuat mengabsorb water (kaolinite dominant) sangat berpengaruh terinvasi WBM, sehingga menyebabkan proses PT, LFA/OFA maupun sampling lebih panjang rentang waktunya sampai mendapatkan Formation Pressure On 5/4/06, Iman Argakoesoemah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Bisa dijelaskan lebih jauh kenapa "reservoirnya v.low K" bisa terjadi "mud invasion berlangsung terus" ? Bukannya reservoir yang tight akan lebih sulit dilalui oleh mud filtrate ? > > Thanks. Iman > > -----Original Message----- > From: Arief Budiman [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, May 04, 2006 11:15 AM > To: '[email protected]' > Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi > > > Supercharge lain lagi ceritanya Fer. > Peristiwa itu terjadi karena reservoirnya v.low K, sehingga Mud cake tidak > terbentuk secara sempurna yg berakibat mud invasion berlangsung terus > sehigga saat diukur (pressure test) pressure naik terus secara perlahan dan > kalau kita pantheng sampe lama akhirnya akan sama (mendekati) mud pressure. > > > > A R I E F B U D I M A N > Pertamina - Eksplorasi Sumatra > Phone : (021) 350 2150 ext.1782 > Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, May 03, 2006 3:29 PM > To: [email protected] > Cc: '[email protected]' > Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi > > kalau makin sedikit fluid yang dihisap , sementara drilling pakai high MW , > apa enggak malah banyak pengukuran yang jadi supercharge...? > jangan - jangan malah enggak valid. > ada yang pernah bandingkan hasilnya xpt dan mdt...? > > Regards > > Kartiko-Samodro > Telp : 3852 > > > > |---------+----------------------------> > | | Arief Budiman | > | | <[EMAIL PROTECTED]| > | | .com> | > | | | > | | 03/05/2006 03:58 | > | | PM | > | | Please respond to| > | | iagi-net | > | | | > |---------+----------------------------> > > >--------------------------------------------------------------------------- > ------------------------------------------| > | > | > | To: "'[email protected]'" <[email protected]> > | > | cc: > | > | Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight > tinggi | > > >--------------------------------------------------------------------------- > ------------------------------------------| > > > > > Dalam hal pengukuran di low K, keunggulan mdt ke xpt kurang lebih analog > dari rft ke mdt. > > Yaitu dalam teknologi penghisapan fluida oleh piston nya : > - drawdown pressure test limitation (XPT < MDT < RFT) > - volum fluida yg dihisap (XPT < MDT < RFT) > > Tool yg mampu mengukur tekanan (stabil) dg fluida minimal adalah tool yg > mampu bekerja pada low K reservoir > A R I E F B U D I M A N > Pertamina - Eksplorasi Sumatra > Phone : (021) 350 2150 ext.1782 > Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 > > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, May 03, 2006 2:28 PM > To: [email protected] > Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi > > Jadi pengen update > apa bedanya XPT dan MDT secara teknis sehingga XPT bisa untuk low > permeability...? > > Regards > > Kartiko-Samodro > Telp : 3852 > > > > > |---------+----------------------------> > | | Arief Budiman | > | | <[EMAIL PROTECTED]| > | | .com> | > | | | > | | 03/05/2006 03:10 | > | | PM | > | | Please respond to| > | | iagi-net | > | | | > |---------+----------------------------> > > >--------------------------------------------------------------------------- > > ------------------------------------------| > | > | > | To: "'[email protected]'" <[email protected]> > | > | cc: > | > | Subject: RE: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight > tinggi | > > >--------------------------------------------------------------------------- > > ------------------------------------------| > > > > > Pak Untung Ysh & Riza yg baik, > > MW = Mud Weight = Mud Density > Berat jenis lumpur pemboran > > XPT = Express Formation Pressure Tester > XPT adalah logging tool untuk mengukur tekanan lumpur dan tekanan fluida. > Keunggulannya dapat mengukur secara cepat dan dalam formasi yg relatif > memiliki permeabiliti sangat rendah. > > LFA = Live Fluid Analyzer > > MDT = Modular Formation Dynamic Tester > MDT adalah logging tool untuk mengukur tekanan lumpur dan tekanan fluida > formasi. Di dalam tool ini juga ada LFA untuk menganalisis secara optic > jenis fluida yg masuk ke dalam tool (mud filtrate atau formation fluid). > Di > dalam tool ini juga ada sampling chamber untuk keperluan fluid sampling > bila > diperlukan > > TVD = True Vertical Depth > Kedalaman vertikal sumur pemboran > > GR = Gamma Ray > Logging tool yg mengukur pancaran sinar gamma di alam. > > HP Gauge = Pressure Gauge produk Hewlett Packard (HP) > > > Demikian informasi secara umumnya > A R I E F B U D I M A N > Pertamina - Eksplorasi Sumatra > Phone : (021) 350 2150 ext.1782 > Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 > > > -----Original Message----- > From: M Untung [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, May 03, 2006 12:40 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi > > Saya awam pada istilah perminyakan. Tetapi saya ingin tahu agar bisa > menyimak lebih jauh. Demikian saya kira teman-teman yang tidak berkecimpung > dalam dunia minyak. Singkatan MW, XPT, LFA, MDT, TVD, GR, HP gauge it apa? > Mungkin perlu diberikan kepanjangannya dan diartikan. Kalau sg mungkin > specific gravity? Maaf ya, mengganggu sedikit. Kan milist ini dibaca orang > banyak. > Terimakasih. > M. Untung > ----- Original Message ----- > From: "Amir Al Amin" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Wednesday, May 03, 2006 8:49 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Challenging! Drilling dengan mudweight tinggi > > > > Drilling dg MW >2.0sg sudah dilakukoni Vico dan Total di Mahakam. > > Mudnya tidak 'seekstrim' yang dibayangkan. Memang kental tetapi secara > > kasat mata tidak terlalu bisa dibedakan dengan mud 1.6sg misalnya. > > > > XPT bagus dan relatif lebih cepat tetapi tidak bisa dicombine dengan LFA. > > Seingat saya sukses rationya lebih tinggi d/p MDT. > > (XPT pernah dibincangkan kira2 setahun yang lalu di milis ini.) > > > > Soal koreksi log, menggunakan chart yang sama. Problemnya , posisinya > > berada di limit MW nya / 2.0sg, jadi garis2 koreksinya musti dieksten. > > Kalau koreksi pakai komputer, sih nggak masalah toh equationnya sama. > > > > > > > > On 5/3/06, Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Barangkali ada yang mau ngasih pencerahan. > > > Ada satu sumur yang di bor di Caspian sea yang menggunakan mud weight > > > 19.2ppg (gak kebayang gimana bentuk fisiknya, mungkin seperti semen > > > beton cor > > > coran yang masih cair ) dan pengukuran pressure data (dengan > menggunakan > > > XPT) menunjukan bahwa formation pressure yang di sand menunjukkan angka > > > sekitar 8k - 11k psi yang kalao di convert ke gradient sekitar 17 - 19 > ppg > > > (from mean sea level). Oh ya kedalaman sumur TVD sekitar 3800 m saja. > Oh > ya, > > > jenis mudnya sendiri adalah sintetik oil base mud. > > > Nah pertanyaan saya, kira kira apa saja yang berpengaruh atau > mempengaruhi > > > kondisi di bawah ini: > > > 1. Invasion profile, apakah seperti biasa saja? artinya ada flush zone, > > > invaded dan un-invaded zone? > > > 2. Log log apa sajakah yang dipengaruhi: GR, Induction, Density, > Neutron > dan > > > mungkin log laen. GR jelas berpengaruh besar karena kondisi > kalibrasinya > > > menggunakan mudweight 10 ppg di lubang 8". Oh ya, ukuran lubangnya dari > > > 5-5/6" sampai 8.5" > > > 3. Mengenai pressure test, saya lihat di buku panduan, batas maximum > > > pembacaan pressure (untuk HP gauge dan mungkin juga untuk strain gauge) > > > adalah sekitar 11k psi. Nah bagaimana validitas pembacaan diatas spek > > > tersebut? > > > 4. Adalah yang pengalaman dengan XPT (Express Pressure Test)? saya > mendengar > > > bahwa tool ini cukup baik untuk formasi formasi yang tight karena > > > menggunakan volume drawdown yang lebih kecil, kalo gak salah sekitar > 2cc > > > saja. Saya coba cari di websitenya schlumberger, belum ketemu juga. > > > 5. Sekedar info, porositas sandstone sekitar 19 persent dari density > log. > > > > > > terima kasih sebelumnya > > > > > > > > > -- > > > Salam hangat > > > > > > Shofi > > > > > > > > > > > > -- > > *********************************** > > Amir Al Amin > > Operation/ Wellsite Geologist > > (62)811592902 > > amir13120[at]yahoo.com > > amir.al.amin[at]gmail.com > > ************************************ > > > > --------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > > > This e-mail (including any attached documents) is intended only for the > recipient(s) named above. It may contain confidential or legally > privileged information and should not be copied or disclosed to, or > otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient, > please contact the sender and delete the e-mail from your system. > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > -- OK TAUFIK --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

