Min, Ide bagus. Sayang kurang tanggapan. Mungkin bisa sekalian mengundang mahasiswa dari negara lain di Asia-Pacific. AAPG bisa sponsor.
Herman Darman AAPG Asia Pacific Region - President Address: Brunei Shell Petroleum Sdn Bhd. Seria, KB3534, Brunei Tel: +673 - 3374275 Fax: +673 3375179 Web site: http://geocities.com/aapg_ap/ -----Original Message----- From: Minarwan [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 19 April 2006 19:42 To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] Konferensi Mahasiswa Geologi Regional Ide yang saya kemukakan tadi pagi tentang Konferensi Mahasiswa Geologi Regional. sebenarnya bukan ide baru dan sudah dilakukan di tempat lain. Jadi, ini hanya mencontoh apa yang sudah dilakukan orang lain. Konferensi ini dibuat oleh mahasiswa, mulai dari pengumuman pengumpulan abstract, perorganisasian presentasi, sampai pada pengeditan buku prosiding berisi kumpulan abstract. Persis seperti seminar, cuman presenter dan organiser semuanya mahasiswa dan tidak perlu mengikuti tatacara seminar yang biasanya diisi dengan sambutan dari petinggi A sampai Z. Tulisan untuk konferensi ini tidak perlu berupa makalah penuh NN halaman seperti PIGI, tapi cukup abstract, dan jika abstract diterima presenter bisa langsung mempersiapkan materi presentasi, dengan demikian tidak terlalu repot. Kalau ingin menulis makalah penuh nanti sebaiknya sang mahasiswa langsung tulis untuk jurnal seperti Majalah Geologi Indonesia saja atau Berita Sedimentologi (kalau suatu saat nanti hidup lagi). Dosen-dosen dapat dilibatkan untuk menjadi juri abstract, bukan hanya dosen univ yang kebetulan menjadi panitia pelaksana, tapi dosen dari univ di kota lain juga sebaiknya dimintai tolong, kalau memang "ahli lokal" tidak ada. Saya menyarankan konferensi tingkat regional saja, bukan nasional, mengingat uang sering menjadi masalah bagi mahasiswa S1 sehingga mereka mungkin tidak bisa berpergian terlalu jauh, lintas pulau dan menginap berhari-hari. Dengan demikian, mahasiswa yang berminat hadir di konferensi ini tidak perlu mengeluarkan terlalu banyak biaya transport dan akomodasi. Sebaiknya mahasiswa yang berminat hadir pada konferensi juga tidak dipungut bayaran tapi jumlah mereka dibatasi sekian orang jika panitia pelaksana hendak menyediakan makanan/minuman. Biaya pelaksanaan konferensi (minuman, makan siang?), saya percaya dapat ditutupi oleh sponsor. Konferensi ini dilakukan berkala, misalnya 1 tahun sekali dan juga bisa dibuat menjadi konferensi bidang ilmu kebumian, karena ada kemungkinan mahasiswa dari jurusan lain di bidang ilmu ini (tidak hanya geologi) juga ingin berpartisipasi. Jika IAGI bersedia memperjuangkan agar prosiding ini memiliki ISSN sendiri dari LIPI sebagai sebuah publikasi ilmiah berkala, tentu ini akan lebih baik lagi. Prosiding kumpulan abstract konferensi ini kemudian bisa menjadi salah satu publikasi ilmiah resmi IAGI karena sudah di-"peer-review" oleh komunitas geologi, minimal di tingkat regional dan posisi IAGI adalah penerbitnya. Tapi dengan demikian IAGI juga perlu membantu dana pelaksanaan konferensi ini. Nah, apakah nanti mahasiswa/panitianya suka atau tidak, saya enggak tahu juga yah, hal seperti ini sensitif sih. Acara ilmiah seperti ini bermanfaat untuk: 1. Membiasakan mahasiswa hadir pada konferensi ilmiah, bayangkan ada minimal 4 kali konferensi selama mereka kuliah S1 yang "sangat dekat" dengan univ/kota tempat mereka belajar, kalo enggak hadir sama sekali yah kebangetan, apalagi jika gratis (dan dapat makan siang pula). Manfaat untuk IAGI, jelas mahasiswa-mahasiswa ini dapat berlatih mengorganisasi sebuah konferensi ilmiah sejak dini, suatu saat nanti diantara mereka pasti ada yang menjadi panitia PIT IAGI. 2. Melatih mahasiswa menulis abstract dan mempresentasikan proyek mereka pada komunitas geologi regional. Melatih mereka berdiskusi di forum ilmiah resmi di luar comfort zone mereka. 3. Menyediakan tempat berinteraksi bagi mahasiswa geologi di sekitar kota penyelenggaraan konferensi tersebut, sehingga jaringan/network dapat dibentuk sejak dini. 4. Memperbagus CV mahasiswa (presenter), karena sudah memiliki publikasi ilmiah minimal tingkat regional dan juga baik untuk CV panitia pelaksana 5. Bagi IAGI sendiri ini dapat menjadi salah satu program yang menjangkau mahasiswa sehingga mudah-mudahan tidak ada lagi yang mengaku tidak kenal IAGI. Saya pikir tidak ada salahnya ide ini diekplorasi lebih jauh, apakah bisa dilakukan atau tidak. Minarwan -- Blog at http://decartenz.blogspot.com Help GeoTUTOR at http://www.geotutor.tk Jiwa Merdeka at http://jiwamerdeka.blogspot.com --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

