Mang Okim & others
Posting Mas Miko yg dulu (ruby Tanzania) aku gak kasih komentar meskipun
sedih juga ada rekan yang mal-praktek seperti itu, kok berani-beraninya
melakukan praktek gemologi padahal kemampuannya kelihatannya hanya sebagai
petrographer. Tapi posting yang kedua ini (meja giok) sudah keterlaluan,
apakah person yang sama yang melakukannya Mas Miko?
Ngomong-omong mengenai kemampuan analisis mikroskup polarisasi (mineral dan
batuan), saya sangat prihatin sekali, di ITB sejak kurikulum baru dimulai 3
th yl sudah tidak ada lagi MK mineral optik, pelajaran mineral optik
digabung menjadi satu dengan MK Petrografi (3sks). Dulu Min Optik 3 sks dan
Petrografi 3 sks. Bisa dibayangkan betapa kalang kabutnya saya memberikan MK
Petrografi (3sks) tsb yang isinya Min Optik dan Petrografi. Tapi karena saya
harus melaksanakan kuliah tersebut ya terpaksa saya laksanakan sesuai
kemampuan saya dengan kondisi yang ada. Saya selalu pesankan pada mhs saya
bahwa kuliah dan praktikum yang saya berikan sangat tidak memadai dan saya
anjurkan utk lebih banyak belajar sendiri dengan acuan dan referensi sangat
mendasar dari kuliah saya terutama dalam hal identifikasi mineral.
Jangan-jangan yang melakukan analisis yang bikin heboh ini mantan mhs
saya????? Karena mhs geologi ITB mulai angkatan 2000-2001 sudah terkena
kurikulum baru ini. He.... sekedar curiga.
Salam gemstone,
Yatno
----- Original Message -----
From: "miko" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, May 12, 2006 3:14 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Fw: GEMSTONE LOVERS : MEJA GIOK RP 18 MILYAR
Dear Fellow Gemstone Lovers,
Waah .....waah, mang Okim bikin heboh niih. Mang Okim pernah posting juga
di milis IAGI tentang sepotong bahan mentah mirah delima dari Tanzania
yang diperiksakan ke sebuah Laboratorium Petrologi terkemuka di Indonesia.
Cara memeriksanya sangat luar biasa, tak beda dengan batuan biasa. Mirah
delima yang sedang dalam proses negosiasi dengan harga dasar 1 milyar
rupiah tersebut ( menunggu sertifikat ) langsung dibelah dengan slab saw
yang biasa dipakai untuk motong batu granit dll. Hasil yang keluar bukan
mirah delima atau ruby melainkan batuan ultra basa ( rubynya terbungkus
mineral zoicite berwarna hijau .... ciri khas ruby Tanzania ).
Akibat " mal praktek " di atas maka negosiasi langsung batal dan teman
mang Okim yang memeriksakan ke Lab Petrologi kena denda 30 juta rupiah
( harga ruby tersebut hanya 100 juta rupiah tetapi dimakelarin oleh teman
mang Okim ke calon buyer Jepang dengan harga 1 milyar rupiah ). Hanya yang
mang Okim heran kok posting tersebut tak bikin heboh yaa ? Tak ada satupun
gemstone lovers IAGI yang mempersoalkannya.
Kembali ke Laboratorium Geologi Optik dari sebuah universitas yang sangat
terkenal di Indonesia, mang Okim sarankan untuk tidak diekspose deeh. Mang
Okim baru nyadarin kalau hal tersebut belum tentu benar . Mungkin karena
olah oknumnya saja yang pakai nama lembaga tanpa izin. Kop suratnya siih
sudah OK , demikian juga nomer sertifikatnya. Hanya disamping nama
pemeriksanya tak terlihat ada cap lembaga.
Nanti ada cerita lain deeh yang menyangkut nama lembaga. Yang ini ada
lucunya, tak bikin penasaran. Bukan dari unsur geologi tetapi dari Jurusan
Kimia. Untuk sementara, salam batumulia yaa, mang Okim
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------