Pak Syaiful,

Perbedaan pendapat memang memperkaya khazanah ilmu, tetapi kali ini 
kelihatannya berbahaya sebab menyangkut banyak nyawa orang. Memang bencana tak 
bisa dicegah, tetapi bisa diminalisasi akibatnya kalau kita tahu dengan baik 
duduk perkaranya. Semoga, ada niatan baik para instansi terkait untuk 
menyelesaikan masalah ini. 

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: mohammad syaiful [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, June 01, 2006 3:51 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] JAWABAN/PEDOMAN PRAKTIS-ILMIAH TENTANG GEMPA YOGJA - 
JATENG 27 MEI 2006

pak awang dkk lainnya,
tampaknya ulasan diskusi 30 mei lalu, tidak beranjak jauh dari yg sudah
didiskusikan dlm milis ini atau pun yg beredar di media masa. saya menyimpan
file presentasi dari para presenter (*.ppt, diubah menjadi format
*.pdf/acrobat); kalau ada yg memerlukannya utk koleksi pribadi, silakan via
japri saja; atau nanti juga akan ditaruh di website iagi.

salam,
syaiful


On 6/1/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Selasa 30 Mei 2006 yang baru lalu, para ahli gempa dan volkanologi dari
> instansi2 terkait di bawah koordinasi IAGI telah mengadakan diskusi terbuka
> di BPPT. Apakah hasil pertemuan ini telah masuk ke selebaran yang akan
> dicetak ?
>
> Di awal selebaran, ditulis tiga pendapat yang berbeda tentang asal-muasal
> gempa ini. Pendapat Komisi Tektonik PP IAGI ? (komentar Pak Benyamin Sapiie
> di milis IAGI saya pikir bukan pendapat resmi komisi tersebut, jadi apa
> sudah dikonfirmasikan ke Pak Ben sendiri ?). Dan, apakah BG-ESDM berpendapat
> bahwa hanya sesar Opak (sesar Bantul-Klaten)penyebabnya ? Wawancara TV
> dengan Pak Surono saya pikir tidak begitu. Pak Surono bilang Sesar Opak
> direaktivasi, bukan prima causa gempa itu sendiri.
>
> Mengapa perlu mencantumkan pendapat2 yang berbeda itu, sementara petunjuk2
> berikutnya sangat mengesankan bahwa ini gempa tektonik karena gerakan
> lempeng di laut selatan Yogya. Coba cek. Kalau ini benar gempa karena
> Merapi, petunjuk2 berikutnya itu bisa tidak berlaku. Sebab pengetahuan kita
> tentang aftershocks hanya didasarkan atas gempa tektonik. Kalau ini benar
> gempa karena gerak magma yang menggoncang sesar Opak, tak ada jaminan tak
> akan ada lagi gempa dalam waktu singkat.
>
> Dengan kata lain, diselesaikan dulu perdebatan2 itu sebelum disebarluaskan
> ke masyarakat. Penyebab utama akan menentukan tindakan2 selanjutnya.
>
> Saya tak tahu bagaimana sih hasil diskusi Selasa 30 Mei kemarin itu,
> mungkin pak Syaiful/Pak Ridwan bisa ulas ? Terima kasih
>
> Salam,
> awang
>
> --
> Mohammad Syaiful - Explorationist
> Mobile: 62-812-9372808
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
> Head Office:
> Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia
> Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140
> Email: [EMAIL PROTECTED]

-- 
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.0/353 - Release Date: 5/31/2006
 

-- 
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.8.0/353 - Release Date: 5/31/2006
 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke