Saya sebenarnya tidak ingin menambah desas desus, tapi memang yg dikatakan Permadi itu betul!
Dua tahun sebelum menyelesaikan Phd nya saya bertemu Danny Hilman Natawidjaja, geologist dari Geoteknologi LIPI yang sekarang cukup tenar namanya sejak gempa Nias yang lalu. Waktu itu Danny mengatakan bahwa akhir tahun 2004 atau awal tahun 2005 akan ada gempa dan tsunami di Nias dan itu berdasarkan penelitian lapangannya untuk S3 tersebut. Dan memang hal tersebut telah terbukti dan Danny juga namanya. Dan waktu ketemu itu dia juga mengatakan bahwa akan ada gempa dengan kekuatan yg sama yang tsunaminya bergerak ke selatan. Padang (Sumatra Barat secara general) adalah yang pertama terkena dampak tsunami, lalu ke Bengkulu trus turun ke selatan dan akan sampai ke JAKARTA. Fakta bahwa Jakarta terkena tsunami berdasarkan data dan laporan dari jurnal2 yg pernah ditulis orang lain. Gempa dan tsunami yg arahnya ke selatan merupakan gempa besar yang pengulangannya 200 tahunan. Danny menyelesaikan S1 nya di ITB, S2 di New Zealand dan S3 dari Caltech DI AMERIKA SERIKAT. Sebaiknya Danny bisa dipanggil lagi dalam furom diskusi IAGI untuk membicarakan dampak2 dari gempa & tsunami yang dulu dia perkirakan akan terjadi tahun 2033 an. Tapi karena ada gempa Nias tahun 2004 Danny perkirakan gempa akan terjadi tahun 2010 atau 2013. Berdasarkan informasi Danny lah sekarang daerah padang dan sekitarnya sudah disiapkan early warning terhadap gempa. Jika dilihat efek gempa & tsunami 2004 terhadap kota Banda Aceh, maka apa air laut akan masuk sekitar 10-15 km ke dalam kota????????? Note: Saya baca di Kompas beberapa hari lalu Danny ada di Nias sama Prof nya dan beberapa orang lainnya. Wassalam, Yudi Jurnalis ==== On 6/2/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Oh ya, berita ini di quote dari detik.com > FYI dari milist sebelah: ===== Fwd Date: Fri Jun 2, 2006 12:16 am (PDT) From: "arif hidayat" [EMAIL PROTECTED] Subject: Permadi: Jakarta Akan Dihantam Bencana Besar Permadi: Jakarta Akan Dihantam Bencana Besar Nurfajri Budi Nugroho - detikcom Jakarta - Jika anda warga Jakarta, tampaknya perlu hati-hati dengan kabar ini. Jakarta diramalkan akan dihantam bencana yang skalanya lebih besar dari bencana tsunami Aceh dan gempa di Yogyakarta-Jawa Tengah. Nah lho! Kemungkinan terjadinya gempa ini berdasarkan prediksi dari anggota DPR dari FPDIP Permadi. Permadi yang juga dikenal sebagai seorang peramal, menyatakan bencana ini terjadi karena Jakarta adalah sumber ketidakadilan. "Saya tidak menakut-nakuti, cuma mengingatkan. Terserah orang mau marah kepada saya, tapi suatu saat mereka akan berterima kasih," ujar Permadi saat dihubungi detikcom, Jumat (2/6/2006). Pria penggemar warna hitam ini menyatakan tidak adil jika Jakarta tidak turut terkena bencana. Jakarta, menurutnya, adalah sumber segala penyimpangan dan bencana. "Kalau Jakarta aman itu nggak adil. Bumi Jakarta sudah menangis karena dipasangi tiang-tiang pancang beton, rumah, gedung, airnya disedot. Bumi pasti menangis," cetusnya. Seluruh maksiat, menurut Permadi, ada di Jakarta. Dia mencontohkan, penyelewengan yang dilakukan pejabat, korupsi seperti BLBI. "Belum lagi monorel yang merusak lingkungan, busway yang nggak ada aturan. Memangnya alam ini akan diam saja," protes dia. Dibenarkan Ahli Geologi Permadi mengaku telah mendapatkan pembenaran dari ahli geologi. Namun pembenaran itu didapatnya tidak secara langsung. Dia juga menolak menyebut identitas ahli geologi ini. Permadi menyatakan ramalan mengenai bencana Jakarta adalah hal ilmiah. Dia mengaku telah mendapatkan pembenaran dari seorang ahli geologi lulusan Amerika. Ahli geologi ini pun telah meminta kepada Gubenur DKI Jakarta Sutiyoso untuk memberikan sinyal sedini mungkin bahwa di Jakarta rawan terhadap kehancuran. "Nggak ada yang bisa mengantisipasi ini. Gusti Allah marah, leluhur marah, Ratu Kidul marah," tandasnya. Dia mengaku tidak khawatir jika pernyataannya ini akan membuat masyarakat melemparkan protes dan gunjingan kepada dirinya. Gunjingan serupa pernah diterimanya pada saat dia memprediksi akan terjadi tsunami di Aceh. "Seperti waktu di Aceh, saya sudah memprediksi sejak 4 hari sebelumnya," ungkapnya. Waktu itu, Permadi mengaku telah berbicara ngomong kepada ulama dan masyarakat. "Sampai ada yang marah atas pernyataan saya ini," cerita dia. Mengenai bencana-bencana yang kerap kali terjadi di negeri ini, dia juga menyatakan hal tersebut adalah bentuk kemarahan alam. Alam merespon kemarahan masyarakat Indonesia yang tidak terungkapkan. Kemarahan alam adalah bentuk kemarahan dari manusia terhadap para penguasa negeri. "Alam dan manusia saling berkaitan. Kalau manusia marah, hawa marahnya diterima alam, kemudian alam yang marah. Rakyat Aceh itu sudah marah, ke TNI, pemerintah pusat, GAM. Tapi mereka takut mengungkapkan kemarahan, lantas diterima alam," terangnya.(wiq) --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

