Semoga saja simbah dah ngungsi pagi tadi. Kinarjo, 4 km dari puncak. Lava kini menjapai 5 km, bisa lebih di hari awal minggu purnama, Kamis, 8 Juni 2006. Minggu purnama mulai Purnama minus 3.25 hari. Atawa Kamis jam 13:00. Pagi sering lebih kuat gayanya, atau keaktifannya.
Kini ada kawah baru, kearah selatan, mostly Kali Gendol. Selatan Merapi, selama ini di tutupi geger boyo (punggung buaya), menjadi lebih tak aman. Istemawa sekarang, lava keluar perhari di bandingkan selama 100 th terakhir kini adalah 3 kali lipat. Kini 170 jt m3 perhari, dari generalnya 60 jt m3 di erupsi. Hati-hati, atas possiblle "letusan" (eh lelehan) panjang. Kusertakan lagi prediksi Selasa lusa. Wassalam, Maryanto. ============ Jawa Tengah - DIY Awan Panas Besar Sejauh 5 Km Lebih Hanguskan Hutan Kaliadem YOGYAKARTA--MIOL: Awan panas besar dari Gunung Merapi (2.965 mdpl) yang terjadi Kamis sekitar pukul 09.05 WIB teramati meluncur sejauh 5 km lebih mengarah ke hulu Kali Gendol (lereng selatan) dan menghanguskan sebagian kawasan hutan di utara Kaliadem di wilayah Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wartawan ANTARA yang berada di kawasan Kaliadem melaporkan, luncuran awan panas dari puncak Merapi bergulung-gulung ke arah lereng selatan dan menghanguskan sebagian hutan di utara Kaliadem. Belum diketahui ada korban jiwa manusia atau tidak, karena biasanya setiap pagi ada warga di kawasan kaki Merapi mencari rumput untuk pakan ternak. Panut, petugas di Pos Pengamatan Merapi di Kaliurang, Sleman, DIY ketika dihubungi ANTARA menyebutkan, awan panas besar tersebut jarak luncurnya belum diketahui pasti, tetapi diperkirakan lebih dari lima kilometer. Pihaknya masih sibuk melaporkan kejadian awan panas itu ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta. Sebelumnya, dari Pos Kaliurang teramati dari pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB terjadi lima kali awan panas dengan jarak luncur maksimum 3,5 km ke hulu Kali Krasak (lereng barat daya), satu kali dengan jarak luncur 4,5 km ke hulu Kali Boyong (lereng selatan) serta 13 kali awan panas berjarak luncur 3 km ke hulu Kali Gendol (lereng selatan). (ant/OL-1) ==== -----Original Message----- From: Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Maryanto (Maryant) Sent: Tuesday, June 06, 2006 6:15 PM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [HAGI-Network] Gunung Merapi Terus Aktif Pasca Gempa Yogya Dugaan penguatan aktifitas Merapi di bulan purnama "bulpur" nanti atas sbb: - ada gaya indogen yang terus naik, dan hanya berhenti( tak kelihatan aktifitas Merapi) bila barusan "letusaan" besar. - gaya bulan di minggu bulpur dan bulan mati "bulmat" tinggi, serta dua minggu lainnya lemah, sesuai siklus muka laut terhadap bulan. - data 3 bulan terakhir, selalu saja kenaikan status ada pada bulpur berturut-turut: Normal ke waspada, siaga, dan awas. - data harian 1983-2006, sering perlihtakan keaktifan amat panjang, sekitar 3 bulan. - data 170 th terakhir gempa Merapi-ku, sulit melihat adanya pelemahan kedepan bila sebelum "meleleh panjang". - yang 2.5 jt m3 saja 1994 menjalar hingga 7 km ke Boyong, kini malah "geger-boyo"(punggung buaya, gawir menutupi daerah selatan), telah ambrol, memperbesar kemungkinan lava akan ke selatan. - Data 170 juga hanya presentasi amat rendah di letusan "jum'at kliwon", Sloso Kliwon". Namun 70 % di minggu bulpur plus bulmat, 30 % di dua mingu lain. - Beberapa gunung (banyak gunung dari Aceh hingga Ijen (Banyuwangi, Jatim) aktif setelah dua minggu dari gempa Nias 2005. - Kebetulan, purnama depan ada di Senin, malem Selasa. Apa Selasa-nya adalah Seloso-Kliwon di 13 Juni 2006 ? - Ada 10 jt m3 lahar di lereng barat. Kalo kesenggol bisa ikut ambrol 12 km ke barat, atau barat daya. Semoga saja, andaikan BPPTK bilang untuk ngungsi kedepan, orang masih nurut. Salam, Maryanto. --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

