purnama penuh baru akan terjadi pada 10-11-12 juni mendatang, dimana juga
adalah waktu puasa sunnah utk para muslim.

salam,
syaiful


On 6/7/06, Leonard Lisapaly <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


Di Detik.com saya baca ada artikel mengenai guyonan bahwa Merapi meletus
saat
purnama, tapi belum bisa dibuktikan teorinya (Jangan2 ini guyonan teorinya
Pak Maryanto).

Salah satu penjelasan yang mungkin adalah ketika purnama, lempeng tektonik
di
sebelah utara batas subduksi terpengaruh oleh bulan alias terangkat. Ini
"memudahkan" proses gerak subduksi oleh lempeng di selatan yang memang
berada
di bawahnya dan meningkatkan seismisitas. Yang perlu dicek, dimana
lintasan
bulannya, apakah cenderung berada di utara batas subduksi atau random.

Barangkali teori Pak Maryanto benar juga.

LL


-----Original Message-----
From: Maryanto (Maryant) [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, June 08, 2006 10:52 AM
To: [email protected]; Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)
Subject: [iagi-net-l] RE: REDI Merapi

Semoga saja simbah dah ngungsi pagi tadi. Kinarjo, 4 km dari puncak.
Lava kini menjapai 5 km, bisa lebih di hari awal minggu purnama, Kamis,
8 Juni 2006. Minggu purnama mulai Purnama minus 3.25 hari. Atawa Kamis
jam 13:00. Pagi sering lebih kuat gayanya, atau keaktifannya.

Kini ada kawah baru, kearah selatan, mostly Kali Gendol. Selatan Merapi,
selama ini di tutupi geger boyo (punggung buaya), menjadi lebih tak
aman. Istemawa sekarang, lava keluar perhari di bandingkan selama 100 th
terakhir kini adalah 3 kali lipat. Kini 170 jt m3 perhari, dari
generalnya 60 jt m3 di erupsi. Hati-hati, atas possiblle "letusan" (eh
lelehan) panjang.

Kusertakan lagi prediksi Selasa lusa.

Wassalam,
Maryanto.


============
Jawa Tengah - DIY
Awan Panas Besar Sejauh 5 Km Lebih Hanguskan Hutan Kaliadem

YOGYAKARTA--MIOL: Awan panas besar dari Gunung Merapi (2.965 mdpl) yang
terjadi Kamis sekitar pukul 09.05 WIB teramati meluncur sejauh 5 km
lebih mengarah ke hulu Kali Gendol (lereng selatan) dan menghanguskan
sebagian kawasan hutan di utara Kaliadem di wilayah Kabupaten Sleman,

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Wartawan ANTARA yang berada di kawasan Kaliadem melaporkan, luncuran
awan panas dari puncak Merapi bergulung-gulung ke arah lereng selatan
dan menghanguskan sebagian hutan di utara Kaliadem.

Belum diketahui ada korban jiwa manusia atau tidak, karena biasanya
setiap pagi ada warga di kawasan kaki Merapi mencari rumput untuk pakan
ternak.

Panut, petugas di Pos Pengamatan Merapi di Kaliurang, Sleman, DIY ketika
dihubungi ANTARA menyebutkan, awan panas besar tersebut jarak luncurnya
belum diketahui pasti, tetapi diperkirakan lebih dari lima kilometer.

Pihaknya masih sibuk melaporkan kejadian awan panas itu ke Balai
Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK)
Yogyakarta.

Sebelumnya, dari Pos Kaliurang teramati dari pukul 00.00 WIB hingga
06.00 WIB terjadi lima kali awan panas dengan jarak luncur maksimum 3,5
km ke hulu Kali Krasak (lereng barat daya), satu kali dengan jarak
luncur 4,5 km ke hulu Kali Boyong (lereng selatan) serta 13 kali awan
panas berjarak luncur 3 km ke hulu Kali Gendol (lereng selatan).
(ant/OL-1)

====

-----Original Message-----
From: Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Maryanto (Maryant)
Sent: Tuesday, June 06, 2006 6:15 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [HAGI-Network] Gunung Merapi Terus Aktif Pasca Gempa Yogya

Dugaan penguatan aktifitas Merapi di bulan purnama "bulpur" nanti atas
sbb:
- ada gaya indogen yang terus naik, dan hanya berhenti( tak kelihatan
aktifitas Merapi) bila barusan "letusaan" besar.
- gaya bulan di minggu bulpur dan bulan mati "bulmat" tinggi, serta dua
minggu lainnya lemah, sesuai siklus muka laut terhadap bulan.
- data 3 bulan terakhir, selalu saja kenaikan status ada pada bulpur
berturut-turut: Normal ke waspada, siaga, dan awas.
- data harian 1983-2006, sering perlihtakan keaktifan amat panjang,
sekitar 3 bulan.
- data 170 th terakhir gempa Merapi-ku, sulit melihat adanya pelemahan
kedepan bila sebelum "meleleh panjang".
- yang 2.5 jt m3 saja 1994 menjalar hingga 7 km ke Boyong, kini malah
"geger-boyo"(punggung buaya, gawir menutupi daerah selatan), telah
ambrol, memperbesar kemungkinan lava akan ke selatan.
- Data 170 juga hanya presentasi amat rendah di letusan "jum'at kliwon",
Sloso Kliwon". Namun 70 % di minggu bulpur plus bulmat, 30 % di dua
mingu lain.
- Beberapa gunung (banyak gunung dari Aceh hingga Ijen (Banyuwangi,
Jatim) aktif setelah dua minggu dari gempa Nias 2005.
- Kebetulan, purnama depan ada di Senin, malem Selasa. Apa Selasa-nya
adalah Seloso-Kliwon di 13 Juni 2006 ?
- Ada 10 jt m3 lahar di lereng barat. Kalo kesenggol bisa ikut ambrol 12
km ke barat, atau barat daya.

Semoga saja, andaikan BPPTK bilang untuk ngungsi kedepan, orang masih
nurut.

Salam,
Maryanto.


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




--
Mohammad Syaiful - Explorationist
Mobile: 62-812-9372808
Email: [EMAIL PROTECTED]

Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
Head Office:
Jl. Tebet Barat Dalam III No.2-B Jakarta 12810 Indonesia
Phone: 62-21-8356276 Fax: 62-21-83784140
Email: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke