Pak Mino
  data electrical images Kujung bisanya memperlihatkan SHmax berarah NE-SW dan 
SHmin NW-SE (arah breakout) dan memang tampaknya dominan regim compresi/thrust. 
Kujung sendiri umumnya dapat dikategorikan Fractured Reservoir Type 2 
(kombinasi vugular dan fracture). Fracture tektonik yang terbuka umumnya 
sejajar SHmax. Namun arah2 pada Kujung di beberapa sumur  lainnya reservoirnya 
highly variable (fracture lebih dominan dari vugular dan sebaliknya) misalnya 
SHmaxnya malah N-S dan fracture dominant W-E..Jadi memang local control, 
drilling practice dan faktor lainnya memang patut dipertimbangkan..
   
  sgm
  --
  

Ben Sapiie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Memang masih banyak yang harus dipertanyakan dan yang harus dipetakan 
lagi...tetapi paling tidak sekarang sudah ada penjelasan2 yang bersifat 
rinci serta gambaran situasi geolologi dan beberapa diskusi yang menyakut 
mekanik. Dari data seismiknya sebenarnya saya malahan masih mempertanyakan 
ada atau tidak reefnya??? Fault juga banyak sekali dan beberapa memotong 
target Kunjung?? bahkan kemungkinan besar sekali memotong BJP-1. Statusnya 
sendiri belum jelas. Jika MW >>FP sangat memungkinkan berakibat pada Fault 
Reactivation yang bisa menimbulkan lost circulation yang berkelanjutan 
menjadi jalan untuk eruption diluar sumur. Saya akan sangat sulit 
membayangkan kalau Kujung Pressure << HP, terutama pada kedalaman 9000ft.

Kalau dilihat dari tectonics mungkin stress regime adalah thrust yaitu 
Shmax>Shmin>Sv dimana system stress sangat memungkinkan membentuk breakout 
karena penekanan pada lubang bor belum lagi ditambah overpressure dan 
pre-exisitng faults. Saya kira faktor2 ini harus kita masukan dalam 
equation failure sehingga dapat model yang maximum.

Anyway, next step IAGI team sudah punya banyak bahan untuk ditindak lanjuti 
supaya diskusi2 net ini bermanfaat.

Salam,

Ben Sapiie

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke