Mas Vicky,

Sebetulnya ada panduan yang dapat kita gunakan bersama mengenai pengelolaan dan pemanfaatan data EP (termasuk masalah konfidensiality-nya), yaitu KepDirjen Migas No. 108.K/075/DJM/1998 yang baru saja diperbaharui oleh Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.027 tahun 2006.

disitu berdasarkan jenisnya data dikelompokkan menjadi 4:
1. Data umum, yaitu data yang memberi identifikasi tentang data dasar, data olahan dan data interpretasi. 2. Data Dasar, yaitu data yang diperoleh dari kegiatan EP berupa hasil penyelidikan geologi, geofisika, geokimia, kegiatan pemboran dan produksi.
3. Data Olahan, merupakan data hasil olahan dari data dasar
4. Data Interpretasi, merupakan data hasil interpretasi dari data dasar dan atau data olahan

Juga dikelompokkan berdasarkan statusnya menjadi 3:
1. Data Tertutup, merupakan data yang diperoleh dari kegiatan EP yang belum terbuka untuk umum. 2. Data Terbuka, merupakan data yang diperoleh dari kegiatan EP yang terbuka untuk umum. 3. Data Aktif, data yang diperoleh dari kegiatan EP yang berada di wilayah aktif

Aturannya:
- Data Umum langsung berstatus Data Terbuka pada saat data tersebut dihasilkan - Data Dasar, berstatus Data Terbuka setelah 4 tahun dari saat data tersebut dihasilkan
- Data Olahan perlu waktu 6 tahun untuk menjadi terbuka
- Data Interpretasi perlu 8 tahun.

Nah, untuk data sumur: well info seperti koordinat, spudded date, completed date, total depth, dll merupakan data umum, yang artinya langsung boleh diakses umum, sedangkan data log (wirelines, down hole sensors, lithology, dll), perconto (core, fluida, gas, cutting), mud log, dll merupakan data dasar. Selanjutnya analisa petrofisika, analisa petrografi, analisa geokimia merupakan data olahan. Dan Interpreted log, completion log, final report, completion report merupakan data interpretasi.

Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat.

Salam,
YM





d




----- Original Message ----- From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, June 29, 2006 7:38 AM
Subject: [iagi-net-l] Mengapa susah mendapat info dari teman sebangsa ?-- was : Lumpur Porong, ADB, dan tim-tim-an


On 6/29/06, Ben Sapiie <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Abah, nuhun atas nasihatnya...
Hanya saya mempunyai kecenderungan menempatkan sisi scientific belakangan
kalau memang sudah dievaluasi dengan seksama dan keluar dgn sebuah
penjelasan yang konsisten kalau memang porsinya untuk masyarakat.  Kalau
kita diskusi disini semua bisa sembarang dan jeplak juga nggak maslah toh
untuk konsumsi kita. Hanya maksud saya masukan2 yang ada di diskusi disini
akan sangat baik dipakai sebagai data serta evaluasi gratis dari para
profesional. Jadi sebaiknya ditindak lanjuti dan dibuat semacam ringkasan
yang dapat mengarahkan pendapat-2 lebih tajam. Bahkan mungkin bisa dijadikan
lahan thesis S2 dan S3.


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] ---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke