>
  Mas Miko

  Ngomong ngomong diamond, saya jadi ingin tanya , karena di"pasaran"
  istilah ini sangat sering dipakai  , pertanyaan saya adalah :

  Apa bedanya  "real" diamond , russian diamond dan american diamond ?
  Yang saya tahu real diamond paling mahal , russian diamond (kalau sudah
  jadi setelan ya puluhan juta juga) , sedangkan american diamond sekitar
  ratusan ribu.Ini katanya lho.

  Terima kasih.

  Si-Abah

___________________________________________________________________________

  Pak Miko yang budiman,
>
> Menarik sekali info praktis seperti ini, supaya kita yang "ahli" geologi
> tidak ikut tertipu he  he  he  ...
>
> Kalau tidak berkeberatan, mungkin pak Miko bisa menerangkan sedikit
> padanan
> nama di kalangan gemstoners dengan nama "resmi" secara geologi (nama
> mineralnya)....
>
> kecubung =
> merah delima =
> mata kucing =
> dst...
>
> salam dan nuhun pisan,
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "miko" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: "IAGI" <[email protected]>
> Sent: Friday, June 30, 2006 8:44 AM
> Subject: [iagi-net-l] GEMS-LOVERS : HERKIMER DIAMOND
>
>
> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman,
>
> Untuk sekedar selingan penawar stress menghadapi musibah bencana alam yang
> beruntun menimpa saudara-saudara kita di tanah air tercinta , marilah mang
> Okim ajak Gems-Lovers mengenal apa yang disebut HERKIMER DIAMOND.
>
> Mang Okim mengenal Herkimer Diamond dalam kesempatan kunjungan ke Kota
> Hornell di New York State bulan Februari 2006 yang lalu ( itu lho, waktu
> mang Okim  training Gubernur Rotary  !!! ). Di satu keluarga yang menjamu
> mang Okim dan neng Ai, nyonya rumah menunjukkan sepotong batu sebesar
> kepelan anak kecil yang mengandung kristal-kristal mini yang bening
> sekali.
> Nyonya rumah cerita bahwa batu tersebut sangat populer di kalangan
> masyarakat setempat dan wisatawan dan dinamakan Herkimer Diamond.
>
> Quick look mang Okim menyimpulkan bahwa batuan tersebut tak lain hanyalah
> sekedar batu pasir gampingan yang mengandung rongga-rongga  ( vugs ) yang
> permukaannya tertutup oleh kristal-kristal kuarsa bening yang berkilauan
> seperti berlian ( drusy quartz ). Di negeri kita, batuan seperti itu
> sangat
> berjibun dan sering disebut sebagai batu gula pasir . Dan believe it or
> not,
> tak sedikit orang yang datang ke mang Okim memeriksakan  batu jenis gula
> pasir tersebut. Mereka mengiranya batu intan atau berlian muda ( harga
> belinya pastilah cukup aduhai ).
>
> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman,
>
> Sesuai dengan namanya, Herkimer Diamond  ditemukan di Herkimer County ,
> New
> York State. Batuan ini betul-betul sangat populer dan dikenal luas oleh
> penduduk setempat sejak ratusan tahun yang lalu.  Pak A.B.Crim, seorang
> penduduk Middleville, NY, sampai punya koleksi sebanyak 14.000 potong.
> Koleksinya tersebut menarik perhatian yang sangat luar biasa ketika
> dipamerkan di Chicago tahun 1893 ( dalam  kesempatan World's Columbian
> Exposition ).
>
> Herkimer Diamond banyak juga ditemukan dalam bentuk kristal-kristal lepas.
> Bentuknya ada yang kristal tunggal atau double terminated. Inklusi yang
> terkandung di dalamnya sering berupa kalsit, lignit, atau air formasi (
> fluid inclusion ). Ukuran  kristalnya betul-betul mini dan seragam. Konon
> satu ons Herkimer Diamond berisi sampai 100.000 kristal kuarsa !!!
>
> Kini mang Okim akan cerita tentang cara membedakan Herkimer Diamond dengan
> intan atau berlian. Yang pertama tentu kekerasannya yang hanya 7 skala
> Mohs
> ( intan 10 ! ). Kemudian berat jenisnya yang hanya 2,65 ( intan 3,5 ).
> Kalau rekan-rekan punya larutan methylene iodite, maka ia akan ngapung di
> dalamnya ( intan tenggelam ). Dan seperti halnya kuarsa,  Herkimer Diamond
> punya sifat double refracting sedangkan intan single refracting.
>
> Nah, itu dulu ya cerita selingan mang Okim. Semoga rekan-rekan Gems-Lovers
> yang ada kesempatan ke New York State tak bengong kalau mendengar nama
> Herkimer Diamond. Nanti kan bisa cerita ke orang-orang di sana, pasti
> tambah
> bobot deeh.
>
> Selamat ber week-end ria, salam batumulia, mang Okim.
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke