ide yg bagus mas heru... diasumsikan aja titik2 yg berpotensial untuk crack. jd kita bisa ramalkan waktu tercepat gelombang tsunamin tiba ke pesisir pantai.
-ritchie On 7/18/06, Wayan Ismara Heru Young <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
pak Awang, dari tulisan bapak apa bisa saya simpulkan seperti ini: gempa yg dihasilkan oleh sesar naik cenderung lebih kuat di banding gempa akibat sesar turun, sehingga kemungkinan membentuk tsunami lebih besar. atau memang ada sesuatu lain dari sesar naik yang lebih memungkinkan membentuk tsunami? mengenai simulasi gelombang tsunami yang di kirimkan pak Andreas, mengapa tidak dibuat beberapa simulasi sepanjang jalur subduksi, dan di sebarkan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat pesisir luar (pesisir SW sumatra dan S jawa-ntt) mengenai apa yang mungkin mereka akan hadapi jika terjadi gempa dan berapa lama waktu yang mereka punya untuk evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.. ini juga bisa menjadi bahan untuk mengelola mitigasi tsunami, untuk merancang jalur evakuasi, atau menentukan tempat2 yang aman untuk berlindung (cukup tinggi, dan tidak terlalu jauh).. .heru. [EMAIL PROTECTED] wrote: Lebih OK kalau simulasinya sebelum terjadi gempa… *Best regards* Andreas Yudha Sugiyanto ------------------------------ How low will we go? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates. <http://us.rd.yahoo.com/mail_us/taglines/postman8/*http://us.rd.yahoo.com/evt=39663/*http://voice.yahoo.com>

