YEP !!!
Stuju mas Amir. Nanti lama-lama kayak yg dibilang Latip, masayarakat
munek muntah sendiri. Seperti yg dituliskan olehkan oleh Irwan Meilano
di blognya tentang House reinforcement.
Ijin aku cuplik ya Wan

--- start quote --
Surprisingly......., hampir semua mahasiswa, kecuali beberapa mhs
arsitektur, menolak program ini. Mhs dengan background social sciences
(tata kota) beranggapan bahwa program ini hanya pemboroson. No one
knows when the earthquake will come. In fact they been told about
Tokai Jishin, since they were elementry student, and the earthquake
never come. Mereka sudah merasa cukup dijejali informasi mengenai akan
datang gempa, hazard map and evacuation scenario. Intinya mereka sudah
muak (kekenyangan) dengan informasi mengenai persiapan gempa.. karena
ada dimana-mana.  
House reinforcement is too much .....they said!!!
====

Ini komentar orang Jepang looh ... !
Lah wong Indonesia ... lagi seneng-senengnya mencari info ... :)

RDP

On 7/26/06, Amir Al Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Biarlah bersimpang-siur pendapat ahli kebumian...
Seperti simpang siur pendapat ahli ekonomi tentang kondisi ekonomi ...
Belum lagi simpang siur ahli politik...

Tapi kalo ahli ekonomi ngomongin plate tectonic..
Atau ahli politik ngomongin ekonomi ..
Perlu diwaspadai..

salam

Kirim email ke