Dari seismic kelihatan shelf break nya gak ? Posisi well ini ada di landward atau seaward shelf break? Buat saya pribadi sih, sand shale pattern belum bisa jadi pegangan bahwa itu deep water sediment. Lha wong di fluvio-lacustrine aja banyak didapat sand package terbungkus shale yang cukup tebal koq.... Soal salah kaprahnya anggapan turbidite = endapan laut dalam, teman2 yang lain sudah banyak yang membahas. Cheers Oki
[EMAIL PROTECTED] wrote: yang saya maksud pattern logs itu 250 m pure shale 60 m clean sand 250 m pure shale Jadi saya pribadi agak sulit menyatakan itu bukan turbidite deep water , tapi biostrat menyatakan itu shelf. Tapi kalau bukan deep water apa iya ada turbidite setebal itu di shelf..? atau malah mungkin bukan turbidit ? stack channel biasa saja...? Ada SWC , tapi apa yang bisa kita lihat dari SWC untuk membedakan apakah itu turbidit atau bukan...? Mungkin ada yang punya kasus / paper yang membahas kemungkinan adanya turbidit yang tebal di shelf...? Paling enak memang punya core :- (( Regards Kartiko-Samodro Telp : 3852 "Andang Bachtiar" t.id> cc: Subject: Re: [iagi-net-l] Endapan turbidit tebal lebih 20 m di shelf 27/07/2006 12:39 PM Please respond to iagi-net Ferdi,... Saya paling penasaran kalau ada yang mengatakan "pattern log menunjukkan endapan turbidit", ... Yang seperti apa sich, pattern lognya endapan turbidit? Dalam kaitannya dg sedimentologi, yang bisa dibaca dari pattern log menurut pengetahuan saya hanya: ketebalan, shale & non-shale, degree of interbedding relatif terhadap ketebalan, menghalus keatas, mengkasar ke atas, dan/atau blocky, transition atau sharp contact...... Dan pola-pola yang dihasilkan oleh kombinasi berbagai karakter log seperti yang tersebut di atas dapat dijumpai baik di endapan arus traksi maupun endapan arus turbid.. "Log pattern alone" akan sangat sulit menghasilkan interpretasi yang valid ttg mekanisme pengendapan (turbid vs traksi) Ketika anda melihat selang-seling shale-nonshale setebal 20 meter dengan frekwensi perselingan tiap 30-50 cm dengan kontak tiap perselingan yang tegas (sharp), selain secara konvensional disebutkan sebagai classical turbidit (flysch), bisa jadi itu juga merupakan endapan dataran banjir sungai, dimana terjadi perselingan antara arus traksi dan arus turbid dalam mekanisme transport & pengendapannya; bisa juga pola itu diinterpretasikan sebagai endapan selang-seling pasang-surut, atau yang lebih ekstrim lagi endapan lakustrin (algal bloom/wet - clastic/dry)..... Kunci diskriminan interpretasi utamanya sebenarnya terletak pada pengetahuan anda tentang apa yang ada di atas, di bawah, dan di samping menyamping dari benda (log) 20 meter yang anda interpretasikan tsb, karena dalam hal ini kemungkinan besar anda tidak punya kemewahan untuk mendapatkan core/side-wall core langsung dari section tsb. Kalau ada core-sidewall core-nya, maka semuanya menjadi jelas: BACK TO BASIC, LOOK AT ROCK..... Anda bisa memeriksa tekstur, struktur, dan mineralogi batuan tsb (yg tidak direpresentasikan dalam conventional log ==kecuali beberapa di FMI==), sehingga anda bisa sampai pada kesimpulan apakah barang tersebut adalah turbidit atau endapan arus traksi. Nah, sekarang balik (atau terus) ke pertanyaan anda berikutnya:... Seandainya anda sudah yakin dari "advanced pattern log interpretation" (tentunya dengan mengkombinasikannya dg pengetahuan stratigrafi/sedimentologi atas-bawah, sampingnya) bahwa si 20-m section tsb adalah endapan turbidit ...... dan kemudian anda kombinasikan dengan info data biostrat menunjukkan barang tersebut adalah endapan shelf (walaupun masih ada juga "escape clause" berupa possibility reworking).... sebenarnya tidaklah terlalu aneh kalau kita dapatkan arus turbid di daerah shelf, apabila kita sadar bahwa arus turbid sebenarnya adalah arus dimana butiran yang tertransport berada dalam posisi tercampur aduk / mengambang / melayang di dalam massa fluida (in opposed to bedform migration: rolling, saltation, creeping dsb yang merupakan ciri arus traksi)...... STORM dan TSUNAMI bisa mencampur adukkan butiran dalam fluida(air)... selain itu adanya ketidak-stabilan dasar laut yang dipicu oleh pergerakan karena patahan-patahan di shelf, ataupun diapirism di bawah permukaan (terutama di daerah delta), bisa juga menyebabkan terjadi "sloping-condition" yang akhirnya memicu gravity-derived flow yang merupakan IBU-nya arus turbid...... Terus,... apa bisa dia setebal 20 meter?? Apakah storm, tsunami, ataupun relief sloping anomaly di shelf bisa menghasilkan endapan turbid 20 meter? Bisa saja..... Nah, disinilah anda juga harus mulai memperhitungkan basin-history secara keseluruhan, paleo-climate, paleo-geography, dsb.... Apakah mungkin ada storm yang sedemikian katastrofiknya shg bisa mengaduk2 massa air bercampur dengan bottom sedimen sampai membuat kolom massa turbid setebal 20 meter? Apakah event spt itu dimungkinkan dalam cekungan anda? Apakah mungkin ada tsunami disana? (Delta Mahakam?? Hmmm... Less Likely).... Kalau begitu: bagaimana dengan trigger dari patahan2 di subsurface yang menyobek2 shelf? Bisakah mereka menciptakan relief cukup besar sedemikian rupa sehingga menimbulkan lonsoran yang mengendapkan massa turbid setebal 20 meter??..... Nah, soal "apa nama dari lingkungan pengendapan yang macem begitu" di shelf??? Anda bisa kasi nama apapun juga!!! Apalah artinya nama,... sejauh anda bisa menjelaskan esensi proses sedimentasinya,... namanya bisa apa saja: shelf sand, storm-sand, storm-induced turbidite shelf sand, fault-induced turbidite shelf sand, offshore turbidite sand,..... whatever.... Semoga bisa mencerahkan (dan membuka diskusi lebih lanjut) Andang Bachtiar "penggemar sedimentologi" ----- Original Message ----- From: To: Sent: Thursday, July 27, 2006 9:57 AM Subject: [iagi-net-l] Endapan turbidit tebal lebih 20 m di shelf > Mau nanya geologi lagi ah.... > > Saya ada kasus, kalau melihat pattern logsnya menunjukkan endapan turbidit > tapi dari biostratnya (dengan uncertainity tertentu juga ) menunjukan > bahwa > endapan tersebut merupakan endapan shelf (apa kemungkinan reworks..?) > Mungkin ada rekan yang pernah menemukan adanya endapan turbidit di shelf ( > bukan laut dalam ) yang tebalnya lebih dari 20 m...? > Setahu saya untuk dapat mengendapan turbidit yang cukup tebal dibutuhkan > kedalaman yang cukup dalam juga, nah apa mungkin ada endapan sand > dalam sistem turbidit di shelf yang bisa cukup tebal...? > > Regards > > Kartiko-Samodro > Telp : 3852 > > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.

