RDP,
Anda betul juga. Jangankan mereka-2 yang pendidikannya rendah, kita-2 juga
sering mbregudul (keras kepala) pada pendapat sendiri, tidak mau
mendengarkan orang lain. Ada pengalaman saya dengan seorang rekan professor
senior yang meragukan hasil radiometric dating karena lebih percaya pada
faunal dating bilang: absolute dating itu bisa absolutely wrong dan
absolutely right??? Meskipun agak bercanda tapi saya merasa sedikit
tersinggung juga karena banyak data dalam desertasi saya adalah K/Ar dating
pada batuan lava yang saya lakukan dengan susah payah. Memang ada banyak
kendala dalam radiometric dating, kita harus mampu menilai hasil analisa
apakah valid atau meragukan bahkan rejected.
Salam,
Yatno
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Sunday, July 23, 2006 10:26 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] ledakan niklir????
On 7/25/06, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya tidak bermaksud minta pencerahan karena sudah banyak dibahas
sebelumnya.
Saya hanya prihatin pada penyebar isu ledakan nuklir itu, bisa menyulut
kebencian kepada negara tertentu. Waktu itu saya tidak berani jawab
karena
kawatir akan dicap pro negara tertentu, karena orang yang bicara itu
bernada
emosional.
Salam,
Yatno
Pak Yatno sebenernya cara berpikir manusia itu berdasarkan pengalaman
atau lebih tepat tergantung dari pemahaman sebelumnya dalam bahasa
edukasi disebut "prerequisite", dulu wektu kuliah saja juga punya
syarat prereq sebelum mengambil matakuliah tertentu. Saya juga kadang
menerjemahkannya sebagai "pra-paham". Pemahaman yg sudah ada.
Nah masayarakat berpikir berdasarkan semua gejala yg diketahuinya dan
dilihatnya.
- Ada getaran
- Ada suara ledakan
- Ada bola api
Anak kecil yg barusan melihat sebuah bom meledak langsung menyatakan
wak seperti mercon, tapi bagi yg sudah SMA tahu besarnya getaran akan
menyatakan is a BOMB ! Kalau getarannya saja segitu pasti bukan bom
biasa ... itu hanya NUKLIR !
Tidak ada yang salah cara pemikiran itu, itu runtut berpikir yang
tepat sesuai pemahamannanya. Namun karena mereka tidak tahu pra-paham
lain, tidak punya "pre-requisite" seperti ahli kebumian. maka
pemahaman yang selanjutnya tersebut menjadi dianggap kebenaran.
Nah salah satu tugas geologi (mnurut saya) menjelaskan sesuai dengan
kaidah keilmuan yg dimilki, saya juga ndak tahu bagaimana tugas ini
muncul dan dibebankan wong ga ada aturannya juga :(.
Pemahaman baru akan muncul seandainya ada pikiran "terbuka". Lah iaya
kan, walopun saya berbusa-busa menjelaskan kalau mereka "kekeuh" ndak
mau menerima "ilmu baru" ya tetep aja mereka meyakini itu sebagai
kebenaran buat dia.
Soal kebencian terhadap negara lain, aku rasa juga sama halnya dengan
"pra-paham" serta pengalaman (experience) yang mereka dapatkan, baik
pendengaran melalui pembicaraan orang lain, atau berita TV, media,
ngobrol dll. Dan ini juga tidak mudah merubah cara pandangnya terhadap
negara lain, pihak lain.
Emosional itu sudah menunjukkan bagaimana sulitnya mengajak berpikiran
terbuka. Karena enggan merubah carapandang terhadap sesuatu yg pernah
diketahuinya. Pada dasarnya manusia itu enggan berubah ya ... pro
statusquo ... upst !
rdp
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to:
[EMAIL PROTECTED] ---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.4/402 - Release Date: 7/27/2006
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------