Ya, Sukowati tidak bermain di Kujung I (Prupuh) seperti di Banyu Urip
dan Jambaran. Sukowati, seperti juga Lapangan Mudi, bermain di Tuban
carbonates (Mudi carbonates) yang umur mutlaknya sekitar 16 Ma (ujung
Burdigalian). Prupuh adalah di sekitar 22 Ma (Aquitanian). 

Berdasarkan stratigrafi Jawa Timur terbaru [yang sudah dikontrol dengan
umur2 mutlak Sr isotop dan menggunakan geologic time scale terbaru
(Gradstein et al., 2004)] ujung umur Kujung ada di 20 Ma, maka kalau ada
umur karbonat lebih muda dari 20 Ma, maka itu bukan Kujung, tetapi
Tuban, atau Rancak kalau di offshore East Java. 

Umur2 terbaru dari Sr isotop ini membenarkan konsep bahwa perkembangan
karbonat pinnacle di offshore isolated carbonate East Cepu High terjadi
secara backstepping dari BD ke TL sejalan dengan miringnya/tenggelamnya
high ini ke BD, maka dari Cendana ke Banyu Urip ke Jambaran ke Sukowati
(BD-TL) reefnya makin tinggi dan makin muda. 

Sr stratigraphy banyak membuka wawasan baru karbonat2 Paleogen di Jawa
Timur.

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Sunday, July 30, 2006 2:53 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Kurang Data Formasi Kujung

----deleted 
  
  Tetapi, Sukowati mungkin bukan main di Kujung, ia main di Tuban
carbonates, yang sama dengan Mudi Field, ada data terbaru strontium
isotop tentang hal ini, Tuban carbonates lebih muda dari Kujung I reef.
   
  salam,
  awang

oki musakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Jeruk....sempurna...?
Gak salah nih? berapa sidetrack yang mesti 'dibuang' sebelum ahirnya
bisa tembus dan mengetes sang Kujung. 

Menurut saya, yang paling mulus menaklukkan Kujung itu ya geng nya
Kodeco yang sudah punya puluhan (?) sumur produksi dari formasi yang
kira-kira seumur kujung tanpa pakai ribut-ribut....

Cheers
Oki

Rovicky Dwi Putrohari wrote:
Minggu, 30 Juli 2006,
Kurang Data Formasi Kujung


Di Indonesia, yang berhasil sempurna menggunakan formasi kujung adalah
Medco Energy di lapangan Jeruk, Sampang, Madura. "Formasi kujung
memang banyak ditemukan di Jawa. Terutama sebagian besar Jatim,
Jateng, dan Selat Madura," katanya.




---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke