Benar Oki, Jeruk yang tadinya "manis telah menjadi masam dan malah makan oyong 
pula (he..he..)". Jeruk-2 jadi salah satu sumur yang paling mahal di Indonesia 
karena problem teknis dengan fondasi "cakar ayam" (alias satu lubang di atas 
dan masuk ke Kujung dengan banyak lubang sidetrack). Kasihan Oyong yang kecil 
mesti menanggung biaya Jeruk. 
   
  Benar juga Oki, Kodeco-lah yang paling sukses mengerjakan Kujung, sukses 
secara mekanik, sukses juga secara success ratio (SR > 85 % untuk lima tahun 
terakhir ini).
   
  Tetapi, Sukowati mungkin bukan main di Kujung, ia main di Tuban carbonates, 
yang sama dengan Mudi Field, ada data terbaru strontium isotop tentang hal ini, 
Tuban carbonates lebih muda dari Kujung I reef.
   
  salam,
  awang

oki musakti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Jeruk....sempurna...?
Gak salah nih? berapa sidetrack yang mesti 'dibuang' sebelum ahirnya bisa 
tembus dan mengetes sang Kujung. 

Menurut saya, yang paling mulus menaklukkan Kujung itu ya geng nya Kodeco yang 
sudah punya puluhan (?) sumur produksi dari formasi yang kira-kira seumur 
kujung tanpa pakai ribut-ribut....

Cheers
Oki

Rovicky Dwi Putrohari wrote:
Minggu, 30 Juli 2006,
Kurang Data Formasi Kujung


Di Indonesia, yang berhasil sempurna menggunakan formasi kujung adalah
Medco Energy di lapangan Jeruk, Sampang, Madura. "Formasi kujung
memang banyak ditemukan di Jawa. Terutama sebagian besar Jatim,
Jateng, dan Selat Madura," katanya.




---------------------------------
Do you Yahoo!?
Get on board. You're invited to try the new Yahoo! Mail Beta.

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke