Men temen, Back to basic dulu ah..
Kebetulan lagi baca-baca bukunya Billing...ingat jaman sekolah dulu he..he Kalau kita melihat model suatu lipatan dan struktur retakan asosiasinya, maka disekitar crestalnya akan banyak dijumpai retakan-retakan/joint terbuka (gash fracture). Umumnya semakin kearah flank, maka frekuensi retakan tersebut akan berkurang. Ada yang pernah mengukur secara kuantitatif (berdasarkan data outcrop aja) ndak ya? Misalnya: * Untuk antiklin symetri / asymetri, dengan panjang axial line 10 km, plunging, dip di flank moderate, terbentuk karena kompresi atau mungkin juga karena berasosiasi dg wrench faulting, litologi napalan, etc. * Di sekitar crestal, maka dip mendekati 0, panjang gash fracture sekitar xx meter, frekuensi xx fracture per 100 m2...dst..opening rata-rata xx mm..etc.. * Jarak 500 m dari crestal, frekuensi fracture menjadi xx fracture per 100 m2...dst... Atau mungkin pernah ada yang bikin thesis dengan special discussion mengenai hal tersebut? Kalau yang dari ex Jogjakartensis, mungkin ada yang pernah jalan-jalan disekitar Piyungan, Candi Boko dan sekitarnya, kali-kali ada yang pernah mengamati hal tsb? Bambang ---------------------------------------------------------------------- This e-mail, including any attached files, may contain confidential and privileged information for the sole use of the intended recipient. Any review, use, distribution, or disclosure by others is strictly prohibited. If you are not the intended recipient (or authorized to receive information for the intended recipient), please contact the sender by reply e-mail and delete all copies of this message.

