Mas Ferdi,

Kalau hanya sekedar membedakan jenis fosil apakah plankton, benthonic
atau coral, saya kira tidak terlalu sulit. Kalau untuk detail atau
dengan tujuan lain yg lebih penting (misalnya utk kepentingan
meminimalisasi  drilling hazard) yg ujung-ujung nya ke rig cost mungkin
kita perlu 'on-site biostratigraphy analyses' seperti yg pernah
dilakukan oleh BG dan Arco di Irian. 

Klasifikasi Dunham saya kira (setahu saya) sangat umum digunakan dalam
pendiskripsian carbonate dari mulai mudstone, wackstone, packstone,
grainstone sampai boundstone. Memang antara geologist yg satu dg yg lain
akan berbeda dan ini sangat subjective dan sifatnya kualitatif mengingat
yg kita lihat adalah cuttings bukan sample yg berupa bongkahan. 
Demikian juga dg porosity nya sifatnya sangat kualitatif. Biasanya kita
sebutkan type dari porositynya (intercrystalline, oolitic, itergranular,
fracture, vuggy, fossiliferous etc..). Untuk yg tidak pernah deal dg
carbonate mungkin awalnya agak sedikit bingung membedakan pd cuttings,
tapi semua juga perlu belajar dan pembiasaan..semua pasti akan bisa.

Untk pengambilan core (penentuan coring point) di lapangan adalah mutlak
tanggung jawab si wsg. Disinilah "kesaktian" wsg diuji dlm hal korelasi
(dg off-set wells kalo ada) dan interpretasi berdasarkan cutting yg kita
teliti (tentu juga selalu colaborate dg ops geol di kantor). 

Demikian mas Ferdi, sekedar tulisan dr saya, kalo ada yg lebih expert
silahken dilengkapi.

Masalah kriteria yg diminta biarin aja mas...bebas kok ....pembeli
adalah raja ..begitu kira-kira.

Salam
suryo

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Wednesday, August 09, 2006 7:06 AM
To: [email protected]
Cc: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Carbonate Experienced Wellsite Geologist

Bukankah kalau masalah fossil / umur/ lingkungan pengendapan dsb
dihandle oleh paleontologist yang kadang harus naik ker rig juga....?
Untuk klasifikasi dunham dsb...apa iya bisa cuma dari cutting yang
dilihat ...? Begitu juga dengan texture dan porosity apa bisa cuma  dari
cutting..?

Untuk pengambilan core dsb, apa iya cuma wsg yang harus memutuskan di
lapangan...?
Kalau ada seismic, kan bisa diplanning intermediate logging / checkshot
sebelum masuk ke karbonat yang mau dicore....

seperti kata Om Amir...
kalau kriteria wsgnya harus bisa paleontologist, seismic interpretation,
carbonate sedimentologist...ya repot  :-))

Jadi inget ada company yang nyari assisten geologist yang kudu bisa
modelling, seismic, petrophysic, sedimentologist dsb...yang akhirnya
emang enggak dapat.

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke