Atas nama panitia Int. Symposium on Georesources and Geological
Engineering,
kami sampaikan ucapan banyak terima kasih atas perhatian, partisipasi dan
dukungannya selama symposium berlangsung. Tanpa dukungan dari Bapak dan
Wakil dari IAGI, symposium ini tidak akan sukses seperti yang diharapkan.
Alahamdulillah, symposium telah berjalan dengan lancar dengan dihadiri
lebih
dari 120 peserta dari 15 negara (USA, UK, Australia, Austria, India,
Jepang,
dan beberapa negara Asia lainnya). Dan saat simposium telah berhasil
disusun
action plan untuk program riset dan edukasi kebencanaan geologi yang akan
didukung oleh Chevron, Newmont, Int Geoscience Education Organization
(IGEO), California Earthquake Safety Comission, JICA, Kyushu University,
Kyoto University, Hokkaido University, Pusat Volkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi dan ITB, BPPTK dan BMG.
Program riset sudah mulai jalan begitu symposium selesai, dan sekarang
kami
masih terus melanjutkan diskusi-diskusi dan analisis untuk lebih
mendetailkan secara teknik kegiatan-kegiatan ke depan. Diskusi
(koordinasi)
program riset dan edukasi secara lebih detail dengan British Council akan
dilakukan akhir Agustus nanti, kemudian berikutnya dengan JICA dan group
Jepang akan dilaksanakan di Fukuoka pertengahan September nanti, juga
dengan
Int. Geoscience Education Organization (dengan EU group) akan
dilaksanakan
di Di Bayreuth Jerman 18 - 21 Sept. nanti.
Sementara itu Group dari USA merencanakan akan menyelenggarakan meeting
di
California bulan Desember nanti dan program yang saat ini sedang kami
siapkan akan dijadikan sebagai salah satu isu. Jadi memang khusus untuk
program ini kami akan memulai secara agak mendetail untuk menyelesaikan
pilot case di Yogyakarta dulu (target khusus tahun ini), dan nantinya
dikembangkan untuk wilayah Jawa Tengah/ Jawa, kemudian baru Indonesia
secara
nasional. Dalam program ini kami sengaja melibatkan banyak group untuk
saling menunjang dan melengkapi (tidak untuk saling berkompetisi).
Disiplin ilmu yang terlibat dalam aktivitas ini tidak hanya Geologi saja,
namun juga Geofisika, Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, dan Psikologi
Sosial.
Target awal dari riset ini adalah studi Yogyakarta Basin dan development
of
multi hazard micro zonation in Bantul-Yogya-Sleman-Klaten. Hasil studi
awal
ini akan dijadikan sumbangan untuk mendukung Disaster Management Program
dan
Penyempurnaan Rencana Tata Ruang di Wilayah Yogyakarta dan Klaten. Selain
itu juga akan dihasilkan design program and material for public
education,
yang diharapkan implementasikan dapat dilakukan di th 2007 nanti.
Demikian laporan kami secara singkat, untuk mohon diketahui dan mendapat
dukungan.
Mohon doa restu.
Salam,
Assoc. Prof. Dr. Dwikorita Karnawati
Head of Geological Engineering Department
Gadjah Mada University
Host Institution of Asean University Network/SEED Net
Jl. Grafika no. 2 Bulaksumur, Yogyakarta 55281
INDONESIA
Phone : 62 274 513 668
Fax : 62 274 513 668/ 62 274 883 919
email : [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
www.geologi.ugm.ac.id
----- Original Message -----
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: "Minarwan" <[EMAIL PROTECTED]>; "HAGI-Net" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, August 10, 2006 8:28 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Bertanya
Sewaktu mengikuti simposium di Jogja kemarin ada salah satu pembicara
kunci
yg bercerita tentang pendidikan kebumian. Panel diskusi berjudul
"Challenge
and strategy on geological engineering education enhancement" di
moderasi:
Dwikorita Karnawati.
Yang saya catat : dalam pendidikan kebumian secara umum (tidak hanya
university) tetapi juga sekolah menengah bahkan pendidikan dasar sangat
disarankan mengajarkan ilmu Plate Tectonic.
Teori plate tectonic ini sudah merambah hanpir semua ilmu pengetahuan,
termasuk biologi (evolusi, harus mengerti tentang apungan
'berkelana'-nya
benua-benua lintas lintang iklim dan interaksi dengan benua lain), ilmu
engineering konstruksi (bangunan tahan gempa, termasuk di laut), ilmu
arkeologi, bahkan hukum dan teritorian sebuah negara.
Jadi sangat diperlukan sebuah metode mengajar teori plate tektonik
secara
dini. Bagaimana menjelaskan dasar-dasar plate tektonik kepada anak SD.
Secara pedagogik (ilmu mengajar) tentunya diperlukan ide-ide rekan-rekan
kebumian utk membuat metode mengajar yg dengan "mudah" akan dimengerti
dengan 'benar".
Salam
rdp
On 8/10/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Tetapi, pertanyaan seperti ini sangat wajar diajukan oleh kalangan
non-geologist yang mendapatkan pengetahuan geologi tidak utuh dan tidak
berkesinambungan.
Katakanlah mereka mendapatkan pemahamannya dari media2, di situ diulas
tentang plate tectonics untuk menjelaskan fenomena kejadian gempa.
Tetapi, hanya segmen di sekitar pusat gempa yang diperlihatkan (misal
sekitar Sumatra dan Jawa), maka bisa saja opini publik - oh di
Kalimantan tak ada plate tectonics-nya.
Menurut sebuah buku, saat teori "bigbang" sebagai awal sejarah Alam
Semesta baru dikemukakan, seseorang bertanya : Apa yang terjadi sebelum
bigbang ? Jawabannya : Tuhan sedang membuat neraka buat orang yang
bertanya seperti itu ! Lho ?!
Bukan pertanyaannya yang bikin bingung, penjelasannya yang tak utuh.
Ini
tantangan kita.
Salam,
Awang
-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, August 09, 2006 5:45 PM
To: Minarwan; [email protected]; HAGI-Net
Subject: [iagi-net-l] Re: Bertanya
Kemarin ada yg tanya ttg kegempaan kalimantan.
"mas Vicky, kenapa Kalimantan tidak banyak gempanya. Apakah disana
tidak
ada
plate tektoniknya? terus plate tektonik yg di Aceh itu sudah bergerak
sampai
ke Jogja. Apakah nantinya juga sampai di Bali ?"
mampus aku ... ternyata penjelasan kita belum sampai diujung bawanya
...
sama sekali.
Duh ... kojurr !!!!
rdp
On 8/9/06, Minarwan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bertanya itu ternyata enggak gampang yah.
> Aku baru ngeh betul kalau ada orang yang bertanya tapi pertanyaannya
> beneran bikin bingung orang yang ditanyai. Apa yang ia tanyakan?
>
> Mungkin dulu aku juga getu :)
>
> Min
>
> --
> "The nail that sticks out gets hammered..."
> My blog at: http://desaguadero.blogspot.com
>
--
http://rovicky.wordpress.com/
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
--
http://rovicky.wordpress.com/
--------------------------------------------------------------------------------
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.1.394 / Virus Database: 268.10.8/396 - Release Date: 8/8/2006
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------