Mas Agus, Teman Mas Agus meminum air dari LUSI? Artinya teman Mas Agus minum air dg salinitas 14,500 Cl- ? itu sama saja dg minum air laut lho.
A R I E F B U D I M A N Pertamina - Eksplorasi Sumatra Phone : (021) 350 2150 ext.1782 Mobile : 0813 1770 4257 / (021) 70 23 73 63 -----Original Message----- From: Agus Hendratno [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Thursday, August 24, 2006 10:23 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Logam berat di Porong, geologist minum air LUSI Kalau data-data kimia lumpur dan kimia air sungai di Porong (sebelum dicampur dengan LUSI / Lumpur Sidoarjo), bisa menghubungi geologist-nya Lapindo. Saya dapat informasi : Air Sungai Porong itu malah lebih pollutan. Kamarin, ada teman geologist (dari UGM), minum air yang bercampur dengan Lumpur Panas itu (lumpurnya sudah mengendap, air ekstrak dari LUSI (lokasinya di pinggir jalan tol) di minum karena haus (bawa botol air minum dalam kemasan habis, di tengah oro-oro lumpur sidoarjo). Air LUSI diminum teman saya, tanggal 16 Juni 2006, sampai sekarang, yaa...sehat-sehat saja tuh. Kalau urusan ada Hg di Porong itu dimana yaa., sampling diambil dimana yaa.. Saya kemarin yaa, iseng saja. LUSI saya masukkan ke botol Aqua, saya kocok. Lalu saya diamkan, beberapa saat di mobil, lalu saya lihat lagi, koq cepat sekali lumpur tersebut mengendap,dan air bening di atasnya. Nah, pemandangan yang sederhana ini dan air LUSI yang diminum teman saya itu, kira-kira interpretasi saya : LUSI dibuang ke laut dan selat madura, lumpurnya akan cepat sekali mengendap dan airnya secara suspended menyatu dengan air laut, dan tidak terlalu signifikan untuk kekhawatiran pencemaran laut. Toh saat ini selat madura sudah tercemar dari aliran K.Porong melalui delta K.Porong. Delta K.Porong dan juga Delta K.Brantas, juga mensuplai lumpur ke arah selat madura, sedimentasinya juga cepat. Memang semua ini perlu dilakukan secara kuantitatif. Nah, tapi saat melakukan uji kuantitatif aman tidaknya LUSI dibuang ke Laut; volume lumpur yang keluar terus membludak dan berbahaya. Nah, menggunakan tafsiran yang kualitatif dan komparatif saja, gimana. Mau menyelamatkan warga (nyawa, jiwa, budaya manusia, sosial ekonomi) atau juga ekosistem laut / delta Porong. Semua solusi saat ini taruhlah sebagai solusi yang TERBURUK. Nah, tentunya harus ada SOLUSI Yang TERBAIK diantara YANG TERBURUK itu. Seleksi alam atau proses alam tersebut, pasti akan mencari solusinya sendiri. Perilaku Alam selalu LEBIH BIJAK daripada kekhawatiran kita selama ini, jika melihat kondisi alam dan lingkungan akhir-akhir ini. Tabik... Agus Hendratno (GEOLOGI UGM / Penda IAGI DIY-Jateng) --- Bambang Murti <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Wah, ini isu yang sangat menarik Vick. Dulu Huffco > sering bikin water > analysis untuk air-air yang berasosiasi dg seepage, > memang tidak secara > spesifik melihat keberadaan "heavy metal" ini, > tetapi terbatas kepada > Halida dan standard 10 ion analysis. > Cuma, kalau memang ada unsur-unsur logam berat > tersebut, apalagi sampai > logam berbahaya/beracun dalam konsentrasi tinggi, > pasti ada asosiasinya > lah, ndak mungkin ujug-ujug muncul disitu. > Atau, jangan-jangan kemarin ada yang ngukur > temperatur disitu, bawa 3000 > thermometer, maksudnya supaya distribusi > pembacaannya akurat, trus > karena kesel, njur ke-3000 thermometer tersebut > dipecah-i, nah, sampel > yang kecipratan merkuri-nya thermometer lantas > idbawa ke lab. > Bisa saja kan? One possible explanation ? Toh Busang > dulu juga gitu, > core-nya dikasih "serutan" emas murni > ("salting")...trus remukan sampel > yang dibawa ke lab, lha lab-nya kan ndak melihat > nature dari sampelnya. > Atau, may be I'm wrong, they are right. Who knows > then? > > -----Original Message----- > From: Rovicky Dwi Putrohari > [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, August 23, 2006 7:27 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Re: LuSi : Sebuah > Simplifikasi > > Buat temen-temen di mining, ..... Ada yg tahu > kira-kira merkuri ini dari > mana ? > Proses geologi seperti apa yg membuat penumpukan > (enhancement) kadar HG > ini > ? > Apakah volcanicnya ? > > Saya rasa geologist perlu memberikan proses2 alam yg > memungkinkan > terbentuknya HG dengan mekanisme alamiah. Atau malah > barangkali > samplingnya > yg dicurigai tidak betul. > > Ada yg tahu dimana bisa saya dapatkan komposisi > kimiawi air Porong, air > lumpur sidoarjo, juga air selat Madura ? > > rdp > > > Dari berita koran aku catat (1) Uji lab dari > sampel lumpur > > yang dilakukan oleh PU/Bina Marga Jatim > menunjukkan kandungan > > fenol yang cukup tinggi. (Kompas, 19/6/06). (2) > Lily > > Pudjiastuti (ITS) mendapati 9 dari10 kandungan > fisika dan > > kimia (yang dijadikan parameter) telah jauh > melampaui ambang > > batas limbah. Sebagai contoh kandungan merkuri > (Hg) yang > > didapati 2,565 mg/liter Hg, padahal ambang > batasnya 0,002 > > mg/liter Hg (Koran Tempo, 16/6/06). > ---------------------------------------------------------------------- > This e-mail, including any attached files, may > contain confidential and privileged information for > the sole use of the intended recipient. Any review, > use, distribution, or disclosure by others is > strictly prohibited. If you are not the intended > recipient (or authorized to receive information for > the intended recipient), please contact the sender > by reply e-mail and delete all copies of this > message. > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: > [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: > http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

