sepertinya pelaporan terukur agak susah, tentara yang mengangkut material untuk tanggul saja susah masuk kawasan..... dari lapangan terlaporkan potensi konflik horisontal-nya semakin mengemuka, ada yang mau sawahnya disewa ada yang tidak, ada yg berkepentingan "mbuka" tanggul sebelah sini untuk menyelamatkan kawasan sendiri, ada yang mau nutup dll, wuih...., ITS sudah membuat simulasi kalau tanggul jebol, tanpa asumsi hitungan hujan dan tanpa hitungan subsidence.... ngeri broer. tapi itu cuma simulasi kok.
Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: dilaporkan "semakin deras", berapakah debit saat ini ? rdp === 30/08/2006 12:10 - Nusantara/Headline News Rapat kabinet terbatas yang salah satunya membahas masalah lumpur panas di Sidoarjo. (Metro TV) Metrotvnews.com, Jakarta: Masalah lumpur panas di Sidoarjo menjadi agenda pembahasan dalam rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/8) pagi. Rapat yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dibahas mengenai kondisi terakhir di Porong dan upaya penanganannya. Rapat terbatas ini diikuti sejumlah menteri antara lain Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Mentri Negara Lingkungan Hidup Rahmat Witoelar, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Dalam rapat ini hadir pula Bupati Sidoarjo Win Hendrarso dan Gubernur Jatim Imam Utomo. Dari Sidoarjo, dilaporkan, jalan tol Gempol-Surabaya, masih ditutup akibat masih tingginya lumpur panas di ruas jalan kilometer 39/300 hingga 39/200. PT Jasa Marga menilai ketinggian lumpur yang mencapai 30 sentimeter bisa membahayakan para pengguna jalan. Penutupan jalan tol Gempol-Surabaya mengakibatkan kemacetan di jalur alternatif, yakni jalur Porong-Gempol. Berdasarkan pemantauan siang ini, antrean kendaraan mencapai sekitar dua kilometer. Volume kendaraan semakin bertambah di jalur ini karena kendaraan dari arah Surabaya, pun dialihkan ke jalur alternatif ini. Sementara semburan lumpur panas dari sumur PT Lapindo Brantas di Porong, semakin deras. Di bagian lain, ratusan warga korban lumpur kembali berunjuk-rasa. Aksi yang digelar di jalan tol ini menuntut agar segera dilakukan perbaikan tanggul. Bahkan, warga sempat mengambil sebuah truk pengangkut sirtu--material padat--untuk segera menutup tanggul yang jebol. Namun, tuntutan ini tak bisa segera dipenuhi karena lokasi tanggul yang jebol sulit dijangkau. Hingga saat ini, warga masih berkerumun di sepanjang tol, tepatnya di kilometer 39/200.(DEN) -- http://rovicky.wordpress.com/ --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.

