wah ini sih artinya apa yang ditakutkan pak Awang jangan jangan terjadi
.... permukaan tanahnya mulai ambles ....
|---------+---------------------------->
| | "Rovicky Dwi |
| | Putrohari" |
| | <[EMAIL PROTECTED]|
| | m> |
| | |
| | 18/09/2006 09:59 |
| | AM |
| | Please respond to|
| | iagi-net |
| | |
|---------+---------------------------->
>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
|
|
| To: [email protected]
|
| cc:
|
| Subject: Re: [iagi-net-l] Geothermal BPJ
|
>------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
Trims infonya Pak Awang.
Berikut ini ada info juga tentang lantai keramik yg mulai retak dan
hancur. Saya sendiri pernah melihat keramik yg tiba2 gemeretak dan
lantai keramiknya hancur tapi di Jakarta, ini diperkirakan akibat
pemasangan yg kurang sempurna atau kualitas keramik yg kurang bagus
(tidak tahan tekanan). Lah kalau seluruh kompleks apa ya komplen sama
developernya atau memang ada kemungkinan panas akibat semburan di BPJ
?
====================
Author : Karebet (IP: 203.130.244.146 , 203.130.244.146)
E-mail : [EMAIL PROTECTED]
Comment:
Pak Rovicky, sekarang ini di wilayah Perum TAS, walaupun belum terkena
lumpur tapi lantai, baik semen maupun keramik ,di rumah - rumah banyak
yang terangkat, disertai dinding yang retak. Sewaktu kejadian diiringi
suara gemeretak yang keras (di lingkungan saya sudah banyak yang
ngungsi, jadi banyak yang nggak ngeh kalau rumahnya rusak, dan pada
waktu terjadi dirumah saya kebetulan kejadiannya pagi pas saya lagi
sendiri. Bisa dibayangkan kalau kejadiannya tengah malam misalnya,
pasti bikin heboh dan panik seisi rumah). Biasanya keramik yang
mengalami pengangkatan itu satu lajur/2 kotak (arah
utara-selatan),setelah itu berhenti, mungkin sudah ada space kalau
terjadi pemuaian/pengkerutan/pengangkatan/penurunan (gak ngerti
istilah yang pas) ya, Pak.
Buat gambaran Bapak, lokasi rumah yang keramiknya terangkat ini, yang
saya ketahui sendiri, di sekitar belakang balai desa Kedung Bendo.
Kalau di photo atas yang ada di blog ini, jaraknya kira-kira 1.5 - 2
km arah utara - timur laut dari pusat semburan. Uniknya, ini nggak
terjadi serentak, mula-mula rumah yang di posisi tengah, lalu menjalar
ke samping. Banyak rumah yang di utara (berlawanan dengan arah pusat
semburan) mengalami kerusakan lebih dulu sebelum yang selatan.
Kemungkinan rumah di blok lain ada yang mengalami peristiwa serupa.
Kalau kata orang-orang, ini disebabkan karena turunnya permukaan
tanah. Kalau dilihat dari ilmu geologi, menurut Pak Rovicky gimana,
Pak?. Mohon pencerahannya.
Matur suwun sebelumnya.
Salam dari Tanggulangin
=== end quote -=====
On 9/18/06, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Data yang saya punya sih di permukaan temperaturnya 60-80 degC, tapi itu
> data sebulan yl, yang temperatur sekarang belum ada.
>
> Bicara soal geotermal BPJ, kalau ekstruksi ini merupakan gejala
> geotermal, maka kecurigaan utama harus dipalingkan ke kompleks Gunung
> Welirang di baratdaya BPJ sejauh 25 km. Dalam sistem ini, semburan air
> panas di BPJ adalah outflow dari gunung itu. Analoginya seperti antara
> semburan air panas di Cisolok Pelabuhanratu dengan kompleks Gunungapi
> Halimun/Salak sejauh 15-20 km ke timur laut.
>
> Hanya, kalau sistem geotermal, maka mestinya nanti di BPJ ada
> endapan-endapan khas air panas geotermal seperti sinter silika atau
> travertine. Temperatur Cisolok, 99 degC, temperatur Cisukarame (semburan
> air panas dalam sistem Salak/Halimun juga) 95 degC.
>
> Kalau temperatur permukaan air panas BPJ jadi 150 degC, maka sudah
> saatnya harus diselidiki intervensi dari geotermal kompleks Welirang.
> Gas H2S-nya pun bisa dari volkanik (Welirang = belerang), gak harus
> selalu dari uraian karbonat.
>
> Mungkin perlu disuntik tritium di Welirang, dan dua minggu kemudian
> dicek di BPJ, kalau di BPJ muncul, maka ada koneksi. BATAN maka harus
> dilibatkan. Kalau ini geotermal lo.
>
> Salam,
> awang
>
> -----Original Message-----
> From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Sunday, September 17, 2006 8:37 AM
> To: [email protected]; HAGI-Net
> Subject: [iagi-net-l] Geothermal BPJ
>
> Ada yang tahu berapa suhu lumpur ini dipermukaan. Ada yg memberitahukan
> ke
> aku saat ini sudah mencapai diatas 150 degC di permukaan. Ada komen,
> info,
> penjelasan
> Thx
>
> RDP
>
> --
> http://rovicky.wordpress.com/
>
> ---------------------------------------------------------------------
> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> ----- Call For Papers until 26 May 2006
> ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
--
http://rovicky.wordpress.com/
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------