Klarifikasi dari Pak Bambang Istadi (Lapindo Brantas) soal amblesan sekitar 
Banjar Panji. Minggu siang kemarin Radio El Shinta menyiarkan amblesan 4 meter 
ini di sekitar wilayah semburan, tetapi Harian Sinar Harapan Senin sore kemarin 
menurunkan berita yang ambles itu tanggul penahan lumpur. Terima kasih Mas 
Bambang atas klarifikasinya.
   
  salam,
  awang

"Bambang P. Istadi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Subject: FW: [iagi-net-l] Geothermal BPJ
Date: Tue, 19 Sep 2006 07:07:18 +0700
From: "Bambang P. Istadi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>



-----Original Message-----
From: Bambang P Istadi [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 18 September 2006 23:10
To: '[EMAIL PROTECTED]'
Cc: 'Edy SUnardi'; '[EMAIL PROTECTED]'
Subject: FW: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Kang Awang, mas Edy

Data GPS Monitoring yang kami lakukan belum ada tuh yang subsidence
mencapai 4 meteran. Kecuali mas Edy punya pengukuran yang belum dishare
sama saya. Hitungannya masih centimeter. Kami sudah lakukan 2 kali
pengukuran dan sedang melakukan yang ke 3. Saya kuatir karena sudah
posting di dimilis, akan dipakai oleh beberapa pihak, sehingga
misleading yang menimbulkan kepanikan warga. Memang akan turun secara
pasti tapi perlahan. Kalau bisa kang Awang posting lagi dengan data2
yang dibawah ini. Ini gambarannya

Yang radius 2x2 km itu masih perkiraan, dengan acuan analogi daerah
subsidence sekitar Porong collapse structure, dan Bleduk Kuwu. Perkiraan
ini tanpa sensitivity, bisa saja lebih luas kalau kita mengacu pada mud
volcano yang besar2 dengan ketinggian 20meteran. Bleduk Kuwu sekarang
sekitar 6 meter dengan luas 45 Ha. Bisa dihitung daerah yang akan
terkena dampak pengendapan Lumpur disekitar subsidence dan diminimize
luasnya jika airnya bisa dibuang/ dimanage. Data yang kami miliki saat
ini sebatas mGal menunjukkan daerah yang paling jauh, sekitar 1 km dari
titik semburan menunjukkan gravity low dengan tingkat subsidence 2.8 cm
(awal Juli) dan 13.5cm pada akhir Agustus. 

Saat ini kami sedang mengukur gravity dengan tool yang memiliki presisi
lebih tinggi (Microgravity) nanti setelah kita dapatkan hasil dari
Microgravity ini mungkin akan terlihat dan termonitor perbedaan yang
menunjukkan seberapa besar wilayah yang terkena dampak subsidence yang
menunjukkan gravity low.

Ok deh, sedikit penjelasan dari saya.
Salam,
Bambang


-----Original Message-----
From: Awang Harun Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 18 September 2006 13:09
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Secara kebetulan, saya baru saja ketemu Pak Edy Sunardi (tim IAGI untuk
LUSI) yang mampir ke kantor. Jadi saya tanyakan berapa temperatur
semburan uap, air dan lumpur itu sekarang. Kata Pak Edy, pengukuran
terakhir minggu lalu 120 degC (!).

Tentang amblesan, kata Pak Edy, 4 meter di sekitar titik semburan dan
memakan wilayah 2 x 2 km (4 km2), hanya semakin menjauh dari pusat
semburan amblesan semakin kecil. Bagaimana dengan jalan tol, saya tanya,
dijawab : sudah ada retakan-retakan selebar 1 meter. Wah...!

Cratering collapse sedang terjadikah...?!

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Monday, September 18, 2006 11:09 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Persis seerti yg aku tulis di weblog tentang menenggelamkan lokasi
pemboran bpj, satu persatu apa yg sudah dipelajari dari sebuah evolusi
gunung lumpur terjadi.
hampir semua gejala-gejala itu bermunculan.

Pak Basuki (ketua TimNas) tentunya sudah menyadari apa yg bakal
terjadi bahkan relief well saat ini terancam batal karena lokasinya
sudah menghawatirkan.

rdp

On 9/18/06, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> wah ini sih artinya apa yang ditakutkan pak Awang jangan jangan
terjadi
> .... permukaan tanahnya mulai ambles ....
>
>

---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] 
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] 
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------



                
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls.  Great rates 
starting at 1ยข/min.

Kirim email ke