Yogi,

    Tidak perlu
berkecil hati , karena ilmu itu sangat luas dan selalu berkembang,
    yang membatasi hanyalah ilmu yang dimiliki oleh sang
Pencipta.

    Apakah kita harus malu kalau untuk
kasus LUSI kita dibantu oleh orang lain ?
    Sangat
tidak tepat  untuk malu dalam hal ini ,karena memang kejadian LUSI
ini
   baru pertama kali dan sangat luar biasa di Indonesia
.

   Kalau Anda ingat bagaimana Rusia
akhirnya meminta bantuan kepada Amerika (atau 
   Inggris? , saya lupa persisnya), pad saat kapal selam
nuklirnya mengalami kerusakan
  sehingga tidak kembali
kepermukaan ?

   Si - Abah sangat harapkan janganlah
hal ini menyebabkan "suatu perasaan rendah diri
  
yang berlebihan".

   Maaf , agak menggurui ,
tetapi bagaimanapun kita kan sudah berusaha !!!!!
  Semoga Anda
menjadi WNI yang tetap bangga menjadi anak bangsa.

  
Si-Abah


______________________________________________________________________


   Sebenernya kalo akhirnya diputuskan tim
dari rusia turun tangan, saya 
> sedih... 
> ini
menunjukkan bahwa memang ternyata kita belum bisa mandiri dalam 
>
industri 
> perminyakan...skill kita dianggap belum mumpuni :( 
> 
> dulu waktu ribut2 tentang cepu, saya termasuk yang
sedikit kecewa dengan 
> keputusan pemerintah yang masih
mempertahankan exxonmobil..tapi dari 
> pengalaman ini ternyata
tampaknya kita memang belum bisa lepas dari 
> bantuan 
>
ahli2 luar negeri untuk mengeksploitasi SDA kita 
> 
>
semoga saja anggapan saya ini salah..mungkin memang benar kata orang, yang

> berwenang tidak tahu (atw ga mau tahu??) dan yang tahu..tidak

> berwenang..mungkin saja anggapan saya ini terlalu dini dan
subyektif, ga 
> tau 
> juga...yang pasti orang2 awam
(oleh2 waktu ditanyain orang2 pas mudik 
> lebaran kemaren)
nganggep ahli2 kita ga becus..hiks... 
> 
> 
>
rgds, 
> YP 
> 
> 
> On 11/14/06, Syaiful
Jazan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>> 
>> Salam buat semua, 
>> 
>> Saya / kita
semua sangat prihatin dengan adanya semburan lumpur yang 
>>
terjadi dari sumur yang dilakukan oleh Lapindo,akan tetapi tidak 
>> salahnya kita mencoba technologi apapun yang bertujuan untuk

>> membantu/mengatasi musibah yang ada;technologt manapun
datangnya jangan 
>> kita menutup mata untuk itu,dari
pengalaman saya yang pernah terlibat 
>> dalam pemanfaatan
technology Russia hasilnya baik dan memang sering kita 
>>
remehkan pada awalnya karena umumnya merekan tertutup dan tidak mau 
>> diketahui oleh pihak luar,tapi jika kita kembali kepermasalahan
LUSI,apa 
>> salahnya jika kita coba uluran tangan mereka. 
>> 
>> Terima kasih. 
>> 
>>
Salam 
>> SJN 
>> 
>> -----Original
Message----- 
>> 
From: Rovicky Dwi Putrohari
[mailto:[EMAIL PROTECTED] 
>> Sent: Tuesday, November 14, 2006
2:45 PM 
>> To: [email protected] 
>> Subject: Re:
[iagi-net-l] cara rusia matikan LUSI 
>> 
>> On
11/14/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>> > 
>> > Kita sama maklum bahwa sistim apapun
yang akan dipakai untuk 
>> menyumbat semburan 
>>
> lumpur , maka syarat utama adalah data yang benar dan akurat kondisi

>> bawah 
>> > permukaan. 
>> 
>> Kalimat Abah yang diatas itu yang merupakan password buat kita

>> (Geoscience) sebelum kita dianggap atau bahkan dicap
termakan bualan 
>> pepesan kosong dari rusia atau manapun. 
>> 
>> Gathering information ! 
>> Geometry
: shape, size (dimension) and distibution (pattern) etc 
>>
Properties : pressure, temperature, poroperm, rock strenght, 
>> mineralogy and rheology. etc 
>> Behavior : Fluid
flow, all dynamics behavior etc 
>> 
>> Adakah yang
tahu kabar relief well, tiga titik well ini ini tentunya 
>>
akan memberikan banyak informasi tentang kekuatan batuan, serta 
>> kondisi bawah permukaan "saat ini", aku yakin
kondisinya tidak sama 
>> seperti kondisi pre-drilling atau
kondisi pre-disaster. Subsidence dan 
>> flowings ini
menunjukkan kondisi yang tidak statis lagi. 
>> 
>>
wellcome to our dynamic earth ! 
>> 
>> rdp 
>> 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006 
>> ----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id 
>> To subscribe, send email
to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id 
>> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id 
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta 
>> No.
Rek: 123 0085005314 
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi
Indonesia (IAGI) 
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia 
>>
No. Rekening: 255-1088580 
>> A/n: Shinta Damayanti 
>> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ 
>> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> 
>> 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006 
>> ----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id 
>> To subscribe, send email
to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id 
>> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id 
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta 
>> No.
Rek: 123 0085005314 
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi
Indonesia (IAGI) 
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia 
>>
No. Rekening: 255-1088580 
>> A/n: Shinta Damayanti 
>> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ 
>> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
>>
--------------------------------------------------------------------- 
>> 
>> 
> 

Kirim email ke