waduh...Kalau cost recovery masih menjadi masalah
besar di industri migas, jangan coba2 dech ngerubah
kebijakan tentang "ring fence", ada itu aja cost
recovery banyak aneh dan "dipermainkan", apalagi kl
tidak di batasi satu block.....
oden
dNr
--- Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Disatu sisi usulan "Ring Fencing" yang diusulkan Pak
Yitno ini menarik
investasi, tetapi sangat pasti "menaikkan cost
recovery" ... perlu
hitung2an detil. Apakah bener ini demi negara atau
demi industriawan
(investor)
Justru yang perlu dilihat adalah bagaimana jalannya
PSC selama ini.
Kita hitung saja berapa perolehan negara dilihat
keekonomian seluruh
PSC nya, bukan project by project (bukan POD by
POD).
RDP
On 12/11/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
>
> > Pak Ismail,
> >
> > Ada beberapa saran yang
> dikemukakan di seminar tersebut. Pak Suyitno
> > Patmosukismo (IPA)
> misalnya menyarankan melihat kembali aturan ring
> > fencing,
> sehingga dana di suatu blok operasi berstatus
produksi bisa
> >
> dipakai di blok lain yang eksplorasi atau malahan
untuk new
> venture-nya.
> > Liberasi ini memang bertentangan dengan
> prinsip-prinsip KPS yang berlaku
> > di Indonesia, walaupun
> kelihatannya akan mampu mendorong kegiatan
> > eksplorasi di lahan
> frontier. Untuk itu, perlu dilihat dengan hati2.
>
>
______________________________________________________________________
>
> Betul sekali apa yang dikatakan Pak Awang , harus
dan
> sangat hati hati sekali , walupun
> ini mestinya tidak ditutup
> kemungkinannya.
> Salah satu syarat yang paling utama adalah
> "kebenaran" dari cost recovery yang dilaporkan
oleh KPS. Dan
> yang sangat berwenang untuk menentukan ini ya
siapa lagi kalau bukan
> tempat pak Awang bekerja yaitu BP Migas.
>
> Usulan Pak
> Suyitno ( yang Dirjen Migas ) itu kalau tidak
salah pernah diberlakukan
> kepada
> Shell , tetapi dari Blok eksplorasi ke blok
eksplorasi, yaitu
> dari blok sekitar P.Laut (saya lupa namanya) ke
Blok Muria (yang
> kemudian menemukan Kepodang).
>
> Mungkin BP Migas dapat
> memberika kesempatan seperti ini kepada KPS
produksi yang baik
> perfomance-nya (umpamanya aktif sekali ,
dibuktikan dengan banyaknya blok
> , tidakj pernah terlambat melaksanakan RK - nya ,
tidak ada temuan
> dari audit , menjunjung ttingg
> KK/Lingkungan hidup, hubungan baik
> dengan komunitas sekitar daerah operasi dsb).
> Tentu saja harus ada
> persentasi bata CR yang akan dipakai oleh mereka.
>
> Jadi walaupun
> faktor ke-hati2 an perlu dijaga , akan tetapi
kemungkinan ini jangan
> ditutup.
>
> Pertanyaan saya apakah ini memerlukan pergantian
> UU - 222 , atau hanya perubahan PP ?
>
> Si - Abah
>
>
________________________________________________________________________
>
> >
> .
>
>
--
http://rovicky.wordpress.com/
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November
2006
----- detail information in
http://pekanbaru2006.iagi.or.id
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2:
http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
____________________________________________________________________________________
Any questions? Get answers on any topic at www.Answers.yahoo.com. Try it
now.
---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru, 20-22 November 2006
----- detail information in http://pekanbaru2006.iagi.or.id
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------