Susah jadi geologist ya termasuk yang begini: orang hanya suka disodorin
yang hebat2. Kalau mau estimate reserves yang gede (e.g. Busang) kalau yang
keluar angkanya kecil, proses evaluasi di-recycle, cari orang yang "mau
dipaksa" ngeluarkan angka yang besar agar perusahaan performancenya hebat,
agar sahamnya di wallstreet naik, kalau nasib lagi malang ya resikonya
dipecat, termasuk super-boss juga bisa jadi korban (e.g. shell??).
Masyarakat kita memang tidak sehat2 amat...

Cuma kalau yang korban masyarakat luas, kebanyakan juga hidup susah dan
makin susah, ya kita geologist serba salah. Kalau kita bilang Sidoarjo nanti
bisa tenggelam perlahan jadi kaldera, lantas masyarakat makin panik, kita
bisa juga jadi tersangka. Saya kira banyak berita beredar dari sumber tidak
resmi, termasuk dari-mulut-ke-mulut, namun makin hari kenyataan memang makin
tidak nyaman.. Jadi mungkin ada baiknya kejadian ini diungkapkan saja
seadanya, termasuk prediksi2 dari para akademisi. Kalau para akademisi dalam
negeri tidak mau menampilkan analisanya karena alasan2 resiko, ya akhirnya
akademisi luar negeri yang akan mengungkapkannya..saya tidak tahu siapa yang
memberikan masukan kepada SBY sehingga pada waktu kunjungan ke Porong dia
bilang Jatirejo tidak akan ditenggelamkan, namun kenyataannya dalam waktu
sepekan Jatirejo benar2 tenggelam.. Sekarang SBY bilang Lapindo harus bayar
sekian.. namun kenyataan tdk juga di bayar.. lha ini kan bisa jadi rapor
jelek SBY, ucapannya tidak perlu dipatuhi dll.. Lalu rakyat percayanya sama
siapa, kalau kepercayaan totally lost, ya kan susah, inikan masyarakat
arek2, yang penonton bolanya disebut bonek..
 
So, what next !! Mungkin perlu simposium nasional atau international,
judulnya "International LUSI Symposium", pesertanya pakar dari Durham,
Kobe/Osaka, KL, France, Bandung, JKT...dll. Sponsornya ?? (Jangan sampai
nanti GSA yang mengadakan, di London pula..)

Salam LUSI
Ahmiyul Rauf

-----Original Message-----
From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, January 30, 2007 05:53
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Scientists: Mudflow caused by drilling, not
natural !

Saya kira Geoscience di Indonesia ini sekarang sedang mengalami lembaran 
hitam
Sewaktu saya menulis suatu artikel di koran bahwa Lumpur panas Sidoardjo 
dapat dialirkan dengan aman ke laut, mass media berebutan mengejar saya 
untuk interview, bahkan artikel itu di terbitkan kembali oleh salah satu 
koran Jakarta. Kompas menyesalkan saya mengirimkan artikel ke koran lain, 
karena dia ingin menerbitkannya.
Tetapi ketika saya menulis artikel bahwa semburan lumpur Sidoarjo adalah 
gejala alam yang disebabkan/dipicu ulah manusia, Kompas mentah-2 menolak 
artikel tersebut, tidak ada satu media yang mau memuat artikel tersebut.
Saya kira mass media kita sangat berpihak, ingin menerbitkan opini yang 
disenanginya saja.
Wassalam
RPK
----- Original Message ----- 
From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Cc: "HAGI-Net" <[EMAIL PROTECTED]>; "migas indonesia" 
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; 
<[EMAIL PROTECTED]>; <[email protected]>; 
"MediaCare" <[email protected]>
Sent: Monday, January 29, 2007 4:52 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Scientists: Mudflow caused by drilling, not 
natural !


> On 1/29/07, Nataniel Mangiwa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Pak Rovicky,
>>
>> Boleh tahu, bagaimana pendapat Pak Rovicky sendiri? Final answernya
>> apa (versi Pak Rovicky)? Kalau dari hasil membaca saya tentang tulisan
>> Pak Rovicky di blog, Pak Rovicky lebih condong setuju dengan pendapat
>> ini: "Mudflow caused by drilling, not natural".
>>
>> Soalnya..banyak geologist dan orang awam yang mengunjungi blog Bapak,
>> yang kemungkinan saja pembaca-pembaca tersebut akhirnya menjadikan
>> blog Bapak sebagai 'reference'. Terlepas dari mana yang benar atau
>> yang kurang benar, yang jelas statement 4 bule ini sangat tegas (NOT
>> natural).
>>
>> Terimakasih,
>> Natan (salah satu pengunjung blog)
>>
>
> Nathan
>
> Aku sendiri berusaha mengungkapkan semuanya tanpa berpihak. Ini tujuan
> aku membuat blog supaya semua melihat fakta "apa adanya" tanpa
> pretensi, bahkan boleh berdebat dan memaki-maki, wong aku ngga
> memoderate komentar, kecuali SPAM. Aku memang cenderung berpendapat
> dipicu oleh pemboran. Tetapi disisi lain saya juga menginginkan supaya
> jangan sampai pembaca bias atas pendapat saya, tapi sulit juga, ya :)
>
> Ya kalau mereka merefer pendapat saya boleh saja, tetapi saya juga
> merefer yang sebelumnya. dst dst.
>
> Btw, beginilah sulitnya mengungkap "fakta" tanpa pretensi keperpihakan ya 
> :(
> Dulu ketika aku bilang bahwa kalau lumpur dibuang kelaut itu ngga
> apa-apa, saya dituduh anteknya Bakri, sekarang saya condong menyatakan
> ada kemungkinan dipicu pengeboran dimusuhi yang satunya ... susyah :(
>
> RDP
>
>
>> On 1/27/07, Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > Scientists: Mudflow caused by drilling, not natural
>> >
http://rovicky.wordpress.com/2007/01/26/scientists-mudflow-caused-by-drillin
g-not-natural/
>> >
>> > Begitulah judul dari tulisan Asociate Press (AP) . Kalimat ini diambil
>> > dari kesimpulan yang dilakukan oleh 4 ahli dari Durham University.
>> > Judul tulisan asli yang diterbitkan oleh GSA (Geological Society of
>> > America) ini berjudul "Birth of a mud volcano: East Java, 29 May 2006"
>> > - kelahiran gunung lumpur pada tanggal 29 May 2006.
>> >
>> > Satu kesimpulan yang menarik adalah LUSI Lumpur Sidoarjo ditrigger
>> > oleh pengeboran dan bukan karena gempa tektonik.
>> >
>> > Artikel ilmiah ini ditulis oleh empat orang ahli kebumian yaitu
>> >
>> >    * Richard J. Davies, Centre for Research into Earth Energy Systems
>> > (CeREES), Department of Earth Sciences, University of Durham, Science
>> > Labs,
>> >    * Richard E. Swarbrick, Geopressure Technology Limited, Mountjoy
>> > Research Centre, Stockton Road, Durham, DH1 34Z, UK;
>> >    * Robert J. Evans, 3DLab, School of Earth, Ocean and Planetary
>> > Sciences, Main Building, Park Place, Cardiff University, Cardiff CF10
>> > 3YE, UK;
>> >    * Mads Huuse, Department of Geology and Petroleum Geology,
>> > University of Aberdeen, Aberdeen AB24 3UE, UK
>> >
>> > Tulisan aslinya dalam pdf dapat didonlod di link sini-->
>> > http://rovicky.wordpress.com/
>> >
>
>
----------------------------------------------------------------------------
> Hot News!!!
> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to 
> [EMAIL PROTECTED]
> Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual 
> Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22 November 2007
>
----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> 


----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention
and Exhibition, 
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention 
and Exhibition,
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke