Bung Franc,

anda benar dengan statement kita paling gampang di adu domba, dari segi
apapun di bangsa ini hal itu bisa terjadi. Kalau di masyarakat umum, isu
agama yg paling enak untuk membenturkan mereka, kemudian suku, kita sudah
melihat begitu banyak konflik  yang terjadi di tanah air, golongan politik
juga adalah titik lemah lainnya, korban yg terjadi pada konflik 1965 tak
terhingga banyaknya baik dari ke-2 belah pihak yg berseteru dan manusia yg
tak mengerti politik..bayangkan tahun 1965 berapa oranglah manusia Indonesia
yg berpendidikan dan juga mengerti kesadaran politik, pasti sedikit..yang
banyak adalah massa uneducated yg jadi korban politik dan hebatnya bagaimana
bangsa ini sendiri secara sadar menciptakan bahwa itu  memang harus terjadi.
saya juga tak yakin otonomi daerah (umum dan khusus) maupun ide federal baik
bagi keIndonesiaan ke depan, karena bangsa ini tak siap. otonomi daerah
cenderung sangat cauvinisme, kalau perjuangan kemajuan ekonomi untuk semua
masyarakat ok lah, tapikan kebanyakan adalah perjuangan suku dan golongan,
kepala daerah yg harus putra daerah, menonjolkan bahasa daerah, kebanggan
daerah..semuanya jadi set back lagi , susah  menjumpai gubernur  di luar
jawa adalah  orang jawa saat  ini..padahal kalau mau maju  prinsip
pengelolaan daerah kan bisa seperti  pengelolaan perusahaan yang terbuka,
orang terbaik dari manapun bisa menjadi pemimpin, tanpa melihat sukunya.
Karena belum tentu orang sunda itu lebih peduli kota bandung di banding saya
misalnya, juga benar adanya ada kekhawatiran terciptanya raja-raja kecil,
karena keyakinan baru tercipta bahwa ini tanah saya, mau saya apakanpun
masih di tanah saya, mau koruppun masih disini daripada dikorup orang
pusat..anekdot itu jadi lazim untuk di daerah dan bisa diterima penduduk
lokal.
Di lingkungan kantorpun kita paling gampang di adu domba, seringkan warga
asing melontarkan  penilaian " bahwa nasionalis kita lebih rendah di banding
vetnam maupun malaysia", isu agama sebagai landasan rekrutmen dan promosi
sudah sering dijumpai, isu rekrutmen berdasarkan Almamater juga sering
dijumpai, padahal kalau mau melihat kedepan hal tersebut adalah pangkal
"korupsi" ,karena sejak awal telah tercipta bibit KKN ada unsur pertemanan
yg akan menimbulkan conflict interest kalau terjadi masalah dan ada peluang
excuse kalau kejadian melanggar hukum, perasaan risih, canggung, tepasaliro
dan sejenisnya. Dan Investor luar mengerti benar akan hal itu, hal seperti
inikan yg sering menghambat kita lebih cepat maju?. Mungkin pendidikan yang
bisa membangun rasa nasionalis kita, dengan berharap tak adanya kesan
negatif yang disampaikan pengajar terhadap anak didik atas satu golongan,
tak ada pesan menjelekkkan satu agama dan golongan suku lain. Itu yang saya
tangkap akan warga malaysia di lingkungan kerja rig petronas, we are respect
each other kata mereka, tapi prinsip agama tetap dijalankan, kasihan indon
imbuhnya: negara besar, kaya cantik tapi saling bunuh, begaduh, korup"
mereka tahu kasus korup soeharto, tahu kasus exxon cepu..bagaimana lapangan
seronok begitu bisa kasi ke exxon katanya?, mereka saling percaya dan
percaya juga orang yg diberi amanah tak melakukan kecurangan (hukum juga
ditegakkan), percaya saja petronas drilling dry exploration well ambles
18juta usd memang dipakai untuk semestinya, tak ada kecurigaan sama sekali.
Kalau kita tak ya, bangsa ini memang lebih kejam terhadap bangsanya sendiri.

On 2/8/07, Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

perbedaan yang paling menyolok adalah jumlah pendduduknya.
Indonesia 260 juta sedangkan Malaysia hanya 26 jutaan

yang lain,  Sultan2 nya di segani dan dicintai sama rakyat nya.
di Indonesia tidak ada lagi yang di segani,semua merasa lebih hebat dari
pemimpin2 mereka.
yang ada juga  yang ditakuti karena kekuasaannya.

Kita paling gampang di adu domba satu sama lain, terutama kalau sudah
mengenai SARA, tidak ada kompromi lagi,  mau itu cuma isu atau beneran
pendeknya ngamuk dulu.

solusi nya ?   mungkin tidak bisa di solve sama masyarakat milis ini.
tapi kalau kita kasih contoh dalam tindakan kita sehari-hari, mudah2an
banyak yang ngikutin.

fbs

----- Original Message ----
From: Witan Ardjakusumah <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, February 8, 2007 11:25:16 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Banjir Lagi


Untuk teman2 yg lagi berTKI di Malesa, saya ingin tahu apa sih yang
membedakan orang Malesa dengan orang Indon, sama2 rumpun melayu tapi
"kelihatannya" kok mereka lebih baik dalam mengelola negaranya. Ada
teori yg menyatakan karena dulunya penjajahnya beda. Inggris lebih baik
mempersiapkan orang Malesa mengelola kemerdekaannya dan tetap menjaga
hubungannya dengan baik juga, sedangkan Belanda setengah hati menyiapkan
orang Indon atau belum sempat karena keburu direbut kekuasaannya.
Atau karena Indonesia begitu luas, kompleks, dan rumit, mungkin Mahatir
pun pusing 7 keliling kalau diminta mengelola negri ini.

Witan

-----Original Message-----
From: Suhirmanto, Agus (asmanto) [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, February 08, 2007 8:40 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Banjir Lagi

Negara Federasi? Apa ndak malah tambah runyam Pak? Wong otonomi daerah
aja malahan melahirkan raja-raja kecil baru di daerah, yang bukannya
membangun daerah dan mensejahterakan rakyatnya malahan membangun
rumah/istana pribadinya dan mensejahterakan keluarga dan kroninya.
Kalau di Malesa (ikutan istilahnya Mas Rovicky)...mungkin karena ada
itikat yang kuat dan positip untuk membangun negara dan bangsanya.
Korupsi dan penyelewengan mungkin masih tetep ada, tapi tidak semeriah
di Indon. Mungkin juga karena budaya malu masih sangat kuat dan menjadi
tradisi orang melayu malesa dan para pendatang di sana. Malu buang
sampah sembarangan, malu mencuri uang rakyat dst...dst....
Kalo di Indon???


-----Original Message-----
From: nyoto - ke-el [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, February 08, 2007 7:47 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi

Mungkin sudah saatnya bentuk pemerintahannya diubah menjadi negara
federal atau paling tidak masing2 provinsi punya otonomi yang benar2
otonomi (ini sama sekali tidak ada kecenderungan politik lho ya).

Jadi mereka (masing2 daerah/provinsi) nanti bisa ngatur sendiri semua
rencana & pelaksanaan pembangaunan daerahnya masing2, gak perlu
dikontrol/ijin dari pemerintah pusat.  Di-masing2 daerah / provinsi bisa
lebih berkembang sendiri2 tanpa tergantung dari "bantuan" pusat.

Contohnya kayak di Malaysia, masing2 negara bagian (state) punya menteri
besar sendiri yang punya wewenang untuk menentukan sendiri rencana &
pelaksanaan pembangunan didearahnya masing2 & ternyata pembanguan di
daerah2 di Malaysia kelihatan sangat merata, paling tidak kalau
dibanding dengan
daerah2 di indonesia.  Dimana hanya jakarta saja yang kelihatan serba
gemerlapan di-mana2 (sampai2 keluar istilah dugem yang identik dengan
jakarta)... akibatnya semua orang indonesia yang sudah merasa "mampu"
akan selalu berlomba untuk hidup, tinggal & bekerja di jakarta, dan
masih merasa kurang bergengsi kalau belum tinggal & bekerja di jakarta
....

Kalau didaerah2 sudah bisa segemerlapan kayak jakarta (jadi dugem bukan
hanya identik dengan jakarta), maka saya yakin nanti orang2 pun akan
merasa bergengsi kalau hidup, tinggal & bekerja di daerah, bukan harus
di jakarta .... bahkan mungkin nanti bisa2 orang akan "malu" kalau
tinggal, hidup & bekerjanya di jakarta .... gak tahu kapan ....



.... just a thought ...



wass,
nyoto






On 2/8/07, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Kalau menurut saya, solusi jangka panjang nya adalah pemerataan
> pembangunan di Indonesia.
> Menurut saya lagi, bahwa akar permasalahannya adalah kecepatan
> pembangunan di Jakarta dan sekitarnya yang tidak dibarengi dengan tata

> ruang yang baik.
> Penataan memang sulit sekali dilakukan karena luas wilayah
> dibandingkan jumlah penduduk yang jauh dari ideal.
> Bila Jakarta ditata ulang dengan biaya yang sangat2 besar sehingga
> nantinya tidak banjir dan macet.
> Maka dapat dibayangkan, orang akan berbondong2 lagi menuju Jakarta.
> Yang pada akhirnya membuat macet dan banjir lagi.
> Jadi gunakanlah sebagian dana tersebut untuk membangun kota2 lain di
> Indonesia.  Sehingga saya bisa lebih betah waktu tinggal di duri atau
> balikpapan :p)
>
> Jakarta macet dan banjir saja, orang masih betah di Jakarta...termasuk

> saya heheheeee, maklum dech orang betawi.
> Kalau perputaran dana dan pembangunan tidak berpusat di Jakarta, pasti

> pemerataan penduduk akan lebih baik.
> Pemerataan penduduk lebih baik --> Penataan kota lebih mudah.
>
> Salam
> Romdoni
>
>
>
>
>
> "OK Taufik" <[EMAIL PROTECTED]>
> 02/08/2007 01:14 AM
> Please respond to iagi-net
>
>
>        To:     [email protected]
>        cc:
>        Subject:        Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
>
>
> Kira-kira Revolusinya dalam bentuk apa Pak Ismail?, karena semua
> perangkat serba terbatas, lahan, dana, penegakan aturan dan hukum.
>
> On 2/8/07, Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Kok belum ada Cagub DKI yang berkomentar ttg banjir ini ya , padahal
> bisa
> > dijadikan komoditas politik untuk memenangkan Pilkada nanti .
> > Mungkin sudah pada Ngeper kali , siapa tahu nanti malah semakin gede

> > banjirnya dibawah kepemimpinan mereka...
> > Bukannya belum ada kajian teknis dan saintific ttg masalah banjir
> > ini
> dan
> > sudah banyak solusi yang ditawarkan sejak dulu ( kalau dilihat kan
> hampir
> > sama semua bahasannya  ttg Banjir ini dari dulu / tdk ada hal baru
> > ) , Masalah Utamanya adalah Jakarta ini sudah Kadung terjadi tumpang

> > tindih kepentingan shg semua solusi terkendala dalam pelaksanaannya,

> > satu
> satunya
> > jalan mungkin harus "Revolusi "  dalam menanggulangi masalah banjir
> > ini dan akan memakan biaya yang mahal sekali , terutama untuk menata

> > ulang
> kembali
> > jakarta ini " Kembali Ke Fitrahnya " , lha daripada uangnya untuk
> Rapelan
> > DPR /DPRD .........
> >
> > ISM
> > ----- Original Message -----
> > From: "Achmad Luthfi" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Tuesday, February 06, 2007 7:34 PM
> > Subject: RE: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> >
> >
> > Menurut teman2 di Pemda DKI, rancangan sodetan ini sudah dibikin
> > rapi tapi tidak bias dilaksanakan karena harga tanah yg melangit,
> > begitu juga untuk penambahan jalan, akhirnyjalan yang dipilih
> > mengembangkan jalan tol melalui Jasa Marga (mungkin kalo yg ini ada
> > pengembalian investasi walaupun harga tanah dan konstruksinya sangat

> > mahal). Kalo dilihat pertambahan penduduk Jabotabek sangat tidak
> > seimbang dengan pertambahan infrastruktur maupun fasumnya karena
> > harga tanah yg sangat mahal, kalo untuk mall, apartemen, etc bisa
> > dilakukan karena adapengembalian investasi dan profit, tetapi hal
> > ini melukai kota itu sendiri dan penghuninya untuk jangka panjang
> > (Jakarta menjadi Wounded City)seperti yg ditulis Prof. Tjahjono
(Arch. Pengajar di UDIP) di kompas kemarin.
> > Sedangkan pelajaran banjir di Jkt ada tulisan yg bagus di Republika
> > hari ini, penulisnya Dwi Korita dari jurusan Geologi UGM (PP IAGI).
> >
> > Salam: LTH
> >
> > -----Original Message-----
> > From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > Sent: 07 Februari 2007 10:13
> > To: [email protected]
> > Subject: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> >
> > Bagaimanapun Jakarta berada di atas "flood plain", jadi secara alami

> > banjir pasti datang.
> > Satu-satunya jalan: alihkan (sodet?) Ciliwung dan sungai-2 lainnya
> > ke arah lain mem-by-pass DKI, dan bikin polder seperti di Belanda
> > dengan tanggunl2nya Belanda juga sudah pusing dengan Batavia,
> > makanya mereka sudah mau sebelum Perang Dunia sudah ancang2 pindah
> > ke Bandung.
> > RPK
> > ----- Original Message -----
> > From: "Bowo Kusnanto" <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[email protected]>
> > Sent: Tuesday, February 06, 2007 3:03 PM
> > Subject: Hal: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> >
> >
> > Setuju dengan pendapat mang Okim untuk lebih nyata dalam membantu
> > mencari jalan keluar mengatasi banjir.
> >
> > Seperti telah diutarakan oleh Pak Budi Santoso bahwa perlu ada sudut

> > pandang dari ahli geotech dan hydrology disamping mungkin geologist
> > dan para ahli planologi.
> >
> > Yang pasti saat ini kondisi jakarta suka atau tidak sudah seperti
> > itu, dan masalah banjir harus dipecahkan dalam kondisi yang ada
> > seperti sekarang.
> >
> > Seandainya IAGI sebagai organisasi ahli geologi bisa menggandeng
> > organisasi sejenis dibidang geotech/hydrologi/planologi atau pakar
> > di bidang tsb memberi masukan kepada pemda tentang solusi dan
> > pemecahannya. Entah itu harus membangun kanal-kanal, bikin danau
> > penampung dengan pompanya atau bahkan memindahkan pusat keramaian ke

> > arah selatan, atau bahkan memindahkan ibukota dsb..dsb.. seperti
> > yang sudah tertulis dalam diskusi disini.
> >
> > Sehingga paling tidak IAGI sudah memberikan bentuk sumbangsih secara

> > nyata terhadap kepentingan umum seperti yang sebelumnya sudah
> > dilakukan seperti mensosialisasikan geologi ke sekolah2,
> > pembelajaran tentang gempa, tanah
> >
> > longsor dsb...
> >
> > salam,
> > bk
> >
> >
> >
> > ----- Pesan Asli ----
> > Dari: Bronto Sutopo <[EMAIL PROTECTED]>
> > Kepada: [email protected]
> > Terkirim: Rabu, 7 Febuari, 2007 8:46:39
> > Topik: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> >
> >
> > Pak,
> > Memang sudah jadi resiko menempati kota tinggalan si-Kolonial yang
> > suka bikin kota di daerah rendah... :) Coba kalo kolonialnya orang
> > Irish atau Scotish mungkin kota2 besar di Ina ada di dataran tinggi
> > he...he...
> > Kalo boleh milih siapa yang jadi kolonial kita waktu itu...mungkin
> > saya milih mereka. :), biar tinggal di daerah gunung dengan angin
> > nan sepoi-sepoi. Sejuk.
> >
> > BS
> >
> > OK Taufik wrote:
> > > Jakarta itu 40% daerahnya dibahwah sealevel, mungkin karena
> > > dibangun
> > oleh
> > > kolonial Belanda..jadi sukanya bangun kota yang ada kanalnyalah,
> > > ada beberapa kota dan daerah di dunia berada di bawah permukaan
> > > air laut , belanda tentunya, kemudia florida dan venecia. semuanya

> > > sekarang dalam menghadap masalah besar dengan naiknya tide level,
> > > di Belanda mereka
> > buat
> > > dam yang sangat besar untuk membendung laut, di Venecia juga
> > > sedang berlangsung penahan gelombang agar toko-toko dan boutique
> > > mereka tak diserang air pasang. Florida juga sudah mengalami hal
> > > yang teruk dua tahun yang lalu akibat storm, hujan dan tide level.

> > > Bulan lalu johor juga mengalami banjir yang teruk, tapi singapore
> > > tak begitu parah karena mereka berhasil mengembangkan daerah
> > > mereka dan juga mereklamasi daerah pantainya lebih tinggi dari
> > > permukaan laut. Inilah resikonya kota yang di bangun
> > di
> > > daerak low land, untuk kedepannya dibutuhkan sebuah rekayasa
> > engginering
> > > dalam ukuran mega construction untuk mengantisipasi perubahan
alam.
> > > Tentunya jakarta juga membutuhkan langkah-langkah tersebut,
> > > membangung sebuah construction barrier di depan shore linenya atau

> > > juga
> > memperbanyak
> > > dam control dibeberapa titik, tapi ..come on...itu pasti mega
> > > proyek, pasti danyanya besar sekali..dan Indonesiakan bukan
> > > belanda atau singaporelah..mereka arealnya terbatas tak punya
> > > pilihan untuk kemana??..kalau kita Indonesia luas sekali.
> > >
> > >
> > > On 2/6/07, Parvita Siregar <[EMAIL PROTECTED]>
> > wrote:
> > >>
> > >> Pak,
> > >>
> > >> Saya juga bertanya2 lulusan2 planologi pada kerja di mana ya,
> > >> bukan hanya perencanaan di Jakarta saja yang tidak keruan tetapi
> > >> juga di wilayah puncak, dan kalau mau lebih curhat lagi, kota
> > >> Bandung
> > sekarang
> > >> sudah tidak keruan bentuknya.
> > >>
> > >> BTW Sutiyoso dan Fawzi Bowo malam Senin berada di resepsi
> > >> pernikahan
> > >> makan2 enak sementara rakyatnya kedinginan direndam air.
> > >>
> > >> Parvita H. Siregar
> > >> Salamander Energy
> > >> Jakarta-Indonesia
> > >>
> > >>
> > >> Disclaimer:  This email (including any attachments to it) is
> > >> confidential and is sent for the personal attention of the
> > >> intended recipient only and may contain information that is
> > >> privileded, confidential or exempt from disclosure.  If you have
> > >> received this
> > email
> > >> in error, please advise us immediately and delete it.  You are
> > notified
> > >> that using, disclosing, copying, distributing or taking any
> > >> action in reliance on the contents of this information is
strictly prohibited.
> > >>
> > >> -----Original Message-----
> > >> From: harryrw [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > >> Sent: Monday, February 05, 2007 4:50 PM
> > >> To: [email protected]
> > >> Subject: RE: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> > >>
> > >> Numpang curhat aja, kadang saya bener2 nggak ngerti, sementara
> > >> banyak
> > >> rawa2
> > >> yang merupakan natural reservoir di tutup dan dijadikan real
> > >> estate untuk kalangan berduit, di sisi lain banyak orang kecil
> > >> yang tergusur
> > karena
> > >> proyek banjir kanal timur........... Kemana sikh arah
> > >> kebijaksanaan government kita ..... Kayaknya lebih untuk
> > >> menguntungkan kalangan tertentu saja, dan hasilnya lihat apa yang

> > >> harus di alamai rakyat kecil.....negriku oh negriku...
> > >>
> > >> -----Original Message-----
> > >> From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> > >> Sent: Monday, February 05, 2007 4:42 PM
> > >> To: [email protected]
> > >> Subject: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> > >>
> > >> Banjir itu kan sumbernya dari hujan , kalau diperhatikan data
> > >> curah hujan tetap, Kenapa dulu banjir tdk sehebat sekarang.karena

> > >> ada perubahan penggunaan lahan. jadi untuk menangulanginya
> > >> persoalannya adalah Kita kembalikan penggunaan lahannya ke
> > >> kondisi semula ( waktu banjir
> > sedikit
> > >> )
> > >> Lha kalau ini di lakukakn Pasti kena protes / demo melanggar
> > >> HAM.Atau buat saluran saluran baru untuk mengurangi daya tampung
> > >> sungai yang ada ,
> > dan
> > >> kalau ini dilaksanakan pasti akan menggusur pemukiman pemukiman ,
> > lagi
> > >> lagi
> > >> didemo melanggar HAM....Atau sosialisaikan saja bahwa kita hidup
> > >> di daerah Banjir , jadi ya jangan terkaget kaget kalau banjir ,
> > >> paling cuma seminggu dalam setahun.....
> > >> ISM
> > >>
> > >>
> > >> > Kabarnya jalan toll ke Cengkareng ditutup ya, mungkin banjir
> > >> > besar (tenggelam?), dari pada nanti keluar berita2 yang
> > >> > merugikan
> > mendingan
> > >> > sejak awal ditutup aja deh biar "aman"
> > >> > dari berita "menyesatkan" ? ...
> > >> >
> > >> > salam,
> > >> >
> > >> >
> > >> >
> > >> >
> > >> >
> > >> >
> > >> > On 2/2/07, Zulhelmi U. Iska <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> > wrote:
> > >> >>
> > >> >> Mas Rovicky,
> > >> >>
> > >> >> Sampeyan bawa oleh2 hujannya kebanyakan kali Mas.....
> > >> >>
> > >> >> ----- Original Message -----
> > >> >> From: Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> >> To: [email protected] <[email protected]>
> > >> >> Sent: Fri Feb 02 10:48:36 2007
> > >> >> Subject: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> > >> >>
> > >> >> Hari pertama aku dateng kemaren di Jakarta kemarin disambut
> > >> >> hujan malamnya, paginya jam 3 disambut gempa .... hari ini
> > >> >> disambut banjirrr ...
> > >> >> Pegawe kantor yg mau ditraining ga bisa dateng .... mau balik
> > >> >> KL
> > juga
> > >>
> > >> >> ga bisa wong jalan toll airprot issuenya lumpuhh ...
> > >> >>
> > >> >> Duh !
> > >> >>
> > >> >> rdp
> > >> >>
> > >> >> On 2/2/07, Parvita Siregar
> > >> >> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >> >> > Karena itu setiap geologist mustinya diwajibkan untuk bisa
> > >> >> > Scuba Diving...mari...mari...saya certified PADI Instructor
lho...
> > >> >> >
> > >> >> > Parvita H. Siregar
> > >> >> > Salamander Energy
> > >> >> > Jakarta-Indonesia
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> > Disclaimer:  This email (including any attachments to it) is

> > >> >> > confidential and is sent for the personal attention of the
> > intended
> > >>
> > >> >> > recipient only and may contain information that is
> > >> >> > privileded, confidential or exempt from disclosure.  If you
> > >> >> > have received
> > this
> > >> >> > email in error, please advise us immediately and delete it.

> > >> >> > You are notified that using, disclosing, copying,
> > >> >> > distributing or taking any action in reliance on the
> > >> >> > contents of this
> > information
> > >> >> > is strictly prohibited.
> > >> >> >
> > >> >> > -----Original Message-----
> > >> >> > From: [EMAIL PROTECTED]
> > >> >> > [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, February
> > >> >> > 02,
> > 2007
> > >>
> > >> >> > 8:47 AM
> > >> >> > To: [email protected]
> > >> >> > Subject: Re: [iagi-net-l] Banjir Lagi
> > >> >> >
> > >> >> > Hari ini jakarta banjir besar, sebagian besar karyawan tidak
> > bisa
> > >> >> > sampai
> > >> >> >
> > >> >> > ke kantor, karena dimana2 macet sehingga jalan macet total.
> > >> >> > Karyawan yang sudah sampai kantor diperbolehkan untuk
pulang.
> > Tapi
> > >>
> > >> >> > gimana caranya bisa pulang ????
> > >> >> >
> > >> >> > Salam
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> > "Ismail Zaini" <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> >> > 02/02/2007 10:30 AM
> > >> >> > Please respond to iagi-net
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >        To:     <[email protected]>
> > >> >> >        cc:
> > >> >> >        Subject:        [iagi-net-l] Banjir Lagi
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> > Mulai minggu ini rupanya jakarta sudah kedatangan tamu
> > >> >> > tahunan
> > yang
> > >>
> > >> >> > namanya banjir , baru hujan satu jam di hari kamis siang
> > >> >> > depan sarinah dan sekitarnya sudah tergenang shg macet.
> > >> >> > kayaknya statmen Pak Gub benar juga jakarta tdk akan bebas
> > >> >> > dari banjir , apalagi terkatung katungnya pembuatan
> > >> >> >
> > >> >> > kanal timur yang terkendala masalah tanah , demikian yg
> > disampaikan
> > >>
> > >> >> > pak Gub.
> > >> >> > Sebentar lagi ada pilihan gubernur baru , mungkin siapa yang
> > berani
> > >>
> > >> >> > berjanji Menghilangkan Banjir dari jakarta akan terpilih
> > >> >> > jadi Gubernur. Pangkal soal banjir ini yang dituduh sbg
> > >> >> > sumber
> > utamanya
> > >> >> > adalah sungai Ciliwung, kalau dilihat DAS ciliwung yang
> > >> >> > kurang lebih 325 Km2 itu ternyata terus menerus diambil
> > >> >> > untuk pemukiman
> > (
> > >> >> > pembangunan perumahan ) dari 45.1
> > >> >> > Km2 tahn 1990 menjadi 128,5 Km2 sehingga menyebabkan
> > >> >> > peningkatan air hujan
> > >> >> >
> > >> >> > langsung menjadi aliran permukaan dari 36 % menjadi 54 %
> > >> >> > aliran langsung .
> > >> >> >
> > >> >> > yang mengakibatkan debit banjir meningkat dari 370 m3/dt
> > >> >> > menjadi 570 m3/dt , hal ini diperparah dg semakin
> > >> >> > berkurangnya Situ Situ penampung air yang sebetulnya cukup
> > >> >> > banyak tersedia di jakarta
> > 17 ,
> > >>
> > >> >> > Bekasi 17 , tangerang 45 dan Bogor 122 yang sebetulnya kalau

> > >> >> > berfungsi dg baik dapat mengurangi luapan air terutama untuk
> > banjir
> > >>
> > >> >> > lokal.Karena itu mungkin program penanggulangan banjir
> > >> >> > sekarang
> > ini
> > >>
> > >> >> > adalah dg menyodet nyodet kali ciliwung
> > >> >> >
> > >> >> > dan mengalirkan kesalah satunya ke kanal timur itu.
> > >> >> > Nah kalau ada yang berani kampanye sanggup menghilangkan
> > >> >> > banjir
> > dan
> > >>
> > >> >> > ditambah juga dg menertibkan lalulintas di jakarta ini
> > >> >> > Mungkin
> > akan
> > >>
> > >> >> > terpilih jadi
> > >> >> >
> > >> >> > Gubernur, daripada kampanye dg program yang macem macem.
> > >> >> >
> > >> >> > ISM
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> >> >
> > >> ----
> > >> >> > Hot News!!!
> > >> >> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> >> > [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd
> > >> >> > HAGI
> > &
> > >> >> > the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali,
> > >> >> > 19 -
> > 22
> > >>
> > >> >> > November 2007
> > >> >> >
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> >> >
> > >> ----
> > >> >> > To unsubscribe, send email to:
> > >> >> > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
to:
> > >> >> > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website:
> > >> >> > http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> >> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314
> > Atas
> > >> >> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP.
> > >> >> > Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> >> > A/n: Shinta Damayanti
> > >> >> > IAGI-net Archive 1:
> > >> >> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> >> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> >> >
> > >>
> >
--------------------------------------------------------------------->>
> > >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >> >
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> > Hot News!!!
> > >> >> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> >> [EMAIL PROTECTED]
> > >> >> > Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI
> > Annual
> > >> >> Convention and Exhibition,
> > >> >> > Patra Bali, 19 - 22 November 2007
> > >> >> >
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> > To unsubscribe, send email to:
> > >> >> > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
to:
> > >> >> > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website:
> > >> >> > http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> >> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314
> > Atas
> > >> >> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP.
> > >> >> > Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> >> > A/n: Shinta Damayanti
> > >> >> > IAGI-net Archive 1:
> > >> >> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> >> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> >> >
> > >>
> >
--------------------------------------------------------------------->>
> > >> >
> > >> >> >
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >> --
> > >> >> http://rovicky.wordpress.com/
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> Hot News!!!
> > >> >> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> >> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd
> > >> >> HAGI &
> > the
> > >>
> > >> >> 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 -
> > >> >> 22 November 2007
> > >> >>
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> To unsubscribe, send email to:
> > >> >> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
> > >> >> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website:
> > >> >> http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314
> > >> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP.
> > Manara
> > >> >> Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> >> IAGI-net Archive 1:
> > >> >> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
> > Archive
> > >> >> 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> >>
> > >>
> >
--------------------------------------------------------------------->>
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >>
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> Hot News!!!
> > >> >> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> >> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd
> > >> >> HAGI &
> > the
> > >>
> > >> >> 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 -
> > >> >> 22 November 2007
> > >> >>
> > >> >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> >> To unsubscribe, send email to:
> > >> >> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
> > >> >> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website:
> > >> >> http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314
> > >> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP.
> > Manara
> > >> >> Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> >> IAGI-net Archive 1:
> > >> >> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
> > Archive
> > >> >> 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > -
> > >>
> > >>
> > >> ___________________________________________________________
> > >> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> Hot News!!!
> > >> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &

> > >> the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 -
> > >> 22 November 2007
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > >> Visit
> > IAGI
> > >> Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas

> > >> nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > >> Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> -----------------------------------------------------------------
> > >> ----
> > >>
> > >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> Hot News!!!
> > >> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &

> > >> the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 -
> > >> 22 November 2007
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > >> ----
> > >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota
> > >> ditujukan ke:
> > >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas

> > >> nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > >> Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> -----------------------------------------------------------------
> > >> ----
> > >>
> > >>
> > >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > >>
> > >> Hot News!!!
> > >> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > >> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &

> > >> the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 -
> > >> 22 November 2007
> > >>
> > >>
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > >>
> > >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota
> > >> ditujukan ke:
> > >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas

> > >> nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > >> Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > >> A/n: Shinta Damayanti
> > >> IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > >> -----------------------------------------------------------------
> > >> ----
> > >>
> > >>
> > >
> > >
> >
> >
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > Hot News!!!
> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &
> > the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22
> > November 2007
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit
> > IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan
> > ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas
> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > --------------------------------------------------------------------
> > -
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > ________________________________________________________
> > Sekarang dengan penyimpanan 1GB
> > http://id.mail.yahoo.com/
> >
> >
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > Hot News!!!
> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &
> > the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22
> > November 2007
> > --------------------------------------------------------------------
> > ----
> > ----
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit
> > IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan
> > ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas
> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > --------------------------------------------------------------------
> > -
> >
> >
> >
> >
>
> ----------------------------------------------------------------------
> ------
> > Hot News!!!
> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &
> > the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22
> > November 2007
> >
> >
>
> ----------------------------------------------------------------------
> ------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit
> > IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan
> > ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas
> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > --------------------------------------------------------------------
> > -
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
> ----------------------------------------------------------------------
> ------
> > Hot News!!!
> > CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> > [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI &
> > the 36th IAGI Annual Convention and Exhibition, Patra Bali, 19 - 22
> > November 2007
> >
> >
>
> ----------------------------------------------------------------------
> ------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit
> > IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan
> > ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas
> > nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
> > Mulia No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1:
> > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > --------------------------------------------------------------------
> > -
> >
> >
>
>
> --
> OK TAUFIK
>
>
>

------------------------------------------------------------------------
----
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual
Convention and Exhibition,
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
------------------------------------------------------------------------
----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------





----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual
Convention and Exhibition,
Patra Bali, 19 - 22 November 2007

----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
[EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual
Convention and Exhibition,
Patra Bali, 19 - 22 November 2007

----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




--
OK TAUFIK

Kirim email ke