Ini sudah ada jawaban nya dari Abah.
semua core yang diambil di Indonesia di simpan di Indonesia.
memang ada yang bisa dipinjam untuk study di LN dan dikirim ke LN tetapi perlu 
ijin migas, dll.
kayak kalau mau ngirim data2 yang lain.
Saya tidak yakin ada perusahaan di Indonesia yang mau menyimpan datanya (dalam 
bentuk physical, misalnya core) di Amrik sana.  Ongkos simpan disana relatif 
jauh lebih mahal.
 
Beritanya katanya Chevron menghemat  jutaan dollar setiap tahun dengan 
diserahkannya core ini ke BEG.
justru itu tidak keberatan doansi kan uang cash sebesar 1.5 juta dollar.
Datanya hampir semua sudah di deskripsi kan (semua nya sudah di slab).  semua 
sudah di photo lengkap.
Laporan nya sudah discan sehingga dalam bentuk digital.  Tetapi memang Chevron 
berharap akan banyak ide ide baru yang muncul dengan mempelajari core2 ini.  
Tetapi hasilnya,   otomatis menjadi milik umum.
 
BEG ini sebenar nya badan riset yang berdiri sendiri, maksudnya memang pake 
nama  universitas tapi cari dana, cari project, cari data dll dikerjakana 
sendiri. mungkin kayak LPPM(atau apa yah namanya?) di ITB.
 
Hasil study mereka banyak sekali.  saya pertama kali tahu ada data seismic yang 
dibagikan gratis yah.... dari badan ini.  Sempat dapat data seismic dan well 
log beserta well report nya dari mereka.  Hanya bayar ongkos copy, dan harga 
8mm-tape. yang kurang dari USD 50.  Tapi ambilnya di kantor mereka. (waktu itu 
ketemu di convention).
 
   
Sekedar Saran,    Kelihatannya kalau ada berita begini sebaiknya diambil 
positip nya apa yang kita bisa contoh.  jangan langsung curiga...  
Atau kalau ada kabar apa saja... sebaiknya ambil nilai positipnya saja. supaya 
kita makin tambah nilai positip nya....
 
fbs



----- Original Message ----
From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 2, 2007 12:10:32 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Fw: Chevron dona lagi bagi mereka.tes 233, 000 boxes 
of cores to university

> 
   Vick

Aaaakh jangan kata cuma data orang lain , kalau perlu OOm yang satu ini kan 
negara mana pun akan diserbu kalau perlu alias terPAKSO.
Ah ini sih hanya joke walaupun kadang bener kalau terpakso.
Coba saja lihat berita koran akhir akhir ini . .

Ini seriusnya.

Tapi ngomong ngomong soal data fisik ,memang dari sejak dulu sample sample itu 
pada akhirnya dikelola oleh Pertamina (versi UU No 8/1971) , akibatnya gudang 
Pertamina di Plumpang itu menjadi penuh sesak ( pada  awal sistim PSC , belum 
ada sistim IT yang canggih). 
Jadi pengelolaan data fisik seperti ini memerlukan usaha dan dana yang besar 
agar data dapat dioptimalkan manfaatnya bagi KPS maupun bagi NKRI.

Mungkin Chevron sudah merasa data yang diserahkan sudah dicatat dan tidak 
bermanfaat.
Untuk KPS yang masih operasi biasanya mereka menyiimpan sendiri , akan tetapi 
bagi yang relinquished   mereka nerkewajiban menyerahkan seluruh data kepada 
Pertamina.
Dan itu berjalan sejak tahun 1970 - an !!!!!!!!!!!!!!!!!! Betapa banyaknya.
Mungkin BP Migas dapat melakuakn hal yang sama , dengan catatan PT yang 
diserahi harus  memiliki tempat yang cukup dan memenuhi syarat.
Saya tidak tahu sistim yang sekarang , mungkin rekan di BPMigas dapat 
memberikan informasi.

Si-Abah

_______________________________________________________________________

____________________________________________________________________

   Dalam artian pengembangan ilmu dan tujuan ilmiah ini merupakan
> tindakan yang tepat ... Namun, data core dari mana saja ya ?
> Adakah sampel dari negara-negara lain termasuk Indonesia ? Dan
> bagaimana aspek legalnya ? Data itu mestinya proprietary masing2
> negara.
> 
> rdp
> 
> On 3/31/07, Franciscus B Sinartio <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> ini berita dari Amrik.
>> kalau di Indonesia, apakah ada perusahaan yang mau menyumbangkan core
>> atau
>> well log atau test data atau seismik?
>> fbs
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> Chevron recently donated 233,000 boxes of core and well samples
>> collected
>> during 70 years of oil and gas exploration to the Bureau of Economic
>> Geology
>> (BEG) at the University of Texas at Austin. The donation included $1.5
>> million to the BEG's endowment to preserve the samples for future
>> generations of geoscientists. Below are photos from the donation
>> ceremony:
> 
> ----------------------------------------------------------------------------
> Hot News!!!
> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to
> [EMAIL PROTECTED]
> Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
> 29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
> Bali Convention Center, 13-16 November 2007
> ----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> 
>

Kirim email ke