Rekan-rekan Gems Lovers yang budiman,

Salam batu mulia ! Semoga rekan-rekan selalu dalam sehat wal'afiat dan masih  
terus berkarya.

Mungkin rekan-rekan telah tahu ya bahwa sejak kemaren sampai hari ini ada acara 
penting yang dilaksanakan oleh Badan Geologi bekerja sama dengan CCOP di 
Bidakara Jakarta 2-3 April 2007 yaitu International Seminar 2007 tentang 
Earthquake and Tsunami Risk and Hazard Management for Recilient Community. 
Pembicaranya para ahli kelas dunia, baik dari Indonesia ( lingkungan Badan 
Geologi, BMG, LIPI, ITB, RISTEK, dll ) ataupun dari luar Indonesia ( BGR 
Jerman, USGS, GSJ Jepang,  CCOP, TNO Belanda, DMR Thailand, dll ). Prof Katili 
pun memberikan Evening Talk di acara Official Dinner tadi malam. Seminar 
internasional ini tentunya menjadi sangat menarik dengan terjadinya  gempa 8 
Richter dan tsunami  di P. Salomon yang menelan korban  beberapa puluh jiwa. 
Para ahli yang sedang seminar di Bidakara pasti lebih bersemangat  - - - - tak 
iye !!!

Mang Okim menyampaikan rebu nuhun kepada Panitia Seminar / Dr.Yunus yang 
memberikan kepercayaan penuh kepada mang Okim untuk mendesain plakat/ memento 
untuk para pembicara ( 16 orang ). Tidak seperti biasanya, desain kali ini 
merupakan kombinasi antara kelihaian melukis cat minyak dan beragam jenis 
batumulia. Temanya tentu saja gempa dan tsunami yang contohnya mang Okim ambil 
dari buku-buku geologi dan dari foto-foto yang mang Okim jepret di  Banda Aceh, 
Meulaboh, Yogyakarta dan Pangandaran ( sewaktu peninjauan Rotary ). 

Salah satu contoh dari desain plakat tersebut disertakan di bawah ini ( ukuran 
: lukisan 16 cm x 12 cm, bingkai 31 cm x 25 cm ). Plakat tersebut dilengkapi 
dengan sertifikat dan contoh batumulianya (nama, asal batu, dan umur geologi) . 
Pesan sponsor diletakkan di atas dan di bawah lukisan ( di bawah kaca bingkai ).

Rekan-rekan Gems Lovers yang budiman,

Maksud mang Okim menulis email ini bukan untuk reklame semata lho ( ada sedikit 
deeh ) , tetapi lebih untuk  menunjukkan kepada rekan-rekan gems lovers  bahwa 
komoditas batumulia bener-bener tak meninggalkan sisa buangan. Batu ukuran 
kecilpun dipecah-pecah untuk kombinasi lukisan . Karenanya , sungguh merugi 
kalau  masih ada saja orang-orang yang menjual bahan mentah sampai ton-tonan ke 
orang asing , yang walaupun telah dilarang ekspornya 3 tahun lalu, masih saja 
berlangsung sampai saat ini.

Sekian dulu ya, semoga tulisan ini bermanfaat.

Salam batumulia, mang Okim

Keterangan gambar :
Salah satu daerah di pinggiran kota Meulaboh yang tersapu tsunami ( foto 
diambil 12 Maret 2005 ). Jenis batumulia : Red Jasper, Green Java Jade, Brown 
Carnelian, White Chalcedony, Light green Chrysoprase, Banded Agate  ( asal batu 
dan umurnya disertakan ).










<<attachment: ACEH_TSUNAMI_IN_PAINTING-2.jpg>>

Kirim email ke