Ikut nimbrung juga :
Target CBM adalah lapisan batubara yang belum tersingkap, kalau tidak salah di 
kedalaman di bawah 300 meter target eksplorasi sudah bisa ditentukan. Di 
Sumatera selatan kemungkinan besar ada di sayap-sayap antiklin formasi muara 
enim yang ditutupi endapan yang lebih muda di atasnya. Yang menarik dari CBM, 
batubara bertindak sebagai source sekaligus reservoir seperti yang disadur oleh 
Pak Slamet dan Pak Yudi. Cekungan tempat pembentukan batubara Formasi Muara 
Enim sangat luas sehingga potensi diperkirakan sangat besar. Batubara tidak 
ekonomis kalau ditambang dengan Overburden lebih dari 300 meter, lagipula 
sangat berbahaya karena gas yang ada sering menimbulkan ledakan seperti di 
tambang-tambang batubara bawah tanah di China. Sebagai tambahan, Nilai kalori 
batubara muara enim berkisar 4000 – 5000 Kcal/kg dengan kadar kandungan 
air/Total Moisture  yang tinggi (>40%). 
Salam, Cipi



----- Original Message ----
From: Yudi S Purnama <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 24, 2007 10:52:09 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Tentang CBM (Coal Bed Methane)


Tok, tok, tok, puuuuuuuunten (permisiiiiii), bade ngiringan yeuh (mau ikutan 
nih)....... 
 
CBM (Coal Bed Methane) adalah gas metana yang dihasilkan selama proses 
pembatubaraan dan (tetap) terperangkap dalam batubara. Gas tersebut dapat 
terbentuk secara biogenic maupun thermogenic (dalam eksplorasi cbm yang dicari 
adalah thermogenic). Ciri fisiknya gas ini: tak berwarna, tidak berbau, tidak 
beracun, tapi ketika bercampur dengan udara bisa tiba-tiba …… juegeeeeeer ! 
 
Dalam klasifikasi energi, cbm termasuk unconventional energy (peringkat 3), 
bersama-sama dengan tight sand gas, devonian shale gas, dan gas hydrate. High 
quality gas (peringkat 1) dan low quality gas (peringkat 2) dianggap sebagai 
conventional gas. Salah satu tantangan dalam unconventional energy adalah 
ekstraksinya yang semakin menantang (aiiiii semoga gak pada bilang… cape 
deeeeeeh !). 
 
Kuantitas cbm berkaitan erat dengan peringkat batubara, yang makin bertambah 
kuantitasnya dari gambut hingga medium volatile bituminus rank, lalu berkurang 
hingga anthracite. Jadi, dari low rank coal pun sudah punya cbm (umumnya 
kualitas batubara di negri kita adalah low rank dan ini yang bikin menarik). 
Tentu saja kuantitas gas akan semakin banyak jika lapisan batubaranya semakin 
tebal. 
 
Pada prinsipnya, sejumlah banyak cbm tersimpan dalam coal matrix secara 
adsorption, yang arti mudahnya adalah ‘gas menempel di dalam pori-pori coal 
matrix’ (ada juga sih cbm sebagai free gas atau gas yang tidak menempel pada 
coal matrix). Cara terkandungnya cbm ini berbeda dengan cara tersimpannya 
conventional gas. conventional gas tersimpan secara compressed (sebenarnya sama 
saja dengan free gas). Jadi, lapisan batubara pada target eksplorasi cbm selain 
berperan sebagai reservoir, juga berperan sebagai source rock (tidak ada 
migrasi seperti pada conventional gas). 
 
Cbm bisa keluar (desorption) dari coal matrix melalui cleat (bidang rekahan) 
dengan merendahkan pressure (air) pada target lapisan. Hubungan antara 
kuantitas cbm yang tersimpan dalam coal matrix terhadap pressure dinamakan 
Kurva Langmuir Isotherm (proses tersebut berada pada suhu yang konstan terhadap 
perubahan pressure). Pressure tersebut direndahkan dengan cara memompa air 
(dewatering). Jadi, sejumlah banyak air juga akan diproduksikan dan ini 
menyebabkan kalau bermain di cbm memiliki environmental challenge, karena akan 
kemanakah sang air ditempatkan? 
 
Dari penelitian Steven dan Hadiyanto, 2005, (IAGI special publication) ada 11 
indonesian coal basin, urutan rangkingnya: 1) Sumsel (183 Tcf), 2) Barito 
(101.6 Tcf), 3) Kutai (80.4 Tcf), 4) Sum-Tengah (52.5 Tcf)…. hingga yang paling 
bontot adalah Bengkulu (3.6 Tcf). Dengan kata lain resources cbm di sumsel sama 
dengan total (conventional) gas reserves di seluruh Indonesia . 
 
Ada beberapa hal menarik lainnya: 
a. Jika ada reservoir conventional gas (sandstone) dan reservoir cbm (coal) 
pada kedalaman, pressure, dan volume batuan yang sama, maka volume cbm bisa 
mencapai 3 – 6 kali lebih banyak dari conventional gas, atau cbm menarik secara 
volumetrik. 
b. Akibat prinsip terkandungnya cbm adalah adsorption pada coal matrix, maka 
dari segi eksplorasi faktor keberhasilannya tinggi, karena cbm bisa terdapat 
pada antiklin maupun sinklin. Katakan saja seperti ada gula ada semut, maka ada 
batubara ada cbm (eng ing eng...). Jadi, menjawab pertanyaannya Pak Wahyudi 
(sekalian salam kenal bos !), kalau ada batubara di PutuSibau, Kalbar maka 
cbm-nya bakalan ada deh (amin), hanya saja berapakah total gas in-place nya? 
atau pertanyaan berikutnya adalah Sang Batubara itu terletak pada depth 
berapa?, (total) ketebalannya berapa?, struktur geologinya bagaimana dan 
kualitas batubaranya gimana? Itu dulu deh kayaknya ya.... 
 
 
 
Kahatur nuhun .... 
 
 
Yudi S. Purnama
 
GDA Consultant
Address: Jl. Tebet Timur  Dalam X No. 2 
Phone: 021 8379 2688, Fax: 021 8379 2687
E-mail: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
Jakarta - Indonesia
 
----- Original Message ----- 
From: Wahyudi Adhiutomo Sri Wijono 
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, April 24, 2007 9:27 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Tentang CBM (Coal Bed Methane)


Salam,
 
Kalo memang cekungan Kutai prospek, apa cekungan Barito dan keberadaan batubara 
di PutusSibau, Kalbar juga bisa jadi indikasi keberadan CBM? Terimakasih

 
On 4/24/07, Deni Rahayu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
ikut nimbrung,

sumatra selatan target coalnya berada pada muara enim
formation(pangadang dan palembang coal), dengan 
hamparan relatif menerus di kedalaman 500-1000 meter(
beberapa literatur yang menyebutkan lapisan dari 5
sampai 12)...
Sedangkan untuk kutai basin, umumnya banyak
dipengaruhi oleh faktor perubahan fasies (deltaic), 
sehingga pemetaan harus di fokuskan pada hal tersebut,
umumnya formasi pembawa batubara di kutai adalah
Pulaubalang dan balikpapan pada umur N8-dan atau lebih
muda...

Oden

--- "Pangestu, Sonny T" < [EMAIL PROTECTED]> wrote:

> ya perlu mulai ketika masih sepi.
> serupa dgn batubara yg sekarang meriah luarbiasa,
> dimulainya 1/4 abad yg
> lalu ketika sepi tidak ada orang di sana tanpa 
> fasilitas prasarana
> apapun.
> jangan terlambat.
> tinggal menimbang dgn tata ruang, dgn perangkat
> peraturan per-uu-an
> apakah mendukung & menjamin iklim investasi yg
> menarik & melindungi 
> investasi itu.
>
> -----Original Message-----
> From: Riyadi, Slamet S
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: 24 April 2007 16:11 
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Tentang CBM (Coal Bed
> Methane)
>
>
> Cekungan Kutai?
> Sudah ada beberapa yang research sampai pada tahap 
> reconnaissance
> mapping.
> Sebelum menemukan resources potensial, rupanya
> infrastruktur dan
> populasi Kalimantan masih menjadi pertimbangan tapi
> entah untuk 10 tahun
> mendatang . . . atau ada investor yang mau bermain 
> untuk long term
> planning?
>
> Sumatera lebih menarik . . . , infrastruktur lebih
> baik daripada
> Kalimantan cukup instant balik modalnya.
>
>
> Salam,
>
> SLAMET RIYADI
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: M. Nur Heriawan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, April 24, 2007 4:40 PM 
> To: [email protected]
> Subject: RE: [iagi-net-l] Tentang CBM (Coal Bed
> Methane)
>
> >
> >             ITB) untuk melanjuti penelitian GMB 
> diwilayah kerja di
> > Sumatra Selatan.
>
> Mas Syaiful,
>
> Apakah sudah ada studi CBM untuk batubara di
> Cekungan Kutai?
>
> Saya kebetulan tertarik untuk studi di bagian 'hulu' 
> terutama memodelkan distribusi komponen batubara dan
> mikrostruktur
> (cleat) untuk salah satu lokasi batubara multiseam
> di Cekungan Kutai
> tsb. Berharap saja studi tsb. ke depan akan berguna 
> sebagai studi awal
> potensi CBM di sekitar Cekungan Kutai (jika
> memungkinkan).
>
> Terima kasih.
>
> Salam,
>
> Nur H.
>
>
>
> __________________________________________________ 
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
------------------------------------------------------------------------ 
> ----
> Hot News!!!
> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007
> to
> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 -
> The 32nd HAGI, the 
> 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
> Exhibition, Bali
> Convention Center, 13-16 November 2007
>
------------------------------------------------------------------------
> ---- 
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
> Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota
> ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank
> BCA KCP. Manara
> Mulia No. Rekening: 255-1088580 
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
>
>
>
> This message and any attached files may contain
> information that is 
> confidential and/or subject of legal privilege
> intended only for use by
> the intended recipient. If you are not the intended
> recipient or the
> person responsible for delivering the message to the 
> intended recipient,
> be advised that you have received this message in
> error and that any
> dissemination, copying or use of this message or
> attachment is strictly
> forbidden, as is the disclosure of the information 
> therein. If you have
> received this message in error please notify the
> sender immediately and
> delete the message.
>
>
------------------------------------------------------------------------ 
> ----
> Hot News!!!
> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007
> to
> [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 -
> The 32nd HAGI, the 
> 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
> Exhibition, Bali
> Convention Center, 13-16 November 2007
>
------------------------------------------------------------------------
> ---- 
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
> Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota
> ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank
> BCA KCP. Manara
> Mulia No. Rekening: 255-1088580 
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
>
>
----------------------------------------------------------------------------
> Hot News!!! 
> CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007
> to [EMAIL PROTECTED]
> Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th
> IAGI, and the
> 29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
> Bali Convention Center, 13-16 November 2007
>
----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: 
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: 
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti 
> IAGI-net Archive 1:
> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2:
> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
>
>


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
---------------------------------------------------------------------------- 
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: 
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
---------------------------------------------------------------------





-- 
Respecfully yours,

Wahyudi Adhiutomo
Mobile:   +62812 15 91630
Email:     [EMAIL PROTECTED]

Planning and Development Department
PT. Borneo Indobara
Satui Site, South Kalimantan
Jl. Propinsi Km. 167
Satui, South Kalimantan
Fax:     +62512 61557
Phone: +62512 2707547

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke