Penempatan sumur tergantung bagaimana target reservoirnya, apa mekanisme
dominan dari  reservoir tersebut dan keberadaan data lapangan sebelumnya.
kalau gas cap drive dan sedikit/tidak ada water drive , cenderung
ditampatkan di bawah atau dekat OWC.
kalau water drive cenderung ditempatkan diatas sehingga kita tidak cepat
mengalami water rise yang bisa *ngekill* sumurnya
Masalah apa mekanisme apa yang dominan bisa diketahui setelah beberapa lama
sumur diproduksi ( dengan melihat data - data sumur sebelumnya  di sekitar
area tersebut). Misalnya dengan melihat owr dan gornya dari production data,
rate dari water risenya dengan rst data , penurunan pressure dan dari
simulasi reservoir (mbal).

On 5/11/07, Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

rekans,
barangkali ada yang mau share tentang kriteria penempatan posisi sumur
horizontal terhadap kedudukan GOC and OWC. Kalo sumur tersebut memiliki
kedua jenis kontak tersebut, kriteria apakah yang dipakai untuk menempatkan
posisi sumur horizontalnya, misal :
1. untuk sumur minyak, apakah sumur horizontal harus berada di tengah
tengah antara OWC dan GOCnya? apakah tidak mendekati salah satu kontaknya?
kriteria apa yang dipakai untuk itu.
2. konsekuensi apakah yang harus ditanggung dengan penempatan sumur
tersebut diatas. Apakah kalo dekat dengan OWC akan terjadi water coning yang
cepat? apakah kalo dekat dengan GOC akan terjadi penurunan produksi
minyaknya? dsb dsb ..
3. bagaimana kita tahu drive mechanism suatu sumur apakah itu water drive
atau gas cap drive atau solution? apakah ada hubunganya dengan penempatan
sumur orizontalnya?


terima kasih sebelumnya.


salam

shofi



Kirim email ke