Pak Sandrya, Perhitungan permeability bisa di kombinasi antara continuity untuk fluid dari porosity matrix dan dari fracture. Kalau nggak salah (bisa di check) rumusnya Parson (1966) dengan mengkombinasikan permeability dari fracture dan dari matrix (kalau memang HC dari kedua porosity tsb)
Lalu kalau hubungan arah fractures dengan arah pengeboran? saya masih percaya bahwa andaikata arah umum fracture yg mengandung HC N-S dengan dip 40 derajat kearah timur maka frekwensi fractures yg lebih banyak kalau kita drilling menuju barat. Lebih bagus analisa poro, permeability matrix dan fracture lebih bagus dari core. Kadang micro fracture tidak bisa teridentifikasi dari generation X borehole tool. Good Luck, -gde- > Maaf ingin bertanya soal naturally fracture reservoir. > > Beberapa literature yg saya baca tentang naturally fracture reservoir, > dalam > hal ini main porosity matrix dan secondary posority adalah fracture, > apakah > dalam perhitungan petrophysics utk kondisi naturally fracture reservoir, > seyogyanya kita menggunakan dual porosity model? Bagaimanakah dengan > perhitungan permeabilitynya? Adakah cara praktis melalui log selain > tentunya > uji core dilaboratorium. > > Ada pula kasus dengan target drilling basement rock, fracture sangat > berperan penting untuk ditemukannya hydrocarbon didalamnya. Apakah utk > kondisi ini, source rock yg berposisikan diatas basement rock karena > adanya > fracture, memungkinkan hydrocarbon utk mengisi ruang kosong fracture di > basement rock tersebut? > > Kembali pada clastic natural fracture reservoir, untuk meningkatkan > produksi > apakah fracturation sangat disarankan atau bahkan akan sebaliknya, menutup > natural fracture tsb sehingga menyebabkan sulitnya hydrocarbon keluar. > Jika > demikian bagaimanakah kita dapat meningkatkan produksi tersebut? > > Untuk penentuan letak sumur pemboran, pada umumnya sangatlah ideal > ditempatkan diposisi puncak structure. Apakah sama untuk kasus fracture > reservoir? Yg saya baca (mohon dikoreksi), justru fracture di posisi > puncak > structure akan terisi cement atau mineral seperti calcite, etc..tetapi > akan > sangat ideal jika posisi pemboran diletakkan sedikit ke flank structure, > tentunya hal ini sudah mempertimbangkan arah trend faults dan trend > fracture > daerah tersebut. > > Mohon saran dan pendapatnya, terima kasih sebelumnya. > SL > ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

