Sungguh Ironis kalau membaca berita tentang usaha belajar mengelola
PLTN dari Korea seperti dalam berita di sini.
http://www.detikfinance.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/07/tgl/28/time/002703/idnews/810501/idkanal/10

    Kusmayanto dan lima anggota Komisi Energi DPR berkunjung ke Korea
Selatan dan Jepang untuk melakukan studi banding proyek PLTN. Sebagian
dana berasal dari lembaga Korean International Cooperation Agency dan
Japan External Trade Organization. Kunjungan ini menuai kritik dari
berbagai kalangan.

Berita di KOMPAS menyebutkan angka hingga 5 Milyar dari dana APBN
untuk biaya sosialisasi, yang salah satunya kunjungan ke PLTN di Korea
seperti diatas.
http://www.kompas.co.id/kompas-cetak/0707/27/humaniora/3718375.htm

Yang ironis adalah apa yang dipermasalahkan oleh kalangan politisi
pengritik, yaitu sumber dana. Sepertinya pemrotes ngga peduli soal
tehnis PLTN tapi hanya menyerang sisi politis atau sisi ecek-ecek yang
bukan fundamental dalam soal PLTN … :(

Lebih ironis lagi
Banyak yang ngga tahu kalau Korea ini dulu belajar nuklir di reaktor Kartini.
dikutip dari Tempo 49/XXXV/29 (4 Februari 2007)

    Pada 1987, Korea Selatan meminta bantuan Batan untuk membuat
reaktor. Badan itu diajak bergabung karena sudah sejak 1979
mengoperasikan reaktor nuklir Kartini di Yogyakarta. Dua windu
kemudian, negeri itu sudah memiliki lima pembangkit listrik nuklir.
Awal Desember lalu, bersamaan dengan kunjungan presiden Korea Selatan
Roh Moo-Hyun ke Jakarta, Korean Hydro Nuclear Power Co. Ltd.
menawarkan bantuan untuk membangun pembangkit di Muria.

Tanya kenappa ?

-- 
http://rovicky.wordpress.com/

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke